BANDAR LAMPUNG — Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (FK Unila) menggelar edukasi kesehatan bagi siswa melalui Medora Project Bulan Bakti FK Unila bertajuk ARTEMIS (Action for Risk Reduction of Hypertension and Metabolic Syndrome).
Kegiatan yang mengangkat tema “Hipertensi dan Sindrom Metabolik: Faktor Risiko, Pencegahan, dan Strategi Pengelolaannya” tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan siswa sejak dini.
ARTEMIS digelar pada Sabtu (3/10/2026) di Gedung D Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Kegiatan dikemas dalam dua rangkaian utama, yakni Main Act dan Post to Post Education.
Pada sesi Main Act, peserta mendapatkan edukasi mengenai hipertensi dan sindrom metabolik, mulai dari pengertian, faktor risiko, gejala yang perlu diwaspadai, pentingnya deteksi dini hingga dampaknya terhadap kesehatan kardiometabolik.
Materi juga membahas hubungan hipertensi dengan sejumlah gangguan metabolik, seperti obesitas, resistensi insulin, peningkatan kadar gula darah, serta gangguan kadar lemak dalam darah.
Edukasi disampaikan dengan bahasa komunikatif dan sederhana agar mudah dipahami siswa. Setelah pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi tanya jawab interaktif.
Tak berhenti di ruang kelas, edukasi kemudian dilanjutkan melalui Post to Post Education. Sesi ini dirancang untuk memperkuat kembali pemahaman peserta sekaligus mendorong mereka menerapkan pengetahuan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada pentingnya pola makan seimbang, membatasi konsumsi garam, rutin melakukan aktivitas fisik, serta melakukan pemantauan kesehatan secara berkala.
Tim BEMengajar FK Unila turut membantu pelaksanaan Post to Post Education agar materi yang diberikan dapat lebih mudah diterima dan dipraktikkan oleh para siswa.
Kegiatan ARTEMIS juga menekankan bahwa pencegahan penyakit tidak harus menunggu seseorang memasuki usia dewasa. Mengenali faktor risiko dan membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya mengetahui apa itu hipertensi dan sindrom metabolik, tetapi juga mampu mengenali faktor risikonya serta memahami pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat.
Medora Project Bulan Bakti FK Unila berharap edukasi tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa untuk membangun kebiasaan sehat secara konsisten dan berkelanjutan. (Red).









