Serambi Lampung.com – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Lampung resmi membuka kejuaraan tahunan Lampung Open 2026, Sabtu (4/4/2026).
Ajang ini menjadi fokus pembinaan atlet, khususnya pada nomor freestyle inline, sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
Ketua KONI Lampung, Taufik Hidayat, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurut dia, kompetisi rutin menjadi wadah penting bagi atlet untuk mengukur hasil latihan sekaligus meraih prestasi.
Ia berharap Perserosi Lampung terus menghadirkan agenda kejuaraan berkelanjutan. Target besar yang dibidik adalah PON, dengan harapan cabang sepatu roda tidak hanya mempertandingkan skateboard, tetapi juga nomor freestyle inline yang berpotensi menyumbang medali.
Sementara itu, Ketua Perserosi Lampung, Sibli Rais, menjelaskan bahwa dari tujuh nomor di bawah naungan Perserosi, skateboard telah lebih dulu mengamankan tiket menuju PON 2028. Capaian itu diraih setelah sukses menyumbang medali perak pada ajang eksibisi di Aceh.
Namun, kata dia, fokus jangka panjang kini diarahkan pada nomor freestyle. Perserosi optimistis nomor tersebut akan dipertandingkan secara resmi pada PON 2032.
“Untuk PON 2032, kami menargetkan bisa menyiapkan tujuh nomor sekaligus. Khusus freestyle, kami sangat optimistis karena talenta atlet, baik putra maupun putri, cukup mumpuni. Target kami adalah medali emas,” ujar Sibli.
Melalui Lampung Open 2026, Perserosi berharap lahir bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Lampung di tingkat nasional. Selain itu, ajang ini juga diharapkan mendorong pengurus pusat untuk memperbanyak nomor freestyle dalam agenda multievent nasional.
( Red).









