Janji Pembangunan Kota Metro Belum Terlihat di Tahun Pertama Bambang–Rafieq

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oto: Tampak sejumlah tuas jalan masih dalam kondisi memprihatinkan di Kota Metro (ist).

Oto: Tampak sejumlah tuas jalan masih dalam kondisi memprihatinkan di Kota Metro (ist).

Serambi Lampung.com – Setahun kepemimpinan Bambang–Rafieq di Kota Metro belum menampakkan gebrakan signifikan. Pembangunan infrastruktur di Bumi Sai Wawai dinilai stagnan, sementara sejumlah persoalan dasar  mulai dari jalan rusak, ancaman banjir, hingga minimnya penerangan jalan umum—masih membayangi warga.

Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, berbagai titik jalan berlubang belum tertangani serius. Keluhan warga terus berulang, terutama di kawasan permukiman yang menjadi akses harian.

Salah satu potret yang kerap disorot berada di Jalan Bulak Sari, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat. Jalan lingkungan itu disebut dibiarkan rusak parah tanpa perbaikan berarti selama bertahun-tahun.

Baca Juga :  Program Bantuan Hukum Desa Tuai Polemik, DPRD Lamsel Akan Pangil Kadis PMD dan Insfektorat

Darmo, warga setempat, mengaku kecewa. Menurut dia, sejak Bambang–Rafieq menjabat, Jalan Bulak Sari tak kunjung diperbaiki, meski kondisinya kian memburuk. “Aspalnya sudah tidak kelihatan, bercampur tanah dan lumpur. Harusnya segera diperbaiki. Ini sudah sekitar tiga tahunan rusaknya,” kata Darmo, Minggu, 1 Maret 2026.

Warga berharap ada pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah yang dinilai terabaikan. “Sampai sekarang belum pernah ada perbaikan. Padahal jalan lingkungan lain sudah bagus. Harusnya di sini juga diperhatikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sigap dan Berani! Aipda Deni Evakuasi Truk Terperosok di Tanjakan Berbahaya Desa Maja

Kondisi jalan makin memprihatinkan saat hujan turun. Permukaan menjadi licin dan tergenang air, membahayakan pengendara. Darmo menyebut, pernah ada mobil yang miring karena terperosok. “Kalau hujan deras, jalan tertutup genangan,” katanya.

Warga mendesak Pemerintah Kota Metro turun langsung meninjau kondisi tersebut dan segera melakukan pengaspalan atau perbaikan permanen. Akses Jalan Bulak Sari dinilai krusial bagi mobilitas harian masyarakat. “Kalau sudah diperbaiki, pengendara motor jadi lebih nyaman. Aktivitas warga juga lancar,” pungkas Darmo. (Dd)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Lampung Survei Venue di Lampung Selatan, Siapkan PON 2032
KONI Lampung Dorong Revitalisasi PKOR Way Halim demi Dukung Prestasi Atlet
Diskominfo Lamsel Optimalisasi Media Sosial
65 Peserta Ikut Ajang Muli Mekhanai Lampung Selatan
Warga Tulang Bawang Sumringah, Jalan Rusak 30 Tahun Akhirnya Diperbaiki
Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi, Mahasiswa Didorong Aktif Tentukan Arah Pembangunan
Inflasi Lampung Terendah Nasional, Pemprov Perkuat Pengendalian Harga Pasca Lebaran 2026
KONI Lampung Genjot Sepak Bola Putri, Bidik Unggulan PON 2032
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 12:12 WIB

KONI Lampung Survei Venue di Lampung Selatan, Siapkan PON 2032

Rabu, 8 April 2026 - 22:04 WIB

KONI Lampung Dorong Revitalisasi PKOR Way Halim demi Dukung Prestasi Atlet

Rabu, 8 April 2026 - 13:02 WIB

Diskominfo Lamsel Optimalisasi Media Sosial

Rabu, 8 April 2026 - 10:07 WIB

65 Peserta Ikut Ajang Muli Mekhanai Lampung Selatan

Senin, 6 April 2026 - 21:01 WIB

Warga Tulang Bawang Sumringah, Jalan Rusak 30 Tahun Akhirnya Diperbaiki

Berita Terbaru

Plt Kepala Diskominfo Lamsel Hendry Kurniawan tengah memberikan informasi terkait optimalisasi pengelolaan media sosial. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Diskominfo Lamsel Optimalisasi Media Sosial

Rabu, 8 Apr 2026 - 13:02 WIB

Foto.Diskominfo Lamsel

Lampung Selatan

65 Peserta Ikut Ajang Muli Mekhanai Lampung Selatan

Rabu, 8 Apr 2026 - 10:07 WIB