Korupsi Dua Bupati di Lampung Picu Desakan Perbaikan Sistem Pengawasan dan Pengadaan

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERAMBI LAMPUNG – Kasus korupsi mantan Bupati Pesawaran dan OTT KPK terhadap Bupati Lampung Tengah Ardito menunjukkan bahwa masih ada pejabat daerah yang menyalahgunakan jabatan untuk keuntungan pribadi. Hal ini terjadi karena pengawasan lemah, proses pengadaan proyek tidak transparan, dan budaya politik yang masih membuka peluang korupsi.

Pemerintah dan penegak hukum perlu bertindak cepat dengan proses hukum yang tegas, penyitaan aset, dan penjelasan terbuka kepada masyarakat. Tantangan utama adalah kuatnya jaringan politik serta lambatnya pemulihan aset. Karena itu, pencegahan harus diperkuat melalui sistem pengadaan yang jelas, pengawasan ketat, dan transparansi harta pejabat.

Baca Juga :  Ketua KONI Apresiasi Atlet Lampung Peraih Medali SEA Games 2025

Daftar Rekomendasi

1. Gunakan sistem lelang online untuk semua proyek supaya tidak ada rekayasa atau titipan.

2. Perkuat pengawasan internal, khususnya oleh Inspektorat, agar penyimpangan cepat terdeteksi.

3. Lakukan audit mendalam dan cepat, lalu segera sita aset yang diduga hasil korupsi.

4. Buka akses publik terhadap LHKPN pejabat, sehingga masyarakat bisa ikut mengawasi.

5. Lindungi pelapor (whistleblower) agar pegawai yang tahu pelanggaran berani melapor.

6. Rotasi pejabat yang menangani proyek, supaya tidak ada permainan yang berulang.

Baca Juga :  Bupati Hamartoni Siap Dukung PWI-SIWO Lampung Utara Hadapi Porwanas 2027

7. Perkuat kerja sama KPK, Kejaksaan, Polri, dan BPK agar penanganan kasus lebih cepat dan jelas.

8. Berikan pelatihan integritas dan etika bagi pejabat daerah agar sadar pentingnya kejujuran.

9. Berikan hukuman yang konsisten dan tegas agar ada efek jera bagi pelaku lainnya.

10. Libatkan masyarakat dan media dalam memantau proyek pemerintah melalui laporan yang mudah diakses.

Penulis: Hendra Gustami (Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Lampung)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taekwondo Lampung Siapkan Pelatih Bersertifikat untuk Target 2028-2032
Raih Perak Kejurnas, Adhitya Dapat Apresiasi Ketua KONI Lampung
Pendaftaran Atlet Porprov X Dibuka Online, KONI Lampung Siapkan Tim Verifikasi
Padel Gubernur Cup 2026 Digelar di Lampung, Total Hadiah Rp126 Juta
Pemprov Lampung Matangkan Porprov X 2026, Anggaran Disebut Siap
Porprov X Lampung 2026 Dimatangkan, 32 Cabor Bakal Dipertandingkan
PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik Porwanas 2027
KONI Lampung Apresiasi FTI, Siapkan Atlet dan Technical Official untuk Kejurnas
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:53 WIB

Taekwondo Lampung Siapkan Pelatih Bersertifikat untuk Target 2028-2032

Jumat, 11 September 2026 - 21:12 WIB

Raih Perak Kejurnas, Adhitya Dapat Apresiasi Ketua KONI Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 20:48 WIB

Pendaftaran Atlet Porprov X Dibuka Online, KONI Lampung Siapkan Tim Verifikasi

Rabu, 2 September 2026 - 16:28 WIB

Padel Gubernur Cup 2026 Digelar di Lampung, Total Hadiah Rp126 Juta

Selasa, 1 September 2026 - 16:22 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Porprov X 2026, Anggaran Disebut Siap

Berita Terbaru

Pengurus PWI Lampung Audensi dengan pihak Pelindo

Lampung Selatan

Pelindo Regional 2 Panjang Siap Dukung PWI Half Marathon

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:30 WIB

Info Kehilangan

Iklan Kehilangan

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:54 WIB

Info Kehilangan

Iklan kehilangan STNK

Selasa, 29 Sep 2026 - 14:48 WIB

Info Kehilangan

Iklan Kehilangan

Selasa, 29 Sep 2026 - 11:06 WIB