Bupati Lamsel Membuka Sosialisasi Sistem Pelaporan Penyuluh Pertanian

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, membuka kegiatan sosialisasi sistem pelaporan penyuluh pertanian, Kamis, 24 April 2025. Foto.Juwantoro

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, membuka kegiatan sosialisasi sistem pelaporan penyuluh pertanian, Kamis, 24 April 2025. Foto.Juwantoro

SERAMBI LAMPUNG – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyatakan
kegiatan sosialisasi sistem pelaporan penyuluh pertanian inI dalam rangka swasembada pangan dan untuk meningkatkan kapasitas sistem pelaporan penyuluh pertanian. Sehingga, efektifitas dalam bekerja dapat meningkat lebih baik.

“Jadi, lebih kearah digitalisasi dan kedepan kami juga akan melakukan modernisasi pertanian,”ujarnya, Kamis, 24 April 2025, ketika diwawancarai usai membuka kegiatan sosialisasi sistem pelaporan penyuluh pertanian.

Dalam sambutanya, Egi mengatakan
Lampung Selatan merupakan daerah agraris, dengan mayoritas penduduk bekerja di sektor pertanian. Luas lahan baku sawah di wilayah Lamsel mencapai 38.654,74 hektare. Sementara lahan kering seluas 80.015 hektare. Dimana, sektor pertanian memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi daerah yang ditunjukkan melalui berbagai pencapaian komoditas unggulan antara lain Padi dengan produksi sebesar 335.112 Ton Gabah Kering Giling (GKG) dan produktivitas 5,82 ton/hektare. Sehingga menempatkan Lamsel pada peringkat ke-4 di Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Tambang Ilegal di Natar Nekat Beroperasi, Warga Murka Sudah Dilapor, Tapi Tak Ditindak!

Lalu, untuk jagung dengan produksi 824.197 ton, peringkat ke-2,Bawang Merah 400 ton, peringkat ke-2 se provinsi Lampung, Cabe merah kriting produksinya 1.714 ton,
Pisang, 755.984 ton, peringkat ke-1 se Provinsi Lampung, Kelapa Dalam, 20.340 ton, peringkat pertama dan
Kelapa Sawit, 9.918 ton. Meskipun, masih berada di peringkat ke-6. Namun, memiliki potensi besar untuk ditingkatkan.

“Pencapaian-pencapaian tersebut patut kita syukuri. Tapi, sekaligus menjadi tantangan untuk terus meningkatkan produktivitas, efisiensi dan nilai tambah sektor pertanian kita. Maka, kegiatan sosialisasi ini memiliki arti penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelaporan kegiatan penyuluh pertanian. Sistem pelaporan yang akurat dan berbasis teknologi akan menjadi landasan yang kuat untuk pembinaan petani yang efektif, terukur, dan akuntabel,”katanya.

Baca Juga :  Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

Dia menjelaskan, pelaporan bukan sekedar kewajiban administratif. Namun, menjadi alat evaluasi serta bahan pengambilan kebijakan yang strategis. Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kapasitas penyuluh dalam mengelola sistem pelaporan, serta membangun komunikasi dua arah yang efektif antara penyuluh dan instansi terkait.

” Oleh sebab itu, Saya mengajak seluruh penyuluh untuk senantiasa meningkatkan kemampuan diri, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun penguasaan teknologi. Dunia pertanian kita terus berkembang, menghadapi tantangan perubahan iklim, kebutuhan pangan yang terus meningkat serta tuntutan globalisasi. Maka dari itu, penyuluh harus menjadi garda terdepan yang adaptif, inovatif, dan solutif dalam mendampingi petani,”jelasnya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Bayar Pajak, Samsat Kalianda Hadirkan Pelayanan yang Lebih Ramah
PWI Lampung Ajak Semen Baturaja Kolaborasi Sukseskan Kick-Off HPN dan Porwanas 2027
Taekwondo Lampung Siapkan Pelatih Bersertifikat untuk Target 2028-2032
Musda Ke-XI Partai Golkar Bandar Lampung Berakhir deadlock
Ribuan Unit RTLH Di Bangun Tahun 2026
Kantah Lamsel Akan Implementasikan Layanan Perintis 10
Kantor Pertanahan Lampung Selatan Laksanakan Ekspose Data dan Perencanaan Kerjasama
Kemenag Lampung Selatan Minta Hentikan Pengiriman MBG Ke MI Ma’arif
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:59 WIB

Bukan Sekadar Bayar Pajak, Samsat Kalianda Hadirkan Pelayanan yang Lebih Ramah

Rabu, 23 September 2026 - 16:28 WIB

PWI Lampung Ajak Semen Baturaja Kolaborasi Sukseskan Kick-Off HPN dan Porwanas 2027

Senin, 21 September 2026 - 19:44 WIB

Musda Ke-XI Partai Golkar Bandar Lampung Berakhir deadlock

Senin, 21 September 2026 - 13:30 WIB

Ribuan Unit RTLH Di Bangun Tahun 2026

Jumat, 18 September 2026 - 18:04 WIB

Kantah Lamsel Akan Implementasikan Layanan Perintis 10

Berita Terbaru

Unila Gelar Pemberian penghargaan pada SMSI Lampung.

Bandar Lampung

SMSI Lampung Raih Anugerah Unila Be Strong 2026 dari Rektor Unila

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:47 WIB

Info Kehilangan

Info Kehilangan

Rabu, 23 Sep 2026 - 13:14 WIB