Serambi Lampung.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung terus memperkuat fondasi pembinaan olahraga usia dini. Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, didampingi Ketua Pengprov Gulat Lampung Mahtub Djaiz, secara resmi melepas atlet gulat muda Lampung yang akan berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejuarnas) Invitasi Gulat Usia 12 dan 15 Tahun.
Kejuaraan tersebut akan berlangsung di Kampus B Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur, pada 6–10 Februari 2026, dan menjadi ajang penting dalam peta pembinaan atlet gulat nasional.
Kejuarnas Invitasi ini dirancang sebagai seleksi awal pembinaan atlet usia dini, sekaligus bagian dari persiapan jangka panjang menuju Asia Youth Games (AYG) IV Kamboja 2029 serta Youth Olympic Games (YOG) V periode 2026–2030 yang akan digelar di Senegal–Indonesia. Selain aspek atlet, kejuaraan ini juga dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas dan penataan wasit gulat, baik nomor matras maupun beach wrestling (gulat pasir).
Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa partisipasi atlet gulat Lampung di level nasional merupakan bentuk nyata komitmen KONI dalam membangun prestasi secara berjenjang dan berkelanjutan.
“Pembinaan prestasi harus dimulai sejak usia dini dan melalui kompetisi yang terstruktur. Kejuarnas ini menjadi tolok ukur penting dalam menyiapkan atlet Lampung menuju level Asia hingga dunia,” ujar Taufik.
Senada dengan itu, Ketua Pengprov Gulat Lampung Mahtub Djaiz menyebut keikutsertaan atlet muda ini diharapkan mampu menumbuhkan pengalaman bertanding, mental juara, dan karakter sportif, baik di nomor gulat matras maupun gulat pasir.
Pada Kejuarnas Invitasi tersebut, Lampung menurunkan satu pelatih dan tiga atlet, yakni ( red).









