Beranda Sumatra, Ketika Lampung Selatan Tak Lagi Sekadar Dilewati

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama saat meresmikan Cam Almira Hotel Kalianda

Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama saat meresmikan Cam Almira Hotel Kalianda

SERAMBI LAMPUNG – Tak semua perjalanan harus berakhir di tujuan. Ada tempat yang seharusnya menjadi jeda tempat singgah, beristirahat, dan menemukan cerita.

Dari pemikiran itulah, Lampung Selatan memilih menanggalkan sebutan lama “Pintu Gerbang Sumatra” dan menggantinya dengan nama yang lebih hangat: Beranda Sumatra.

Bagi Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, perubahan ini bukan sekadar permainan kata. Beranda adalah teras rumah ruang awal yang menyambut tamu, tempat orang duduk sejenak sebelum melangkah lebih jauh. Berbeda dengan gerbang yang hanya dilewati, beranda mengundang orang untuk berhenti.

“Kalau gerbang, orang cuma lewat. Tapi beranda itu tempat singgah. Kita ingin orang datang ke Lampung Selatan, singgah, bahkan bermalam,” tutur Egi.

Baca Juga :  Egi Louncing Pendistribusian Zakat Fitrah

Selama bertahun-tahun, Lampung Selatan dikenal sebagai wilayah lintasan. Roda kendaraan tak pernah berhenti berputar, kapal silih berganti berlabuh, namun banyak yang hanya melintas tanpa benar-benar mengenal apa yang disimpan daerah ini. Padahal, Lampung Selatan memiliki pantai yang memikat, pegunungan yang menenangkan, serta keramahan masyarakat yang tulus.

Kini, wajah Lampung Selatan perlahan berubah. Kawasan wisata dibenahi, akses diperbaiki, akomodasi tumbuh, dan ruang-ruang publik dipercantik. Semua diarahkan pada satu tujuan: menjadikan Lampung Selatan sebagai destinasi, bukan sekadar persinggahan.

“Lampung Selatan terus berbenah dan bersolek. Apa yang kita ucapkan adalah doa. Kita tidak mau daerah ini hanya dikenal sebagai gerbang yang dilewati, tapi sebagai beranda yang dirindukan,” kata Egi. Saat berbincang dengan Pengurus PWI Lampung minggu malam lalu.

Baca Juga :  Pemkab Lampung Selatan Akan Mengusulkan PPPK Paruh Waktu

Perubahan nama menjadi Beranda Sumatra pun membawa pesan optimisme. Ia adalah simbol harapan bahwa wisatawan akan berhenti, menikmati senja di pesisir, mencicipi kuliner lokal, berbincang dengan warga, lalu memutuskan untuk tinggal lebih lama.

Di beranda, orang merasa diterima. Dan Lampung Selatan kini ingin dikenal sebagai tempat yang membuka pintu dengan senyum, bukan sekadar jalan yang dilewati terburu-buru.

Dari gerbang yang dilintasi, Lampung Selatan bertransformasi menjadi beranda yang mengundang. Sebuah awal baru bagi daerah yang siap menyambut siapa pun yang datang, bukan hanya untuk lewat, tetapi untuk tinggal dan kembali.

Ditulis: Muslim Pranata

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iklan Kehilangan
Iklan kehilangan
Iklan kehilangan
Iklan Kehilangan
IKLAN KEHILANGAN
IKLAN KEHILANGAN
IKLAN KEHILANGAN
Raih Perak Kejurnas, Adhitya Dapat Apresiasi Ketua KONI Lampung
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Iklan Kehilangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Iklan kehilangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Iklan kehilangan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Iklan Kehilangan

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:44 WIB

IKLAN KEHILANGAN

Berita Terbaru

Oplus_131072

Lampung Selatan

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:57 WIB

Blog

Iklan Kehilangan

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:50 WIB