KONI Lampung Tanam Pohon di Taman Kehati Kota Baru, Dorong Sport Ecotourism Berbasis Lingkungan

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERAMBI LAMPUNG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menggelar aksi penanaman pohon bersama pengurus cabang olahraga (cabor) se-Provinsi Lampung di kawasan Taman Kehati Kota Baru, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KONI Lampung dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mengembangkan konsep sport ecotourism di daerah tersebut.
Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat mengatakan, Taman Kehati Kota Baru memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat olahraga berbasis lingkungan.

Luasnya kawasan daratan serta keberadaan embung dinilai sangat mendukung pengembangan berbagai cabang olahraga, baik olahraga luar ruang maupun olahraga air.

“Potensinya sangat luar biasa. Saat ini sudah ada 17 cabang olahraga yang siap berkolaborasi. Dalam waktu dekat, olahraga berkuda dan paramotor menjadi yang paling siap untuk memulai aktivitas di sini,” kata Taufik kepada Radar Lampung, Selasa (10/2/2026).

Menurut Taufik, pengembangan kawasan ini akan ditindaklanjuti dengan perencanaan teknis fasilitas olahraga yang disesuaikan dengan karakter lahan. KONI Lampung akan berkoordinasi dengan masing-masing cabor untuk mendesain lapangan sesuai standar teknis.

Baca Juga :  Musrenbang Tejosari, Wahdi Ajak Masyarakat Melaksanakan Pembangunan Skala Prioritas

“Kami menyesuaikan dengan kondisi lahan yang ada, mulai dari lapangan berkuda memanah, berkuda ketangkasan, polo, hingga cabang olahraga seperti hoki dan kriket,” ujarnya.

Meski saat ini koordinasi masih difokuskan pada internal cabang olahraga, Taufik menegaskan bahwa KONI Lampung terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya, guna mewujudkan sarana dan prasarana olahraga yang memadai dan berkelanjutan.

Dukungan terhadap inisiatif tersebut juga datang dari Yayasan Taman Kehati. Perwakilan Yayasan Taman Kehati, Herawati Soekardi Djausal, menilai keterlibatan insan olahraga justru akan mempercepat terwujudnya visi kawasan konservasi yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

“Konservasi itu tidak hanya soal pelestarian, tetapi juga pengelolaan berkelanjutan dan pemanfaatan. Masuknya KONI dan juga KORMI ke kawasan ini menjadi bagian dari pemanfaatan untuk ekowisata dan eko-sport,” kata Herawati.

Baca Juga :  PWI Lampung Tegaskan Tidak Ada Pemecatan Anggota di PWI Lampung Timur

Ia meyakini aktivitas olahraga tidak akan mengganggu kelestarian lingkungan di Taman Kehati. Sebaliknya, keberadaan atlet dan komunitas olahraga dinilai dapat membuat kawasan tersebut lebih hidup dan dikenal luas oleh masyarakat.

“Kalau hanya menunggu pohon besar untuk sumber bibit, tentu butuh waktu lama. Namun dengan adanya kegiatan olahraga, kawasan ini bisa langsung memberi manfaat, mulai dari pasar buah segar, pusat bibit, hingga rencana pengembangan floating market,” ujarnya.

Herawati menambahkan, kolaborasi antara kawasan konservasi dan dunia olahraga berpotensi menjadi terobosan baru di tingkat nasional. “Ini bisa menjadi yang pertama di Indonesia, kawasan konservasi yang bermitra langsung dengan KONI dan berbagai cabang olahraga untuk membangun ekosistem sport ecotourism yang berkelanjutan,” katanya. (Red).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAW Kades Akan Dilaksanakan November 2026
Warga Sripendowo, Ketapang Lampung Selatan Keluhkan Pelayanan PLN, Tegangan Listrik Tak Stabil
Tandan Kosong Sawit Disulap Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru, PTPN I Gandeng IPB
Gaji PPPK PW Belum Diterima, Ini Perbedaanya
Rakor Mingguan Tertutup Tanpa Alasan Jelas
Kejuaraan Gubernur Lampung Badminton Open 2026 Lahirkan Juara dan Talenta Berprestasi
Gaji PPPK PW Lamsel Tunggu Proses Pengupload -an SKP Selesai
Pemkab Lampung Selatan Diusulkan Dapat Dana Fiskal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:41 WIB

PAW Kades Akan Dilaksanakan November 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Warga Sripendowo, Ketapang Lampung Selatan Keluhkan Pelayanan PLN, Tegangan Listrik Tak Stabil

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Tandan Kosong Sawit Disulap Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru, PTPN I Gandeng IPB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Gaji PPPK PW Belum Diterima, Ini Perbedaanya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Rakor Mingguan Tertutup Tanpa Alasan Jelas

Berita Terbaru

Kantor DPMD Lampung Selatan. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

PAW Kades Akan Dilaksanakan November 2026

Rabu, 7 Okt 2026 - 11:41 WIB

Foto Ilustrasi

Lampung Selatan

Gaji PPPK PW Belum Diterima, Ini Perbedaanya

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:20 WIB

Rakor Minggu di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lampung Selatan tertutup untuk media. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Rakor Mingguan Tertutup Tanpa Alasan Jelas

Senin, 5 Okt 2026 - 15:14 WIB