SERAMBI LAMPUNG.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mulai menelusuri sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi sumber api abadi sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032.
Salah satu lokasi yang ditinjau berada di Desa Hulu Belu, Kecamatan Pagar Alam, Kabupaten Lampung Barat. Tim KONI Lampung mendatangi titik yang disebut masyarakat memiliki sumber api alami dan berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber api obor pada seremoni pembukaan PON.
Koordinator Sumber Api PON 2032, Herman Afrigal, mengatakan peninjauan tersebut merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi lokasi yang memenuhi syarat sebagai sumber api resmi ajang olahraga nasional.
“Tim sudah turun langsung ke lokasi dan melakukan dokumentasi terhadap titik api yang diinformasikan masyarakat. Hasil peninjauan ini akan kami laporkan kepada pimpinan KONI Lampung untuk menjadi bahan kajian lebih lanjut,” kata Herman, Sabtu, 20 Juni 2026.
Menurut dia, keberadaan api abadi memiliki makna simbolik yang kuat dalam setiap perhelatan olahraga besar. Karena itu, proses identifikasi dilakukan sejak dini guna memastikan Lampung memiliki sumber api yang layak apabila nantinya dipercaya menjadi tuan rumah PON 2032.
Herman menjelaskan, tahap berikutnya adalah melakukan verifikasi dan kajian teknis terhadap lokasi tersebut. Penilaian akan mencakup keberlanjutan sumber api, aspek keselamatan, serta kemudahan akses menuju lokasi.
“Kami ingin memastikan bahwa sumber api yang digunakan benar-benar memenuhi standar dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis,” ujarnya.
Upaya penelusuran sumber api abadi ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan yang dilakukan KONI Lampung dalam mendukung pencalonan daerah sebagai tuan rumah PON 2032.
Selain memiliki nilai simbolis, keberadaan api abadi juga diharapkan dapat menjadi identitas dan kebanggaan daerah dalam penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Indonesia tersebut. (Humas KONI Lampung)









