Serambi Lampung.com – Suasana hangat dan penuh semangat terlihat di halaman UPTD Puskesmas Kalianda, Lampung Selatan, Selasa pagi (30/7), saat kegiatan BU DONA (Bank Untuk Donor Darah) digelar.

Kegiatan donor darah yang dimulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB ini mendapat sambutan antusias dari petugas kesehatan serta masyarakat sekitar wilayah kerja Puskesmas.
Program yang digagas oleh UPTD Puskesmas Kalianda ini merupakan bentuk sinergi bersama Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka mendukung peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kegiatan donor darah menjadi salah satu upaya nyata mendukung Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K), yang bertujuan mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB).
“Donor darah sangat penting, khususnya untuk menjamin ketersediaan darah bagi ibu hamil, ibu bersalin, dan ibu nifas yang mengalami perdarahan,” jelas R. Rusni Subianti, S. ST selaku PJ Inovasi Bu Dona.
Kegiatan ini tak hanya menjadi sarana membantu sesama, namun juga memberikan manfaat langsung bagi para pendonor.
Mengacu pada data Kementerian Kesehatan RI (2023), donor darah dapat mendeteksi dini penyakit, meningkatkan produksi sel darah merah, menjaga kesehatan jantung, serta membantu menstabilkan kondisi emosional dan mengurangi stres.
Dalam prosesnya, setiap pendonor terlebih dahulu menjalani skrining kesehatan untuk memastikan darah yang didonorkan aman dan bebas dari penyakit menular. Setelah itu, darah yang terkumpul akan dicatat sebagai stok yang siap membantu pasien yang membutuhkan, terutama untuk kasus-kasus kegawatdaruratan obstetri.
“Kami ingin mendorong partisipasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan bersama. Setetes darah yang diberikan bisa menjadi penyelamat bagi sesama,” ujar Kepala Psluskemas Kalianda Veryana Madiarta SKM.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah akan semakin meningkat. Selain menjadi ladang amal, donor darah juga berperan besar dalam memperkuat ketahanan sistem pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah Lampung Selatan.
“Mendonorkan darah adalah tindakan sederhana, namun berdampak luar biasa. Setetes darah Anda bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain.” tutup Veryana (*).
