Main 3 Kali, 2 menang, 1 kalah. Patrick Kluivert Beri Sentuhan Magis di Timnas Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 6 Juni 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatih Timnas, Patrick Kluiver saat bersama Presiden Prabowo Subianto (ist).

Pelatih Timnas, Patrick Kluiver saat bersama Presiden Prabowo Subianto (ist).

Jakarta – Pelatih Timnas, Patrick Kluivert, mulai menunjukkan kelasnya sebagai juru latih bertangan dingin. Dalam tiga pertandingan terakhir menahkodai skuad Garuda, pelatih berusia 48 tahun itu berhasil mencatatkan dua kemenangan sekaligus memperkuat posisi Timnas di klasemen sementara Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia grup C. Satu kekalahan dirasakannya saat ditundukkan Australia, 5-1 di kandang Socceroos, 20 Maret 2025.

Kluivert, yang dikenal sebagai legenda sepak bola Belanda dan mantan pemain Barcelona, membawa pendekatan taktis yang segar bagi Timnas Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Indonesia tampil lebih disiplin dan efektif dalam transisi permainan.

Baca Juga :  Pemkab Lamsel Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda Di Aula Krakatau

Dalam laga terbaru melawan China, Indonesia sukses mengamankan kemenangan penting di Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6). Gol penalti dari Ole Romeny di babak pertama menjadi penentu kemenangan Garuda, 1-0.

Sebelumnya, Indonesia juga meraih kemenangan, 1-0 atas Bahrain, pada duel 25 Maret lalu sekaligus memperlihatkan peningkatan performa yang signifikan.

Kluivert sendiri mengungkapkan optimismenya terhadap Rizki Ridho dkk.

“Ini baru permulaan, tapi saya melihat potensi luar biasa dari tim ini. Mereka cepat belajar dan punya semangat juang tinggi. Tugas saya adalah menjaga semangat itu tetap hidup dan membawanya ke level yang lebih tinggi,” ujar Patrick Kluivert, Jumat (6/6) di Jakarta.

Baca Juga :  Atlit Biliar Carom Lampung Sumbang Emas Pertama

Dengan dua kemenangan dari tiga pertandingan sejak menangani Timnas, Kluivert mulai membuktikan bahwa dirinya punya kharisma kuat untuk mengorkestrasi tim kepelatihan sehingga mampu membawa perubahan bagi Timnas Indonesia. Hal itu juga mempertunjukkan grafik menanjak, yakni kalah-menang-menang. Tantangan berikut pencetak gol termuda di final Piala Champions itu adalah mempertahankan momentum dan memastikan langkah lebih jauh di kualifikasi Piala Dunia bagi Merah Putih.

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sirkuit Pencak Silat Zona 3 Digelar, 56 Pesilat Berebut Tiket ke Grand Final
Komjen Rudi Setiawan Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah HPN-Porwanas 2027
Sukseskan Porwanas Dan HPN 2027, PWI Lampung Dapat Dukungan Putri Zulhas 
Rakerprov KONI Lampung 2026 Bahas Pembinaan Atlet, Luncurkan Identitas Porprov
GI Lampung Siap Debut di Porprov 2026, Perkuat Pembinaan Atlet
Rakerprov FGI Lampung Susun Strategi Pembinaan Atlet Menuju Porprov 2026 dan PON 2028
KONI Lampung Bidik Gateball Jadi Lumbung Medali di PON 2028
Pencak Silat Lampung Cetak Sejarah, Atlet dan Pelatih Tembus Timnas Indonesia
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:34 WIB

Sirkuit Pencak Silat Zona 3 Digelar, 56 Pesilat Berebut Tiket ke Grand Final

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:55 WIB

Komjen Rudi Setiawan Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah HPN-Porwanas 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:35 WIB

Rakerprov KONI Lampung 2026 Bahas Pembinaan Atlet, Luncurkan Identitas Porprov

Senin, 20 Juli 2026 - 19:53 WIB

GI Lampung Siap Debut di Porprov 2026, Perkuat Pembinaan Atlet

Senin, 20 Juli 2026 - 15:49 WIB

Rakerprov FGI Lampung Susun Strategi Pembinaan Atlet Menuju Porprov 2026 dan PON 2028

Berita Terbaru

Foto. ist

Lampung Selatan

Debit Air Kurang, Di Keluhkan Warga

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:54 WIB