Wujud Kampus Inklusif, UIN Raden Intan Lampung Luluskan Doktor Penyandang Disabilitas Pertama

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Promovendus Supron Ridisno bersama para penguji

Promovendus Supron Ridisno bersama para penguji

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus inklusif dengan meluluskan doktor penyandang disabilitas pertama dalam Program Studi (Prodi) S3 Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Pascasarjana. Ujian promosi doktor ini digelar pada Jumat (28/02/2025) di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung.

Promovendus, Supron Ridisno, mahasiswa Program Doktor PMI, berhasil mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Kebijakan Pemerintah Daerah Guna Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Provinsi Lampung” di hadapan dewan penguji.

Meskipun memiliki keterbatasan penglihatan, ia menyoroti implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam pemberdayaan penyandang disabilitas di Provinsi Lampung. Supron mengulas bagaimana regulasi daerah dalam pendidikan inklusi dan ketenagakerjaan diterapkan, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Menurutnya, peran pemerintah daerah dalam mendorong keterlibatan sektor swasta sangat penting untuk meningkatkan peluang kerja bagi kelompok ini.

Baca Juga :  Prof Omar: Pembangunan Fisik Memiliki Konsekuensi Sosial Terhadap Masyarakat

Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengungkap bahwa meskipun ada kebijakan yang mendukung, hambatan seperti keterbatasan tenaga pendidik  profesional, akses media pendidikan, serta minimnya pelatihan kerja masih menjadi kendala utama.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD, yang juga bertindak sebagai Ketua Sidang, memberikan apresiasi atas capaian Supron, seorang penyandang tuna netra. Ia menekankan pentingnya ketekunan dan kepercayaan diri dalam meraih prestasi, termasuk bagi penyandang disabilitas.

“Kampus ini berkomitmen memberikan kesempatan yang setara bagi semua, dan pencapaian Supron menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan halangan untuk meraih gelar akademik tertinggi,” ujarnya.

Selain itu, Prof Wan mendorong para akademisi untuk terus menghasilkan penelitian yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam bidang pemberdayaan penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Pemerintah Pekon Kotakarang Salurkan Beasiswa kepada 24 Mahasiswa

Ia berharap hasil riset Supron dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang lebih efektif dan aplikatif.

Setelah melalui sesi tanya jawab dengan tim penguji, Supron dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor ke-359 di UIN Raden Intan Lampung. Usaha Supron membuahkan hasil yang terbaik dengan mendapat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang sangat baik.

Dalam ujian promosi Supron, hadir Rektor sebagai ketua sidang, kemudian Prof Dr Ruslan Abdul Ghofur MSi yang juga Direktur Pascasarjana UIN RIL sebagai Penguji I, Prof Dr H Syarifudin Basyar MAg sebagai Penguji II, Dr H Jasmadi MAg sebagai Penguji III, Prof Dr Ari Darmastuti MA sebagai Penguji IV, Dr H M Saifuddin MPd sebagai Penguji V, serta Dr Hj Rini Setiawati MSosI sebagai Sekretaris Sidang. (Rls-An/AH)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FK Unila Edukasi Siswa soal Hipertensi dan Sindrom Metabolik Lewat ARTEMIS
Disdik Lamsel Dapat Banpem Rp3, 1 Miliar
Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan
Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja
Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN
Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat
Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

FK Unila Edukasi Siswa soal Hipertensi dan Sindrom Metabolik Lewat ARTEMIS

Senin, 14 September 2026 - 07:32 WIB

Disdik Lamsel Dapat Banpem Rp3, 1 Miliar

Selasa, 8 September 2026 - 09:00 WIB

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan

Selasa, 8 September 2026 - 08:50 WIB

Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

Senin, 7 September 2026 - 22:21 WIB

Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan oleh Menteri ATR/Kepala BPN

Berita Terbaru

Kepala Dinkes Lampung Selatan Devi dan jajaran tengah menghadapi tim orado PWI Lamsel

Lampung Selatan

Dinkes dan PWI Lamsel Gelar Latihan Orado

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:31 WIB

Oplus_131072

Lampung Selatan

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:57 WIB