POBSI Lampung Minta Dukungan KONI, Soroti Minimnya Pelatih dan Wasit Berlisensi

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Sekertaris POBSI Lampung Hary Bansawan bersam sejumlah pengurus (dok KONI Lampung)

Poto: Sekertaris POBSI Lampung Hary Bansawan bersam sejumlah pengurus (dok KONI Lampung)

SERAMBI LAMPUNG.com – Persiapan atlet biliar Lampung menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) masih dibayangi persoalan mendasar.

Di tengah meningkatnya aktivitas kompetisi, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Lampung justru menghadapi keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas pembinaan.

Persoalan tersebut disampaikan pengurus POBSI Lampung saat beraudiensi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung di ruang kerja Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria, Jumat (3/7).

Dalam pertemuan itu, Sekretaris POBSI Lampung, Hary Bangsawan mengatakan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini adalah penambahan pelatih dan wasit yang memiliki lisensi resmi. Menurut dia, keterbatasan tersebut menjadi tantangan serius dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

“Untuk mengikuti kejuaraan nasional, kami masih kekurangan pelatih berlisensi. Saat ini POBSI Lampung hanya memiliki satu pelatih yang memiliki lisensi resmi,” kata Hary.

Ia menjelaskan, pembinaan atlet biliar di Lampung selama ini masih mengandalkan inisiatif masing-masing atlet. Sebagian besar atlet mengasah kemampuan melalui latihan mandiri dan mengikuti berbagai turnamen sebagai ajang menambah pengalaman bertanding.

Baca Juga :  Nazwar Basyuni Ingatkan KONI Lamsel dan Tubaba Susun Kepengurusan Secara Cermat dan Bertanggung Jawab

Di sisi lain, Lampung dalam beberapa tahun terakhir cukup sering dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan biliar tingkat nasional hingga internasional. Kondisi itu, menurut Hary, seharusnya diimbangi dengan ketersediaan pelatih dan wasit berlisensi yang memadai agar kualitas pembinaan maupun penyelenggaraan pertandingan terus meningkat.

“Karena itu kami berharap ada dukungan dari KONI untuk memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi pelatih maupun wasit. Kebutuhan ini sudah cukup mendesak,” ujarnya.

POBSI Lampung juga mengusulkan penambahan sarana latihan berupa meja carom dan snooker. Pengadaan fasilitas tersebut dinilai penting untuk membuka peluang lahirnya atlet-atlet pada nomor carom, snooker, dan english billiards yang selama ini belum berkembang optimal di Lampung.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria, mengatakan setiap kebutuhan cabang olahraga akan dipetakan dan disusun berdasarkan skala prioritas agar pembinaan berjalan lebih efektif.

Baca Juga :  Sekda Metro Hadiri Bakti Sosial HKKI, Tekankan Pentingnya Skrining Dini Kanker Serviks

“Kita tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan secara bersamaan. Namun, cabang olahraga yang masih kekurangan pelatih berlisensi akan menjadi perhatian. Kita dorong agar pelatihan tingkat nasional dapat diselenggarakan di Lampung sehingga lebih banyak pelatih dan wasit yang memperoleh lisensi,” ujar Riagus.

Menurut dia, pemetaan kebutuhan seluruh cabang olahraga menjadi bagian dari strategi KONI Lampung dalam memperkuat pembinaan atlet menuju BK PON hingga PON. Dengan mengetahui kondisi riil di lapangan, program yang dijalankan diharapkan lebih tepat sasaran.

“Target kita bukan hanya memenuhi kebutuhan organisasi, tetapi memastikan pembinaan atlet berjalan lebih baik sehingga prestasi olahraga Lampung terus meningkat di tingkat nasional,” kata Riagus. (Lim).

 

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tandan Kosong Sawit Disulap Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru, PTPN I Gandeng IPB
Gaji PPPK PW Belum Diterima, Ini Perbedaanya
Rakor Mingguan Tertutup Tanpa Alasan Jelas
Kejuaraan Gubernur Lampung Badminton Open 2026 Lahirkan Juara dan Talenta Berprestasi
Gaji PPPK PW Lamsel Tunggu Proses Pengupload -an SKP Selesai
ICF 2026 di Bali, PTPN I Bawa Deli Nusantara dan Golden Djawa ke Pasar Dunia
Pemkab Lampung Selatan Diusulkan Dapat Dana Fiskal
PTPN I Dukung Pemprov Jabar Hijaukan Lahan Cikembang
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Tandan Kosong Sawit Disulap Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru, PTPN I Gandeng IPB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Gaji PPPK PW Belum Diterima, Ini Perbedaanya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Rakor Mingguan Tertutup Tanpa Alasan Jelas

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Kejuaraan Gubernur Lampung Badminton Open 2026 Lahirkan Juara dan Talenta Berprestasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Gaji PPPK PW Lamsel Tunggu Proses Pengupload -an SKP Selesai

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi

Lampung Selatan

Gaji PPPK PW Belum Diterima, Ini Perbedaanya

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:20 WIB

Rakor Minggu di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lampung Selatan tertutup untuk media. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Rakor Mingguan Tertutup Tanpa Alasan Jelas

Senin, 5 Okt 2026 - 15:14 WIB

Foto Ilustrasi

Lampung Selatan

Gaji PPPK PW Lamsel Tunggu Proses Pengupload -an SKP Selesai

Senin, 5 Okt 2026 - 13:03 WIB