Pemprov Lampung Jadikan Program Kerja ke Jepang Strategi Penguatan SDM

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto bersama Rahmat Mirzani Djausal usai membuka kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja Sektor Konstruksi Jepang bagi siswa/i SMA/SMK se-Provinsi Lampung ( dok Doskominfotik Prov Lampung).

Poto bersama Rahmat Mirzani Djausal usai membuka kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja Sektor Konstruksi Jepang bagi siswa/i SMA/SMK se-Provinsi Lampung ( dok Doskominfotik Prov Lampung).

SERAMBI LAMPUNG.COMGubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membuka kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja Sektor Konstruksi Jepang bagi siswa/i SMA/SMK se-Provinsi Lampung di Aula SMAN 2 Bandar Lampung, Kamis (12/2/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan bahwa program pengiriman tenaga kerja ke Jepang ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif. Gubernur menekankan bahwa para alumni pekerja migran dari Jepang telah terbukti berhasil meningkatkan taraf hidup dan memiliki etos kerja serta penguasaan teknologi yang tinggi.

“Saya sudah bertanya langsung kepada para alumni. Di Jepang, mereka sangat dihormati, belajar teknologi terbaru, dan mendapatkan penghasilan yang layak sehingga bisa menabung untuk membangun usaha saat kembali ke tanah air. Ada yang sudah memiliki rumah sakit, pusat peternakan, hingga pabrik,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Kurniawan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Gubernur menambahkan bahwa saat ini tercatat sekitar 8.500 siswa SMA/SMK di Lampung yang memiliki minat dan semangat tinggi untuk mengembangkan diri di Negeri Sakura.

“Kalian bukan hanya mewakili diri sendiri atau keluarga, tapi kalian adalah wajah Provinsi Lampung dan Indonesia di mata internasional. Jadikan diri kalian contoh bahwa SDM kita ramah, disiplin, dan pekerja keras,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal dari Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Jepang saat ini tengah menghadapi tantangan penuaan populasi pekerja konstruksi. Saat ini, terdapat sekitar 5.000 pekerja konstruksi asal Indonesia yang telah berkontribusi dengan sangat baik di Jepang.

“Kami telah membangun sistem pengembangan karir konstruksi untuk memastikan tenaga asing ditempatkan sesuai kualifikasi. Kami terus mengembangkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan berbasis teknologi digital,” ungkap perwakilan MLIT Jepang tersebut.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Pastikan Pelaksanaan PSU Pesawaran Berlangsung Aman, Tertib dan Lancar

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI menyambut baik inisiatif Provinsi Lampung. Pihaknya menyatakan bahwa program yang digagas Gubernur Lampung ini akan dijadikan percontohan (pilot project) bagi provinsi lain di Indonesia.

“Berdasarkan survei arahan Presiden, Jepang menjadi negara tujuan utama yang paling diminati. Kami dari BP2MI bersama Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memastikan dua hal utama: perlindungan pekerja yang optimal dan peningkatan kompetensi teknis serta bahasa,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menyiapkan program pelatihan bahasa Jepang secara intensif untuk membekali para siswa agar memenuhi standar industridi Jepang. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakerprov KONI Lampung 2026 Bahas Pembinaan Atlet, Luncurkan Identitas Porprov
GI Lampung Siap Debut di Porprov 2026, Perkuat Pembinaan Atlet
Rakerprov FGI Lampung Susun Strategi Pembinaan Atlet Menuju Porprov 2026 dan PON 2028
KONI Lampung Bidik Gateball Jadi Lumbung Medali di PON 2028
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Masuki Tahap Pandangan Umum Fraksi – Fraksi DPRD Provinsi Lampung
Gubernur Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Pesawaran 
59 Kebakaran Terjadi di Lampung Selatan, Kalianda dan Natar Jadi Wilayah Terbanyak
Sejumlah Sekolah Di Lamsel Minim Siswa Baru
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:35 WIB

Rakerprov KONI Lampung 2026 Bahas Pembinaan Atlet, Luncurkan Identitas Porprov

Senin, 20 Juli 2026 - 19:53 WIB

GI Lampung Siap Debut di Porprov 2026, Perkuat Pembinaan Atlet

Senin, 20 Juli 2026 - 15:49 WIB

Rakerprov FGI Lampung Susun Strategi Pembinaan Atlet Menuju Porprov 2026 dan PON 2028

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:34 WIB

KONI Lampung Bidik Gateball Jadi Lumbung Medali di PON 2028

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:02 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Masuki Tahap Pandangan Umum Fraksi – Fraksi DPRD Provinsi Lampung

Berita Terbaru

Poto: Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat

Lampung

KONI Lampung Bidik Gateball Jadi Lumbung Medali di PON 2028

Sabtu, 18 Jul 2026 - 23:34 WIB