SERAMBI LAMPUNG.com – Sebanyak 32 cabang olahraga (cabor) akan ambil bagian dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung X 2026.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung memastikan proses pendaftaran atlet dan ofisial dilakukan secara terdata dan terverifikasi.
Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria, mengatakan pendataan peserta menjadi penting karena atlet yang tampil di Porprov juga dipersiapkan sebagai bagian dari pembinaan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Hal ini penting mengingat atlet yang tampil di Porprov juga dipersiapkan sebagai bagian dari pembinaan menuju PON. Karena itu, proses pendaftaran dan verifikasi harus dilakukan dengan baik,” ujar Riagus. Jumat (11/9).
Dalam proses pendaftaran jelas dia, setiap atlet yang telah memperoleh rekomendasi wajib melengkapi seluruh dokumen persyaratan. Peserta juga akan dibekali kartu identitas atau ID card yang dilengkapi QR code.
” Pendaftaran peserta Porprov Lampung 2026 dijadwalkan dimulai pada 20 September-10 Oktober 2026. Selanjutnya, verifikasi dokumen dilakukan pada 11-20 Oktober 2026″ Ujar dia.
Dia mengabaikan, ditemukan kekurangan atau kesalahan data, peserta diberikan kesempatan melakukan perbaikan pada 21-26 Oktober 2026. Sementara pengumuman hasil verifikasi dijadwalkan pada 27-30 Oktober 2026.
Sementara Wakil Ketua IV KONI Lampung sekaligus penanggung jawab Media Center Porprov Lampung, Achmad Chrisna Putra, mengatakan KONI Lampung akan mengirimkan tautan pendaftaran kepada KONI kabupaten/kota.
Tautan tersebut digunakan untuk menginput data cabor dan atlet yang akan mengikuti Porprov. Sistem juga akan mencegah atlet yang sudah terdaftar pada satu cabor untuk kembali didaftarkan pada cabor lainnya.
“KONI Lampung juga akan membuat akun khusus bagi masing-masing KONI kabupaten/kota. Akun tersebut digunakan dalam proses verifikasi data dan dokumen atlet dari setiap cabor yang didaftarkan,” kata Chrisna.
Menurutnya, sistem tersebut diharapkan membuat pendataan peserta Porprov lebih akurat. Data itu sekaligus menjadi bagian dari basis data pembinaan atlet Lampung untuk menghadapi ajang olahraga tingkat nasional.
“Kita ingin seluruh atlet benar-benar terdata karena mereka juga dipersiapkan untuk menghadapi PON,” pungkasnya. (Hms).










