SERAMBI LAMPUNG – Arus lalu lintas di Jalan Raya Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan putus. Pasalnya, dua kendaraan sarat muatan patah ambles tepat di badan jalan tersebut, Selasa, 10 Februari 2026.
Akibatnya, kendaraan roda empat yang hendak menuju Jalan Trans Sumatera dan menuju ke wilayah Kecamatan Palas tidak dapat melintasi Jalan Raya Desa Kekiling.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi Lampung.Com, Truk Fuso patah as rodanya sejak Senin, 9 Februari 2026. Namun, hingga Selasa, 10 Februari 2026 belum juga selesai diperbaiki.
Sementara itu, pada Selasa, 10 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB satu kendaraan truk colt Diesel dari arah berlawanan yang hendak menuju ke Palas bagian ban nya ambles disamping truk Fuso. Akibatnya, arus lalu lintas terputus. Sebab, dua kendaraan bermuatan melebihi tonase menghalangi arus lalu lintas.
Warga Dusun Sampang, Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan mengarahkan arus lalu lintas ke arah Desa Kuripan, Kecamatan Penengahan. Namun, jarak tempu kendaraan semakin jauh bagi yang hendak menuju Jalan Trans Sumatera.
Camat Penengahan Hermawan, ketika dikonfirmasi menyatakan telah melakukan koordinasi baik dengan aparat kepolisian setempat dan pihak Dinas Perhubungan Lampung Selatan.
“Kami sudah mencoba koordinasj dengan aparat kepolisian dan pihak Dishub Lampung Selatan. Namun, hingga kini kendaraan belum bisa melintasi Jalan Raya Desa Kekiling. Kalau ada saran dan masukan baiknya bagaimana ya?,”ujarnya.
Dilain pihak Plt Kepala Dishub Lampung Selatan Djuanda, ketika ditanya kewenangan Jalan Raya Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, menyatakan kalau, lihat wilayahnya itu masuk jalan Kabupaten Lamsel dan hal itu menjadi tanggungjawab Pemda setempat di bawah Dinas PUPR Lamsel.
“Tapi, untuk arus lalu lintasnya, ya terpaksa di putus dulu jalurnya buat mobil masuk.harus di alihkan arus lalulintasnya. Harusnya kenek truk itu yang mengalihkannya atau warga sekitar sampai mobilnya bisa beres,*ujarnya.
Selain itu, kata dia, kalau di jalan kabupaten bisa warga sekitar atau aparat desa sekitar. Tapi, kalau jalan nasional pasti polisi dan Dishub turun tangan. “Tapi, Saya coba orang perhubungan untuk cek lokasinya ya,”katanya. (MAN)









