TKPK Lamsel Rakor Guna Rumuskan Penanggulangan Kemiskinan

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Bidang Ekobang Setdakab Lamsel Tri Umaryani pimpin rakor TKOK, Selasa, 23 Juni 2026. ( Foto:Juwantoro)

Asisten Bidang Ekobang Setdakab Lamsel Tri Umaryani pimpin rakor TKOK, Selasa, 23 Juni 2026. ( Foto:Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Daerah Kabupaten Lampung Selatan, menggelar rapat koordinasi, guna merumuskan formula penanggulangan kemiskinan menuju masyarakat yang sejahtera.

Rapat yang digelar di Aula Rajabasa, Selasa, 23 Juni 2026 itu diikuti sejumlah OPD, instasi vertikal, akademisi, NGO, media massa dan sejumlah pihak lainnya.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung SelatanTri Umaryani, mengatakan angka kemiskinan di Lamsel sebesar 12,05 persen dan kemiskinan ekstrim 0,60 persen pada tahun 2025. Namun demikian, kabupaten ini masih berada di atas rata-rata Provinsi Lampung 10 persen dan Nasional 8,47 persen.

Baca Juga :  493 JCH Siap Berangkat Ke Tanah Suci Mekah

“Oleh karena itu, rapat ini menjadi momen penting sebagai sarana evaluasi yang telah dilaksanakan sebelumnya,” ujarnya.

Dia pun menekankan, penanganan kemiskinan harus tepat sasaran. Namun, penanganan itu harus terlebih dahulu berbasis data.

“Makanya, lakukan validasi sesuai lokus dan lakukan mapping. Sehingga, penanganan prioritas dan program apa yang ampuh dapat terlaksana serta dapat termonitor capaian-capaiannya,”katanya.

Disisi lain, Tri menyatakan, agar penanganan kemiskinan tidak bisa menggunakan satu instrumen saja. Tapi, harus ada intervensi dari pihak-pihak tekait.

“Ya, kita contoh bagaimana keadaan rumahnya. Lalu, dilihat bagaimana kondisi jalannya dan kehidupannya sehari-hari. Kalau, aksesnya belum baik, bisa dari Dinas PU, kalau ekonominya dari Dinas Sosial. Jadi harus ada intervensi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Lampung Selatan Dapat Alokasi Pupuk Bersubsidi Capai 107.189 Ton

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Lampung Selatan Aryan Saruhian, menyatakan tahun 2026 Lamsel telah menetapkan 35 lokus kemiskinan. Maka, untuk memastikan agar penanggulangan kemiskinan itu dapat tepat sasaran, tepat program dan berbasis data yang valid, dapat menggunakan data desil 1-4. Dimana data sampai dengan desil 4 tercatat 554.776.

“Ya, fokuskan kesana. Minimal 50 persen program yang ada di OPD dapat menyentuh desil 1-4, karena ini juga sudah diminta oleh BPK dan BPKP,” katanya. (Adi.s)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI Lamsel Matangkan Persiapan Hadapi Porwanas
Puluhan Wartawan Uji Kemampuan Dunia Digital
PWI Lampung Selatan Dukung IKD
Perumda Tirta Jasa Lamsel Akan Pasang Booster Pump, Sebagai Solusi Air Bersih
Pemkab Lamsel Akan Salurkan Beras Bapang
Ketua DPRD dan Bupati Lampung Selatan Hadiri Upacara di TMP Kusuma Bangsa Kalianda
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Lingkungan 08 Kalianda Ikuti Jalan Sehat
Bupati Egi Siap Kolaborasi dengan PWI Pada HPN dan Porwanas 2027
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:33 WIB

PWI Lamsel Matangkan Persiapan Hadapi Porwanas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Puluhan Wartawan Uji Kemampuan Dunia Digital

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:02 WIB

PWI Lampung Selatan Dukung IKD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Perumda Tirta Jasa Lamsel Akan Pasang Booster Pump, Sebagai Solusi Air Bersih

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Pemkab Lamsel Akan Salurkan Beras Bapang

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lamsel Matangkan Persiapan Hadapi Porwanas

Senin, 24 Agu 2026 - 13:33 WIB

Bandar Lampung

Fahrurrozi Resmi Jadi Manager Atletik SIWO PWI Lampung

Sabtu, 22 Agu 2026 - 20:48 WIB

Bandar Lampung

PWI Lampung Tunjuk Afrizal Sebagai Manager Cabor Billyar

Sabtu, 22 Agu 2026 - 20:34 WIB