DLH Lamsel Sulap Barang Bekas Jadi Kostum Mewah dan Unik

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Pawai gunakan kosum dari barang bekas yang mewah dan unik. (Foto.Ist)

Peserta Pawai gunakan kosum dari barang bekas yang mewah dan unik. (Foto.Ist)

SERAMBI LAMPUNG – Dinas lingkungan Hidup (DLH) Lampung Selatan gunakan barang-barang bekas yang dianggap sebagai limbah dan tidak berguna disulap menjadi kostum mewah dan unik. Hal ini merupakan ide kreatif jajaran DLH Lamsel dalam momen kegiatan Pawai pada Lampung Selatan Fest 2025, Minggu, 16 November 2025, tampil memukau.

Kostum unik tersebut terbuat dari bahan yang beragam seperti kardus bekas, pembungkus minuman, plastik tak terpakai dan terpal. Sehingga menjadi tontonan yang membuat decak kagum masyarakat Lamsel.

Baca Juga :  Pemkab Lampung Selatan Gelar Pasar Murah Perdana di Bulan Ramadhan

Momen Pawai Lamsel Fest 2025 ini menjadi ajang kreativitas bagi para peserta. Dimana, DLH Lampung Selatan mengusung isu Cinta Lingkungan dalam momen tersebut.

Disisi lain, apa yang ditampilkan oleh jajaran DLH Lampung Selatan dapat menjadi sebuah pesan, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan Devi Arminanto, mengapresiasi acara Pawai Lamsel Fest 2025 yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Lampung Selatan ke-69.

Devi menjelaskan, kenapa pihaknya menggunakan barang bekas untuk dijadikan kostum dalam kegiatan pawai. Ia menyebut, pihaknya ingin memberikan pesan bahwa sampah dan barang bekas, dapat memiliki nilai ekonomi. Jika, diolah dan dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga :  PWI Lamsel Bentuk Panitia Konferkab IX

“Kalau barang bekas ini didaur ulang dan diubah menjadi produk yang menarik, tentu ini akan mempunyai nilai ekonomi dan dapat menguntungkan,”ujarnya.

Menurut dia, pemanfaatan barang-barang bekas ini dapat mengurangi volume sampah.
“Tentu ini akan berdampak pada lingkungan yang bersih dan asri,”katanya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada
Azah Rawan Sangun Nahkodai Samsat Kalianda, Bawa Harapan Baru Optimalisasi Pelayanan Pajak di Lampung Selatan
Pengurus Masjid Nurul Amal dan Warga Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Pajak Di Kelola BPPRD Lamsel Telah Capai 71,42 Persen
Lampung Selatan Jadi Tuan Rumah Ajang MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung
Ratusan Hektare Tanaman Padi Di Lamsel Puso
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:24 WIB

Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu

Senin, 7 September 2026 - 20:55 WIB

Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada

Senin, 7 September 2026 - 12:18 WIB

Azah Rawan Sangun Nahkodai Samsat Kalianda, Bawa Harapan Baru Optimalisasi Pelayanan Pajak di Lampung Selatan

Senin, 7 September 2026 - 10:09 WIB

Pengurus Masjid Nurul Amal dan Warga Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Sabtu, 5 September 2026 - 14:57 WIB

Pajak Di Kelola BPPRD Lamsel Telah Capai 71,42 Persen

Berita Terbaru

Pendidikan

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:00 WIB

Wakil ketua II KONI Lampung Riagus Ria saat rapat koordinasi persiapan Porprov Lampung X 2026. (Dok Humas KONI).

Bandar Lampung

KONI Lampung Matangkan Venue Porprov X 2026, Upayakan Tanpa Sewa

Senin, 7 Sep 2026 - 22:47 WIB