Disnakkeswan Lamsel Telah Bentuk Tim Pemeriksaan Hewan Kurban

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disnakkeswan Lampung Selatan Rini Ariasih (foto:Juwantoro)

Kepala Disnakkeswan Lampung Selatan Rini Ariasih (foto:Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan(Disnakkeswan) Kabupaten Lampung Selatan kini telah membentuk Tim Pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.

Hal ini dikatakan Kepala Disnakkeswan Lampung Selatan Rini Ariasih, Rabu, 4 Juni 2025, ketika dihubungi via aplikasi Whatsapp -nya.

Menurut dia, Tim Pemeriksaan Hewan Kurban Lampung Selatan berjumlah 117 orang petugas terdiri dari 12 orang Dokter Hewan, 19 orang Paramedik dan 86 orang tenaga teknis peternakan lainnya baik di kabupaten maupun di kecamatan.

Dia menjelaskan, Tim ini telah melakukan pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban sejak awal Mei hingga H+3 setelah Hari Raya Iduladha yaitu sampai dengan selesai penyembelihan hewan qurban sekaligus melaporkan jumlah pemotongan hewan kurban untuk tahun 2025 ini.

Baca Juga :  Pemkab Lamsel Siapkan Lahan Untuk SMA Unggulan

“Untuk Kebutuhan hewan kurban, jika mengacu pada jumlah hewan kurban tahun tahun sebelumnya cenderung mengalami kenaikan. Kami prediksi tahun 2025 sekitar 2.730 sapi dan 10.425 ekor kambing. Bahkan, hingga kini ketersediaan hewan kurban dalam jumlah yang cukup,”ujarnya.

Lebih lanjut dia, menambahkan untuk vaksinasi penyakit mulit dan kuku (PMK) pada hewan kurban, rata-rata ternak calon hewan kurban yang telah dipelihara masyarakat sudah dilakukan vaksinasi PMK dan untuk ternak-ternak yang baru masuk penampungan-penampungan hewan kurban di imbau kepada para peternak/pemilik penampungan untuk berkoordinasi dengan petugas agar segera dilakukan vaksinasi PMK.

Baca Juga :  Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Pulau Jawa

“Alhamdulillah, hingga saat ini belum ditemukan ternak yang terindikasi terjangkit PMK. Tapi, kami tetap mengimbau kepada peternak, masyarakat untuk tetap waspada dan apabila menemukan gejala yang mengarah ke PMK agar segera berkoordinasi dengan petugas puskeswan di masing-masing kecamatan,”tambahnya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi
Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung
Kades Pematang Baru Masih Kosong
Wirahadikusumah Kantongi 444 Dukungan, Bakal Calon Ketua PWI Lampung Tunggu Verifikasi
Kantah Lampung Selatan Luncurkan Inovasi Perintis
PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Buka Peluang Kolaborasi
Kantah Lampung Selatan Partisipasi Dalam Percepatan Integrasi NIB dan NOP
Kantah Lampung Selatan Perkuat Sinergi Dengan Pemkab Lamsel
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Kantah Lampung Selatan Luncurkan Inovasi Perintis

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:00 WIB

PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Buka Peluang Kolaborasi

Berita Terbaru

Oplus_131072

Lampung Selatan

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:57 WIB

Blog

Iklan Kehilangan

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:50 WIB