SERAMBI LAMPUNG – Keren! Atlet anggar Lampung tampil apik di West Java Fencing Challenge 2026. Hasilnya, dua medali emas dan satu perunggu berhasil dibawa pulang dari ajang yang digelar di Bandung, Jawa Barat.
Dua emas disumbangkan atlet Fencing Development Club (FDC), yakni M Rafay Alfatih dari nomor floret putra U-8 dan Azira Anggareska di kategori kadet floret putri.
Sementara satu medali perunggu diraih Aldila Putri Heraztin dari Andalas Lampung Fencing Club (ALFC) pada nomor kadet degen putri atau women’s cadet epee.
Pelatih FDC, Enny Handayani, menyebut hasil tersebut tak lepas dari program latihan yang konsisten. Porsi latihan atlet dibagi 60 persen teknik dan 40 persen fisik.
“Kalau saya, latihannya 60 persen teknik dan 40 persen fisik. Kendala anak-anak itu sekolah, jadi saya atur supaya mereka tetap bisa latihan meskipun ada kegiatan sekolah,” ujar Enny.
Latihan di lapangan dilakukan empat kali dalam sepekan. Para atlet juga mendapat latihan mandiri sebagai pekerjaan rumah agar kondisi fisik dan teknik tetap terjaga.
Di Bandung, Rafay harus bersaing dengan atlet dari berbagai daerah di kelas floret putra U-8. Sementara Azira melewati persaingan ketat di kategori kadet floret putri, termasuk menghadapi atlet asal Sukabumi dan Bandung sebelum akhirnya melaju ke final.
Di nomor lainnya, Aldila menyumbang perunggu untuk ALFC. Pelatih ALFC, Mira Daniaty, menilai hasil tersebut menjadi pengalaman penting bagi atletnya.
“Karena ini kejuaraan open, atlet berangkat mandiri. Jadi, atlet yang bisa berangkat adalah mereka yang didukung orang tuanya,” kata Mira.
Menurut Mira, sejumlah atlet ALFC yang tampil di Bandung bahkan baru pertama kali mengikuti kejuaraan. Karena itu, pengalaman bertanding menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Ia berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan dan mental bertanding, sehingga bisa tampil lebih siap pada kejuaraan-kejuaraan selanjutnya.
Penulis : Bela
Editor : Liem.









