ASDP Diminta Evaluasi! Pengguna Protes Tarif Parkir Pelabuhan Eksekutif

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Parkir Kendaraan di Deramaga  Eksekutif Bakauheni Lampung ( ist).

Lokasi Parkir Kendaraan di Deramaga Eksekutif Bakauheni Lampung ( ist).

SERAMBI LAMPUNG.COM  Lamsel  – Keluhan muncul dari sejumlah pengendara yang memanfaatkan fasilitas parkir di kawasan Pelabuhan Eksekutif Bakauheni. Mereka menilai tarif parkir yang diberlakukan terlalu mahal, bahkan untuk durasi singkat.

Salah satu pengguna jasa, yang enggan disebutkan namanya, mengaku membayar tiket parkir sebesar Rp8.000 meskipun hanya berada di area parkir kurang dari satu jam.

“Saya pikir terlalu mahal biaya parkir di Pelabuhan Eksekutif Bakauheni ini. Saya parkir sebentar, belum sampai satu jam, tapi sudah kena Rp8.000,” keluhnya, Minggu (29/6/2025).

Keluhan serupa disampaikan Burhan, pengendara lainnya. Ia bahkan pernah dikenakan tarif Rp11.000 meski hanya berada di lokasi tidak lebih dari lima menit.

Baca Juga :  Menata Mimpi PON 2032 dari Halaman Kampus

“Waktu itu saya salah jalan, terpaksa masuk area Pelabuhan Eksekutif. Tapi saat keluar, saya ditagih Rp11.000. Saya sempat emosi juga, karena cuma beberapa menit saja,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Manajer Mall Eksekutif ASDP, Wily Hardianto, menjelaskan bahwa tarif yang berlaku sudah ditetapkan berdasarkan ketentuan dari pengelola parkir resmi.

“Tarif satu jam pertama memang dikenakan Rp7.000. Itu sesuai dengan aturan yang diterapkan oleh PT Secure Parking Indonesia (SPI) sebagai pengelola parkir yang ditunjuk oleh PT Ipro Indonesia,” jelas Wily.

Ia menambahkan, SPI juga mengelola parkir di beberapa lokasi lain seperti Mall Bumi Kedaton di Bandar Lampung dengan tarif serupa. “Silakan bandingkan. Tarifnya sama,” tambahnya.

Baca Juga :  ATR/BPN Lampung Selatan Gandeng APH, 1.000 Bidang Tanah Ditargetkan Tersertifikasi Lewat PTSL 2026

Sebagai informasi, PT Ipro Indonesia merupakan perusahaan patungan antara dua BUMN, yakni PT ASDP Indonesia Ferry dan PT PP (Pembangunan Perumahan). Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan, konstruksi, dan manajemen properti yang mendukung operasional bisnis kedua induknya.

Untuk mendukung layanan parkir di Pelabuhan Eksekutif Bakauheni, PT Ipro menunjuk PT Secure Parking Indonesia sebagai operator resmi.

Meski demikian, keluhan masyarakat soal transparansi dan kesesuaian tarif dengan durasi parkir menjadi catatan penting. Banyak pengguna berharap adanya evaluasi terhadap sistem parkir agar layanan publik lebih ramah pengguna dan tidak menimbulkan keresahan. ( red).

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes dan PWI Lamsel Gelar Latihan Orado
Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi
Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung
Kades Pematang Baru Masih Kosong
Wirahadikusumah Kantongi 444 Dukungan, Bakal Calon Ketua PWI Lampung Tunggu Verifikasi
Sudah Setor Rp496 Juta, Aset Tetap Dilelang Rp621 Juta, Warga Lampung Barat Keberatan
Kantah Lampung Selatan Luncurkan Inovasi Perintis
PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Buka Peluang Kolaborasi
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Dinkes dan PWI Lamsel Gelar Latihan Orado

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Wirahadikusumah Kantongi 444 Dukungan, Bakal Calon Ketua PWI Lampung Tunggu Verifikasi

Berita Terbaru

Kepala Dinkes Lampung Selatan Devi dan jajaran tengah menghadapi tim orado PWI Lamsel

Lampung Selatan

Dinkes dan PWI Lamsel Gelar Latihan Orado

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:31 WIB

Oplus_131072

Lampung Selatan

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:57 WIB