KONI Lampung Bidik PON 2028, Kejurda Padel Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo membuka kejuaraan Fadel (Humas KONI Lampung).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo membuka kejuaraan Fadel (Humas KONI Lampung).

SERAMBI LAMPUNG.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mendorong Kejuaraan Daerah (Kejurda) Padel Lampung 2026 menjadi titik awal pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ajang ini dinilai menjadi momentum penting setelah padel resmi masuk dalam daftar cabang olahraga PON mendatang.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengapresiasi langkah Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Lampung yang baru dilantik namun langsung menggelar kejuaraan sebagai program pembinaan.

“Kejurda Padel menjadi bukti keseriusan organisasi dalam membangun pembinaan atlet melalui kepengurusan yang telah terbentuk di 15 kabupaten/kota di Lampung,” kata Marindo di Dome Sport Arena, Bandar Lampung, Sabtu (25/7/2026).

Baca Juga :  DTPH -Bun Lamsel Belum Bisa Mendata Padi Puso

Senada, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Lampung Yopi Hutomo Bhakti mengatakan masuknya padel ke PON 2028 harus dimanfaatkan Lampung untuk mempersiapkan atlet sejak dini agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Menurut Yopi, padel berpeluang dipertandingkan sebagai cabang olahraga ekshibisi pada Porprov Lampung 2026. Kesempatan itu dinilai dapat menjadi panggung bagi atlet-atlet muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat proses seleksi menuju babak kualifikasi PON 2028.

“Padel dapat dipertandingkan sebagai cabang ekshibisi pada Porprov Lampung 2026 sehingga menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial,” ujarnya.

Baca Juga :  KPU Tubaba Tetapkan Paslon Novriwan - Nadirsyah Bupati Terpilih Pilkada 2024

Ia menambahkan, pembinaan tidak cukup hanya mengandalkan kejuaraan resmi yang digelar PBPI. Kehadiran klub dan akademi padel di berbagai daerah juga dibutuhkan agar kompetisi berlangsung berkelanjutan dan regenerasi atlet terus berjalan.

Kejurda Padel Lampung 2026 diikuti 48 atlet yang terbagi dalam 16 pasangan putra dan delapan pasangan putri. Para peserta berasal dari tujuh kabupaten/kota, yakni Bandar Lampung, Metro, Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Pringsewu.(hms).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sirkuit Pencak Silat Zona 3 Digelar, 56 Pesilat Berebut Tiket ke Grand Final
Ketua TP PKK Lamsel Zita Anjani Menyerahkan Peserta Program Kids Takeover Kepada Perangkat Daerah
Bupati Lamsel Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pekerja Rentan
Debit Air Kurang, Di Keluhkan Warga
Komjen Rudi Setiawan Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah HPN-Porwanas 2027
Rakerprov KONI Lampung 2026 Bahas Pembinaan Atlet, Luncurkan Identitas Porprov
GI Lampung Siap Debut di Porprov 2026, Perkuat Pembinaan Atlet
Rakerprov FGI Lampung Susun Strategi Pembinaan Atlet Menuju Porprov 2026 dan PON 2028
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:44 WIB

KONI Lampung Bidik PON 2028, Kejurda Padel Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:34 WIB

Sirkuit Pencak Silat Zona 3 Digelar, 56 Pesilat Berebut Tiket ke Grand Final

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ketua TP PKK Lamsel Zita Anjani Menyerahkan Peserta Program Kids Takeover Kepada Perangkat Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:33 WIB

Bupati Lamsel Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pekerja Rentan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:54 WIB

Debit Air Kurang, Di Keluhkan Warga

Berita Terbaru

Foto. ist

Lampung Selatan

Debit Air Kurang, Di Keluhkan Warga

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:54 WIB