DPRD Lamsel Memanas, Muhammad Junaidi Dorong Fokus ke Pendidikan Gratis SD-SMP

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC Partai Demokrat Lamsel Muhammad Junaidi

Ketua DPC Partai Demokrat Lamsel Muhammad Junaidi

SERAMBI LAMPUNG – Dinamika politik di DPRD Kabupaten Lampung Selatan memanas, menyusul polemik terkait kinerja Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam pergeseran anggaran tanpa melalui pembahasan intensif bersama pimpinan dewan. Sebagian legislator menyebut TAPD tidak profesional, sementara lainnya menilai langkah itu sebagai respons adaptif terhadap kebutuhan daerah.

Di tengah silang pendapat tersebut, Ketua DPRD Lamsel Memanas, Muhammad Junaidi Dorong Fokus ke Pendidikan Gratis SD-SMP, menyerukan agar Fraksi Demokrat tidak terjebak dalam konflik internal yang dianggapnya kurang produktif.

“Polemik soal pokir dan pergeseran anggaran sebaiknya dihentikan. Energi seharusnya difokuskan kembali pada pembahasan APBD Perubahan, khususnya menyangkut pendidikan dasar,” tegas Junaidi kepada wartawan, Minggu (15/6/2025).

Sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Dapil Lampung Selatan, Junaidi menekankan pentingnya pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 3/PUU-XXIII/2024 yang mewajibkan pemerintah dan pemda menjamin pendidikan dasar tanpa biaya, termasuk di sekolah negeri dan swasta.

Baca Juga :  Wabup Lamsel Syaiful Anwar Lepas Sahabat Pers Menuju Puncak HPN di Banten

Ia mendorong agar DPRD Lamsel dan pihak eksekutif memperbesar alokasi anggaran untuk Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sebagai bentuk implementasi nyata dari putusan tersebut.

“Putusan MK sudah sangat jelas. Maka fokus kita seharusnya memperkuat BOSDA. Ini bukan sekadar politik anggaran, tapi keberlanjutan pendidikan dasar anak-anak kita,” ujar pria yang akrab disapa Bung Adi itu.

Menurutnya, pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD yang dijadwalkan Rabu, 18 Juni 2025 mendatang, harus dijadikan momen koreksi dan afirmasi anggaran yang berpihak pada sektor esensial seperti pendidikan.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Lamsel Zita Anjani Menyerahkan Peserta Program Kids Takeover Kepada Perangkat Daerah

“Daripada saling menyalahkan soal pokir dan infrastruktur yang sudah jadi prioritas bupati, lebih baik kita dorong sektor pendidikan. Apalagi ini momentum penerimaan siswa baru,” tambahnya.

Ia merinci, Kabupaten Lampung Selatan memiliki 639 SD dan 279 SMP, dengan jumlah siswa mencapai 68.586 di tingkat SD dan 40.922 di tingkat SMP. BOSDA, lanjutnya, bisa menjadi solusi konkret untuk menutup kekurangan biaya operasional sekolah yang tidak tercover oleh dana BOS pusat.

“Lampung Selatan bisa jadi pelopor pelaksanaan pendidikan gratis sesuai putusan MK. Ini bukan retorika, tapi investasi nyata untuk masa depan. Anak-anak itu adalah anak-anak kita, masa depan Lampung Selatan,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi
Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung
Kades Pematang Baru Masih Kosong
Wirahadikusumah Kantongi 444 Dukungan, Bakal Calon Ketua PWI Lampung Tunggu Verifikasi
Sudah Setor Rp496 Juta, Aset Tetap Dilelang Rp621 Juta, Warga Lampung Barat Keberatan
Kantah Lampung Selatan Luncurkan Inovasi Perintis
PWI Lampung Selatan dan Grand Elty Krakatoa Buka Peluang Kolaborasi
Kantah Lampung Selatan Partisipasi Dalam Percepatan Integrasi NIB dan NOP
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kantah dan BPPRD Lamsel Lakukan Studi Tiru Pemanfaatan Peta ZNT Ke Kota Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Hidayatullah M.Pd MM Kembali Pimpinan Perhimpunan Al-Irsyad Wilayah Propinsi Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Sudah Setor Rp496 Juta, Aset Tetap Dilelang Rp621 Juta, Warga Lampung Barat Keberatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Kantah Lampung Selatan Luncurkan Inovasi Perintis

Berita Terbaru

Oplus_131072

Lampung Selatan

Kades Pematang Baru Masih Kosong

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:57 WIB

Blog

Iklan Kehilangan

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:50 WIB