Mati Lampu di Kota Kalianda , Pelayanan Publik Terganggu dan Sejumlah Usaha Merugi

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

poto Ilustrasi

poto Ilustrasi

Serambi Lampung.com – Pemadaman listrik yang terjadi di Kota kalianda selama lebih dari 4 jam, berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Sejumlah layanan publik dilaporkan terganggu, sementara pelaku usaha terutama usaha kecil dan menengah mengalami kerugian akibat terhentinya operasional.

Gangguan listrik menyebabkan layanan administrasi di beberapa kantor tidak berjalan optimal. Sistem berbasis komputer dan jaringan internet terhenti, mengakibatkan antrean dan penundaan pelayanan kepada masyarakat. Di sektor kesehatan, pemadaman juga memaksa fasilitas layanan mengandalkan genset untuk menjaga operasional tetap berjalan, namun tidak semua bisa tertanggulangi.

Baca Juga :  PKSI Lampung Gelar Rakerda Perdana, Bidik Medali Emas Korfball di PON 2028

Dampak paling terasa dialami pelaku usaha. Toko ritel, warung makan, hingga pelaku UMKM yang bergantung pada peralatan listrik mengaku kehilangan omzet. “Lampu mati, alat tidak bisa digunakan, pelanggan juga sepi,” ujar salah satu pemilik usaha yang terdampak. Usaha kuliner turut dirugikan karena bahan makanan berisiko rusak dan transaksi non-tunai tidak dapat dilakukan.

Baca Juga :  Inspektorat Tubaba Selidiki Dugaan Pungli di Bapenda

Warga berharap pihak terkait, khususnya PLN, dapat segera menormalkan pasokan listrik serta memberikan penjelasan resmi terkait penyebab pemadaman dan estimasi pemulihan.

Masyarakat juga meminta agar keandalan listrik ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang, mengingat listrik menjadi kebutuhan utama penopang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

Hingga berita ini diturunkan,belum ada keterangan resmi dari pihak PLN ranting Kalianda. (red).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Lampung Matangkan Venue Porprov X 2026, Upayakan Tanpa Sewa
Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada
Eva Diana Pimpin PBVSI Lampung, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas
Gunung Anak Krakatau Masih Fluktuatif, Pemprov Lampung Belum Terapkan WFH bagi ASN
Pimpin Entry Meeting BPK, Marindo: Anggaran Harus Tepat Sasaran
Azah Rawan Sangun Nahkodai Samsat Kalianda, Bawa Harapan Baru Optimalisasi Pelayanan Pajak di Lampung Selatan
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:47 WIB

KONI Lampung Matangkan Venue Porprov X 2026, Upayakan Tanpa Sewa

Senin, 7 September 2026 - 21:24 WIB

Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu

Senin, 7 September 2026 - 20:55 WIB

Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada

Senin, 7 September 2026 - 17:47 WIB

Eva Diana Pimpin PBVSI Lampung, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Fluktuatif, Pemprov Lampung Belum Terapkan WFH bagi ASN

Berita Terbaru

Pendidikan

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:00 WIB

Wakil ketua II KONI Lampung Riagus Ria saat rapat koordinasi persiapan Porprov Lampung X 2026. (Dok Humas KONI).

Bandar Lampung

KONI Lampung Matangkan Venue Porprov X 2026, Upayakan Tanpa Sewa

Senin, 7 Sep 2026 - 22:47 WIB