Permintaan Kurban Meningkat, Penjualan Sapi Lampung Naik 40 Persen dan Domba 121 Persen

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG — Provinsi Lampung kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu lumbung ternak nasional dengan meningkatnya permintaan dan penjualan hewan kurban pada Tahun 2026.

Peningkatan signifikan terjadi pada komoditas sapi dan domba yang menjadi penopang utama kebutuhan kurban di berbagai daerah menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si, mengatakan tingginya permintaan hewan kurban dari berbagai wilayah menjadi indikator kuat bahwa kualitas dan ketersediaan ternak asal Lampung semakin dipercaya masyarakat.

“Provinsi Lampung terus berkontribusi besar dalam menyuplai ternak kurban ke berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa sektor peternakan Lampung memiliki daya saing dan kapasitas produksi yang baik,” ujar Lili Mawarti, Jumat (29/5/2026).

Berdasarkan data sementara penjualan ternak kurban antarprovinsi dan antarkabupaten/kota di Provinsi Lampung, penjualan sapi pada tahun 2026 mencapai 60.429 ekor atau meningkat 40,15 persen dibanding tahun 2025 yang tercatat sebanyak 43.116 ekor.

Sementara itu, penjualan kerbau meningkat dari 242 ekor pada tahun 2025 menjadi 337 ekor pada tahun 2026 atau naik sebesar 39,25 persen.

Baca Juga :  Rakor Penanganan Banjir, Pemprov Lampung Libatkan BBWS hingga BPBD

Peningkatan tertinggi terjadi pada komoditas domba. Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 1.764 ekor, sedangkan tahun 2026 meningkat menjadi 3.912 ekor atau naik sekitar 121,76 persen.

Di sisi lain, ternak kambing mengalami sedikit penurunan dari 143.335 ekor pada tahun 2025 menjadi 139.917 ekor pada tahun 2026 atau turun sebesar 2,38 persen.

Menurut Lili Mawarti, penurunan pada ternak kambing dimungkinkan terjadi karena adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam pelaksanaan kurban.

“Penurunan kambing dapat disebabkan karena sebagian masyarakat mulai beralih melakukan kurban menggunakan sapi, kerbau maupun domba,” jelasnya.

Ia menambahkan, data tersebut diperoleh dari data lalu lintas ternak antarprovinsi serta data Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) Wilayah Lampung.

Selain memenuhi kebutuhan ternak kurban di dalam Provinsi Lampung, pengiriman hewan kurban asal Lampung juga dilakukan ke berbagai daerah di Indonesia.

Untuk ternak sapi, distribusi dilakukan ke DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.

Sedangkan pengiriman kambing dan domba dilakukan ke DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, serta Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Sinkronisasi Data Pendidikan, Kunci Peningkatan IPM Lampung lewat RMDku

Lonjakan pasokan sapi dan domba tersebut sejalan dengan meningkatnya kapasitas peternak, membaiknya sistem distribusi dan lalu lintas ternak, serta pengawasan kesehatan hewan yang semakin ketat menjelang Iduladha.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama APPSI juga terus memperkuat kemitraan antara peternak, pengepul, dan lembaga kurban nasional guna memastikan kebutuhan hewan kurban terpenuhi secara optimal.

“Kami terus mendorong peternak menjaga kualitas dan kesehatan ternak agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Dengan potensi peternakan yang dimiliki, Lampung optimistis dapat terus menjadi salah satu daerah penyangga utama kebutuhan ternak nasional,” pungkasnya.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung juga mengimbau masyarakat untuk memilih hewan kurban yang sehat, cukup umur, dan telah melalui pemeriksaan petugas kesehatan hewan. Posko pemeriksaan kesehatan hewan turut disiapkan di sejumlah titik keluar-masuk ternak guna memastikan hewan kurban yang aman, sehat, dan sesuai syariat.(*Dinas Kominfotik Provinsi Lampung*)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Masuki Tahap Pandangan Umum Fraksi – Fraksi DPRD Provinsi Lampung
Gubernur Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Pesawaran 
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi dan Dukung Program Prioritas Nasional
Gubernur Lampung Bersama Kajati Turun Langsung Pastikan Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal
Wagub Lampung Dampingi Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Dukung Data Berkualitas
Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung
PHC Ubah Wajah Perkebunan Kopi Lampung, Gubernur Mirza Dorong Produktivitas Kopi Meningkat
RAT KPRI Saptawa Tahun Buku 2025, Pemprov Lampung Dorong Penguatan Koperasi yang Profesional, Sehat, dan Mandiri
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:59 WIB

Gubernur Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Pesawaran 

Senin, 13 Juli 2026 - 22:58 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi dan Dukung Program Prioritas Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 22:52 WIB

Gubernur Lampung Bersama Kajati Turun Langsung Pastikan Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:50 WIB

Wagub Lampung Dampingi Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Dukung Data Berkualitas

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:47 WIB

Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung

Berita Terbaru

Poto: Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat

Lampung

KONI Lampung Bidik Gateball Jadi Lumbung Medali di PON 2028

Sabtu, 18 Jul 2026 - 23:34 WIB