Serambilampung,com – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin memanas menjelang seri San Marino yang akan digelar di Sirkuit Misano, Italia. Jorge Martin, pebalap Aprilia asal Spanyol, masih bertengger di puncak klasemen dengan koleksi 256 poin. Namun, ancaman dari dua rival terdekatnya, Marc Marquez yang mengumpulkan 237 poin dan Marco Bezzecchi dengan 232 poin, makin membayangi posisi Martin.
Meski berada di posisi teratas, Martin tak membuat hal itu sebagai prioritas utama di tahap akhir musim ini. “Kami harus terus fokus pada pekerjaan kami. Posisi klasemen saat ini bukan segalanya. Yang terpenting adalah hasil di akhir kejuaraan, itu yang menjadi prioritas,” ujar Martin dalam konferensi pers jelang balapan.
Pebalap berusia 29 tahun ini juga mengungkapkan antusiasmenya untuk balapan di Misano. Sebagai balapan kandang bagi tim Aprilia, Martin merasa memiliki motivasi ekstra untuk tampil maksimal. “Aku tidak sabar menunggangi RS-GP26 dan melakukan yang terbaik di balapan kandang Aprilia,” tambahnya.
Musim ini, Martin baru meraih satu kemenangan, yaitu pada seri MotoGP Prancis. Meski demikian, dia berharap bisa menghentikan dominasi Ducati di Misano yang telah mendominasi balapan dengan kemenangan beruntun selama lima seri terakhir.
Dengan jarak poin yang kian tipis, potensi perubahan pemimpin klasemen sangat besar setelah balapan San Marino. Sementara itu, Marc Marquez dan Marco Bezzecchi tentunya juga bertekad mengejar pemimpin klasemen demi membuka peluang merebut gelar juara dunia.
Seri San Marino di Misano diprediksi akan menjadi salah satu momen penentu dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 yang sangat dinanti para penggemar balap motor. (**).









