Mengenal Lebih Dekat Ketua Umum KONI Lampung: Menatap PON 2032

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Ketua Umum KONI LampungTaufik Hidayat

Poto: Ketua Umum KONI LampungTaufik Hidayat

Oleh: Muslim Pranata ( Ketua SIWO PWI Lampung).

Di balik geliat dan capaian olahraga prestasi di Provinsi Lampung, terdapat peran sentral seorang pemimpin yang bertugas mengonsolidasikan potensi, menyatukan visi, serta mengarahkan langkah ke tujuan besar.

Sosok itu adalah Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, yang memimpin pada fase krusial: pasca-PON XXI sekaligus menuju agenda besar PON 2032.

Menjadi Ketua Umum KONI bukan sekadar jabatan struktural. Posisi ini menuntut kepemimpinan yang kuat, kemampuan manajerial yang matang, serta kepekaan membaca arah perkembangan olahraga nasional. Terlebih, Lampung bersama Banten telah menyatakan kesiapan dan komitmen untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2032. Ini bukan hanya soal prestise, melainkan ujian kapasitas daerah dalam mengelola olahraga secara menyeluruh.

Dalam konteks tersebut, kepemimpinan Taufik Hidayat menjadi relevan untuk dicermati. Salah satu karakter yang menonjol adalah pendekatan kolaboratif. Ia memandang KONI sebagai rumah besar bagi seluruh cabang olahraga, bukan sebagai lembaga yang berdiri di atas kepentingan cabor.

Dialog, musyawarah, dan keterbukaan menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan. Pendekatan ini penting, mengingat persiapan menuju PON 2032 membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari olahraga, infrastruktur, anggaran, hingga sumber daya manusia.

Baca Juga :  Klarifikasi Terlambat, Kasus Bocah Natar Jadi Cermin Buram Layanan Kesehatan

Prestasi Lampung yang berhasil menembus 10 besar nasional pada PON XXI menjadi modal berharga. Namun, bagi Ketua Umum KONI Lampung, capaian tersebut bukan garis akhir. Justru, prestasi itu menjadi pijakan awal untuk membangun sistem pembinaan yang lebih kokoh dan berkelanjutan.

PON 2032 menuntut kesiapan jangka panjang, bukan program instan. Atlet yang akan berlaga nanti, sebagian besar harus mulai dipersiapkan sejak sekarang melalui pembinaan usia dini dan kompetisi berjenjang.

Dalam berbagai kesempatan, Taufik Hidayat menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang sehat dan profesional. Transparansi anggaran, perencanaan program yang terukur, serta evaluasi berbasis data menjadi prinsip yang terus didorong.

Hal ini sejalan dengan tuntutan publik yang semakin kritis, terlebih jika Lampung dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di Tanah Air. Keberhasilan PON tidak hanya diukur dari medali, tetapi juga dari tata kelola, pelayanan, dan dampak jangka panjang bagi daerah.

Baca Juga :  Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso Ikuti Retret di Akmil Magelang, Perkuat Kepemimpinan dan Disiplin

Lebih dari itu, persiapan menuju PON 2032 tidak boleh semata berorientasi pada event. Ketua Umum KONI Lampung memandang PON sebagai momentum akselerasi pembangunan olahraga daerah. Infrastruktur olahraga, kualitas pelatih, manajemen cabor, hingga karakter atlet harus dibenahi secara paralel.

Dengan demikian, PON 2032 tidak hanya menjadi pesta dua pekan, tetapi warisan (legacy) bagi generasi olahraga Lampung ke depan.

Tantangan ke depan tentu tidak ringan. Persaingan antar daerah semakin ketat, dinamika kebijakan nasional terus berkembang, dan ekspektasi masyarakat terhadap prestasi olahraga kian tinggi. Namun, dengan kepemimpinan yang visioner, terbuka, dan berpijak pada kerja kolektif, KONI Lampung memiliki peluang besar untuk menjawab tantangan tersebut.

Ketua Umum KONI Lampung bukan sekadar figur organisasi, melainkan penentu arah. Mengenal lebih dekat sosok ini memberi kita gambaran bahwa menuju PON 2032, Lampung tidak hanya menyiapkan atlet dan arena, tetapi juga menyiapkan kepemimpinan yang memahami arti prestasi, tanggung jawab, dan masa depan olahraga daerah. (*).

 

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wasit-Juri Digembleng Jelang Piala Kemenpora 2026, Aturan Baru World Aquatics Langsung Dipaka
Menuju PON, KONI Lampung Petakan Kekuatan Atlet Lewat Evaluasi Cabor
Bupati Hamartoni Siap Dukung PWI-SIWO Lampung Utara Hadapi Porwanas 2027
Lamsel  Siapkan Regulasi Penataan Kabel Internet, Dorong Kepastian Investasi Telekomunikasi
Regulasi Penataan Tiang dan Kabel Internet Jadi Sorotan Dialog Otonomi Daerah APKASI 2026
Seleksi Domino PWI Lampung Tuntas, Adi Kurniawan-Nizwar Jadi Pasangan Terbaik
SUP Lampung Mulai Menyala! Borong 3 Medali di Jakarta Open Meski Latihan Serba Terbatas
Jelang PON Beladiri 2026, Pertina Lampung Uji Kekuatan Lewat VIP Boxing
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:28 WIB

Wasit-Juri Digembleng Jelang Piala Kemenpora 2026, Aturan Baru World Aquatics Langsung Dipaka

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:46 WIB

Menuju PON, KONI Lampung Petakan Kekuatan Atlet Lewat Evaluasi Cabor

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:42 WIB

Bupati Hamartoni Siap Dukung PWI-SIWO Lampung Utara Hadapi Porwanas 2027

Senin, 6 Juli 2026 - 12:19 WIB

Lamsel  Siapkan Regulasi Penataan Kabel Internet, Dorong Kepastian Investasi Telekomunikasi

Senin, 6 Juli 2026 - 11:06 WIB

Regulasi Penataan Tiang dan Kabel Internet Jadi Sorotan Dialog Otonomi Daerah APKASI 2026

Berita Terbaru