KONI Lampung Kecam Penganiayaan Atlet Tinju, Soroti Keamanan PKOR Way Halim

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poro: Wakil Ketua II KONI Lampung Riagus Ria

Poro: Wakil Ketua II KONI Lampung Riagus Ria

SERAMBI LAMPUNG.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mengecam keras dugaan penganiayaan yang dialami atlet tinju binaan Pertina Lampung, Ikhwan Azzahro, di kawasan Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Bandar Lampung.

Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria, menilai peristiwa tersebut seharusnya tidak terjadi apabila sistem keamanan di kawasan olahraga itu berjalan dengan baik.

“Ini peristiwa yang sangat memprihatinkan. Atlet yang sedang dipersiapkan untuk meraih prestasi justru menjadi korban kekerasan di lingkungan yang seharusnya aman untuk berlatih dan beraktivitas,” kata Riagus, Rabu (24/6/2026).

Menurut Riagus, insiden tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah dan pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi keamanan di kawasan PKOR Way Halim.

Ia mengungkapkan, selama ini KONI menerima berbagai keluhan dari atlet yang tinggal dan berlatih di kawasan tersebut. Salah satunya terkait keberadaan sejumlah warung yang beroperasi hingga larut malam dan kerap menimbulkan keramaian.

Baca Juga :  Saat Lansia Tak Lagi Berjuang Sendiri, Puskesmas Kalianda Hadir Lewat PETA RAHASIA

“Banyak atlet yang mengaku tidak nyaman tinggal di sana. Kami juga mendapat informasi atlet PPLP merasa resah karena pada malam hari kawasan sekitar PKOR cukup bising akibat aktivitas di sejumlah warung yang masih beroperasi,” ujarnya.

Riagus menegaskan, peristiwa yang menimpa Ikhwan harus menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk segera melakukan penataan kawasan olahraga kebanggaan Lampung tersebut.

“Kejadian ini harus membuka mata semua pihak. PKOR semestinya menjadi kawasan yang aman dan nyaman bagi atlet untuk berlatih, bukan malah menjadi tempat yang menimbulkan rasa khawatir,” katanya.

KONI Lampung berharap pemerintah segera melakukan penataan kawasan PKOR agar fungsi utamanya sebagai pusat pembinaan olahraga dapat berjalan optimal. Selain itu, peningkatan pengawasan dan keamanan dinilai penting untuk memberikan rasa aman bagi para atlet.

“Semoga peristiwa ini menjadi momentum untuk melakukan penataan yang lebih baik. PKOR harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan kondusif bagi atlet sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Riagus.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan

KONI Lampung juga berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga memberikan rasa keadilan bagi korban sekaligus memberikan efek jera agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Sebelumnya diberitakan,  Ikhwan Azzahro, atlet binaan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Lampung yang tengah dipersiapkan menghadapi PON Beladiri Manado 2026, diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang pada Selasa (23/6/2026) pagi.

Peristiwa itu tidak hanya menyisakan luka bagi korban, tetapi juga menjadi pukulan bagi keluarga besar olahraga Lampung yang selama ini berupaya melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Kasus tersebut kini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat keamanan dan kenyamanan kawasan olahraga demi mendukung pembinaan atlet secara optimal. ( Redaksi).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Bayar Pajak, Samsat Kalianda Hadirkan Pelayanan yang Lebih Ramah
Lampung Barat Dominan, 69 Peserta Sudah Terdaftar di Porprov X Lampung
SMSI Lampung Raih Anugerah Unila Be Strong 2026 dari Rektor Unila
PWI Lampung Ajak Semen Baturaja Kolaborasi Sukseskan Kick-Off HPN dan Porwanas 2027
Taekwondo Lampung Siapkan Pelatih Bersertifikat untuk Target 2028-2032
Musda Ke-XI Partai Golkar Bandar Lampung Berakhir deadlock
Ribuan Unit RTLH Di Bangun Tahun 2026
Kantah Lamsel Akan Implementasikan Layanan Perintis 10
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:59 WIB

Bukan Sekadar Bayar Pajak, Samsat Kalianda Hadirkan Pelayanan yang Lebih Ramah

Rabu, 23 September 2026 - 20:29 WIB

Lampung Barat Dominan, 69 Peserta Sudah Terdaftar di Porprov X Lampung

Rabu, 23 September 2026 - 16:47 WIB

SMSI Lampung Raih Anugerah Unila Be Strong 2026 dari Rektor Unila

Rabu, 23 September 2026 - 16:28 WIB

PWI Lampung Ajak Semen Baturaja Kolaborasi Sukseskan Kick-Off HPN dan Porwanas 2027

Senin, 21 September 2026 - 19:44 WIB

Musda Ke-XI Partai Golkar Bandar Lampung Berakhir deadlock

Berita Terbaru

Unila Gelar Pemberian penghargaan pada SMSI Lampung.

Bandar Lampung

SMSI Lampung Raih Anugerah Unila Be Strong 2026 dari Rektor Unila

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:47 WIB

Info Kehilangan

Info Kehilangan

Rabu, 23 Sep 2026 - 13:14 WIB