Merawat Warisan, Menyemai Masa Depan Budaya Lampung Selatan

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Bupati Lamsel memberikan sambutan di depan tokoh masyarakat, serta pegiat seni dan pariwisata lamsel ( diskominfo Lamsel).

Poto: Bupati Lamsel memberikan sambutan di depan tokoh masyarakat, serta pegiat seni dan pariwisata lamsel ( diskominfo Lamsel).

Serambi Lampung – Di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (23/12/2025), suasana terasa berbeda. Balutan pakaian adat, senyum para tokoh masyarakat, serta harapan yang mengalir dari para pegiat seni dan pariwisata menyatu dalam satu pesan: budaya harus tetap hidup.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya menjaga warisan leluhur melalui penyaluran bantuan dana hibah kepada masyarakat adat, sanggar seni, sekolah, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, kepada perwakilan Marga Dantaran, Marga Legun, Marga Rajabasa, Keratuan Darah Putih, Keratuan Menangsi, serta para pelaku seni dan pariwisata.

Di tengah arus modernisasi yang kian deras, langkah ini menjadi pengingat bahwa identitas budaya bukan sekadar masa lalu, melainkan fondasi masa depan daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, menjelaskan bahwa hibah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam urusan kebudayaan dan pariwisata.

Baca Juga :  Bupati Lamsel Mulai Rotasi Pejabat

Bantuan ini diarahkan untuk pelestarian adat dan cagar budaya, penguatan kelembagaan seni, peningkatan kapasitas Pokdarwis, hingga pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat. Tidak hanya itu, hibah juga mendukung promosi pariwisata melalui media sosial, penyediaan sarana kebersihan, serta peningkatan kenyamanan kawasan wisata.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat adat dan pegiat seni yang konsisten menjaga nilai-nilai budaya di tengah perubahan zaman.

“Terima kasih karena telah menjaga warisan leluhur kita. Ini tugas mulia, memastikan generasi mendatang tetap mengenal dan mencintai adat istiadat serta kebudayaannya,” ujar Bupati Egi.

Ia menegaskan, bantuan hibah tersebut bukan semata soal angka, melainkan wujud kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam merawat kebudayaan.

“Jangan dilihat dari besar kecilnya nominal, tapi dari manfaatnya. Ini adalah simbol kasih sayang agar budaya tetap hidup, seni terus berkembang, dan pariwisata Lampung Selatan semakin maju,” katanya.

Bupati Egi juga menaruh harapan besar pada generasi muda agar terlibat aktif sebagai agen perubahan, khususnya dalam mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal.

Baca Juga :  Yoga Swara: Stadion Pahoman Bukan Tak Layak, Hanya Belum Waktunya

Adapun hibah yang disalurkan meliputi pemugaran Lamban Balak Keratuan Darah Putih sebesar Rp50 juta, pemugaran Anjungan Makam Radin Inten II Rp65 juta, serta pemugaran Makam Keratuan Menangsi Rp40,65 juta.

Pemerintah daerah juga memberikan hibah pakaian adat dan uang tunai kepada Keratuan Menangsi, Marga Dantaran, Marga Legun, dan Marga Rajabasa.

Selain itu, sanggar seni di Kecamatan Way Sulan dan Penengahan menerima bantuan alat musik tradisional, sementara sejumlah sekolah dan sanggar mendapatkan pakaian tari. Pokdarwis pun dibekali perangkat pendukung pariwisata seperti smartphone, tablet, televisi, dan mesin potong rumput.

Melalui langkah ini, Pemkab Lampung Selatan berharap pelestarian budaya, penguatan seni tradisional, serta pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dapat berjalan berkelanjutan—menjadi denyut kehidupan yang tidak hanya menjaga jati diri daerah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ( rls).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Pesawaran Gandeng SMSI Kawal Anggaran Dana Desa
Parosil Siapkan Kopi Robusta Lambar ke Panggung Nasional
Pemkab Lampura Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
KONI Lampung Matangkan Venue Porprov X 2026, Upayakan Tanpa Sewa
Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada
Eva Diana Pimpin PBVSI Lampung, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:42 WIB

Kejari Pesawaran Gandeng SMSI Kawal Anggaran Dana Desa

Rabu, 9 September 2026 - 11:28 WIB

Parosil Siapkan Kopi Robusta Lambar ke Panggung Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 20:21 WIB

Pemkab Lampura Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Senin, 7 September 2026 - 22:47 WIB

KONI Lampung Matangkan Venue Porprov X 2026, Upayakan Tanpa Sewa

Senin, 7 September 2026 - 21:45 WIB

Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

Berita Terbaru

poto: Dok SMSI Pesawaran

Daerah

Kejari Pesawaran Gandeng SMSI Kawal Anggaran Dana Desa

Rabu, 9 Sep 2026 - 13:42 WIB

Pengurus PWI Lampung Audensi dengan Bupati Lampung Barat

Lampung Barat

Parosil Siapkan Kopi Robusta Lambar ke Panggung Nasional

Rabu, 9 Sep 2026 - 11:28 WIB

Bupati Lampura Hamartoni memberikan dukungan kepada PWI Lampung pada HPN dan Porwanas 2027 mendatang

Lampung Utara

Pemkab Lampura Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:21 WIB

Pendidikan

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:00 WIB