BPKP Lampung Gelar Whorshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama tengah memberikan sambutan dalam acara Whorshop.(foto.Juwantoro)

Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama tengah memberikan sambutan dalam acara Whorshop.(foto.Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Badan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menggelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026, Senin, 3 Agustus 2026, di Aula Krakatau Kantor Bupati Lampung Selatan.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama didampingi Wakil Bupati Lamsel M. Syaiful Anwar dan dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Agus Setiyawan, Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa Friendy P Sihotang, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Lampung Purwadhi Adhiputranto dan Direktur Pengawasan Akuntabilitas Program Lintas Sektoral Pembangunan Daerah Fauqi Achmad Kharir.

Turut hadir Anggota Komite IV DPD RI, Ibu Almira Nabila Fauzi, Sekdakab setempat Supriyanto dan Para Camat serta Para Kades se – Lamsel.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyatakan Pemerintah telah menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional. Sejalan dengan arah pembangunan melalui Asta Cita Presiden Republik Indonesia, desa memiliki peran strategis dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kesempatan kerja serta menggerakkan ekonomi berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Para Kafilah Di Lepas Wakil Bupati Lamsel

“Oleh karena itu, Pemkab Lamsel terus berkomitmen meningkatkan kapasitas aparatur desa melalui pembinaan, pendampingan, dan pengawasan agar penyelenggaraan pemerintahan desa semakin profesional, adaptif, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”ujarnya.

Dia menjelaskan, Workshop ini bukan sekadar forum evaluasi, melainkan momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa agar semakin efektif serta mampu mencegah berbagai potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan maupun pelaksanaan pembangunan.
Keberhasilan pembangunan desa tidak diukur dari besarnya anggaran yang dibelanjakan, tetapi dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Ketika jalan desa semakin baik, irigasi berfungsi, pelayanan publik semakin cepat, angka kemiskinan dan stunting menurun serta ekonomi masyarakat tumbuh, di situlah keberhasilan pembangunan desa dapat kita rasakan.

“Perlu kita syukuri bersama, sejak tahun 2015 hingga 2025 Dana Desa yang telah disalurkan di Kabupaten Lampung Selatan mencapai lebih dari Rp2,328 triliun. Sementara, pada tahun 2026 hingga saat ini telah tersalurkan sekitar Rp64,47 miliar dari total pagu Rp86,95 miliar. Anggaran yang besar tersebut harus dikelola secara bertanggung jawab dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,”jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Lamsel Giatkan Kembali Poskamling

Dia menambahkan, Pemerintah juga terus mendorong penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa. Diharapkan seluruh pemerintah desa mampu mengambil peran aktif dalam mengembangkan koperasi yang sehat, profesional, serta mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, perikanan, UMKM, dan berbagai potensi lokal lainnya.
Selain itu, ketahanan pangan harus menjadi perhatian bersama. Setiap desa memiliki potensi yang harus terus dikembangkan sesuai karakteristik wilayahnya agar mampu mendukung kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh kepala desa untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan desa dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, tertib administrasi, disiplin anggaran serta taat terhadap seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan,”tambahnya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantah Lamsel Akan Implementasikan Layanan Perintis 10
Kantor Pertanahan Lampung Selatan Laksanakan Ekspose Data dan Perencanaan Kerjasama
Kemenag Lampung Selatan Minta Hentikan Pengiriman MBG Ke MI Ma’arif
Pengcab POBSI Lampung Selatan Kecam Pernyataan Sekretaris Koni Bandar Lampung
Kadin Lampung Selatan Gelar Muskab VIII
Korban Dugaan Keracunan MBG Bertambah
Puluhan Siswa MI Pematang Pasir Di Larikan Ke Puskesmas Usai Makanan MBG
PJLP Di Berikan Perlindungan JKK dan JKM
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:04 WIB

Kantah Lamsel Akan Implementasikan Layanan Perintis 10

Jumat, 18 September 2026 - 17:07 WIB

Kantor Pertanahan Lampung Selatan Laksanakan Ekspose Data dan Perencanaan Kerjasama

Jumat, 18 September 2026 - 13:13 WIB

Kemenag Lampung Selatan Minta Hentikan Pengiriman MBG Ke MI Ma’arif

Kamis, 17 September 2026 - 19:00 WIB

Pengcab POBSI Lampung Selatan Kecam Pernyataan Sekretaris Koni Bandar Lampung

Kamis, 17 September 2026 - 16:13 WIB

Kadin Lampung Selatan Gelar Muskab VIII

Berita Terbaru

Kantor Pertanahan Lampung Selatan gelar rapat tindaklanjut layanan perintis 10.

Lampung Selatan

Kantah Lamsel Akan Implementasikan Layanan Perintis 10

Jumat, 18 Sep 2026 - 18:04 WIB

Kantor Kemenag Lampung Selatan (foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Kemenag Lampung Selatan Minta Hentikan Pengiriman MBG Ke MI Ma’arif

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:13 WIB

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyerahkan pelakat kepada Yosep, dalam kegiatan Muskab VIII Kadin Lamsel. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Kadin Lampung Selatan Gelar Muskab VIII

Kamis, 17 Sep 2026 - 16:13 WIB