Wakil Bupati Lamsel Buka OPM di Merbau Mataram

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lampung Selatan M.Syaiful Anwar tengah memantau operasi pasar murah di Lapangan Desa Merbau Mataram, Kecamatan Merbau Mataram, Selasa, 14 Oktober 2025. (Foto.Dok.Disdagprind Lamsel)

Wakil Bupati Lampung Selatan M.Syaiful Anwar tengah memantau operasi pasar murah di Lapangan Desa Merbau Mataram, Kecamatan Merbau Mataram, Selasa, 14 Oktober 2025. (Foto.Dok.Disdagprind Lamsel)

SERAMBI LAMPUNG – Wakil Bupati Lampung Selatan M.Syaiful Anwar membuka secara resmi operasi pasar murah (OPM) di Desa Merbau Mataram, Kecamatan Merbau Mataram, Selasa, 14 Oktober 2025.

Dalam sambutanya, M.Syaiful Anwar, operasi pasar murah ini sebuah kegiatan nyata dari pemerintah daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Tak lupa dia mengucapkan terima – kasih kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan beserta seluruh Dinas/Instansi pendukung serta seluruh pelaku usaha/perusahaan yang telah ikut berpartisipasi mensukseskan kegiatan OPM ini.

“Operasi Pasar Murah ini merupakan agenda rutin tahunan yang sudah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan,”ujarnya.

Warga antusias dalam operasi pasar murah dj Lapangan Desa Merbau Mataram

Menurut dia, kegiatan operasi pasar murah ini merupakan kelanjutan dari pasar murah tahap pertama yang telah sukses kita laksanakan sebelumnya pada 3 Maret hingga 24 Maret 2025 di 17 kecamatan. Untuk hari ini kita berada di Kecamatan Merbau Mataram sebagai titik yang kelima pelaksanaan pasar murah yang telah di mulai sejak 8 Oktober yang lalu dan Insya Allah akan berakhir pada 30 Oktober mendatang di Kecamatan Rajabasa.

Baca Juga :  Menikmati Buka Puasa di Tepi Laut, Sensasi Iftar by The Sea di Grand Elty Krakatoa

“Kegiatan ini bukan hanya kegiatan teknis, tetapi juga sebagai gerakan kolektif untuk melawan ketimpangan harga dan membantu masyarakat dalam menghadapi tekanan ekonomi. Sebab, kita semua merasakan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, LPG, dan gula, dalam beberapa waktu terakhir terus mengalami fluktuasi,”katanya.

Dia menjelaskan, kenaikan harga ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga menyentuh martabat hidup masyarakat kecil.
Masyarakat yang penghasilannya tetap. Namun, harga naik terus, mereka butuh solusi, bukan hanya simpati. Maka, itulah kita turun langsung ke lapangan. Dalam konteks nasional, kita tengah menghadapi tantangan besar, perubahan iklim, krisis pangan global serta ketegangan geopolitik yang mengganggu rantai pasokan pangan.

“Tapi, kita tidak boleh menjadikan itu alasan untuk berdiam diri. Pemerintah harus hadir. Bukan hanya melalui regulasi, tapi juga melalui aksi nyata dan kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat. Alhamdulillah Kabupaten Lampung Selatan terus berbenah dengan menjalankan program Agro Edu Wisata yang nantinya menjadi barometer baru dalam upaya peningkatan kesejahteraan di bidang pendidikan, ketahanan pangan dan pariwisata,”jelasnya.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pelanggaran UU ITE di Lampung Selatan: Polisi Sudah Periksa Lima Saksi

Dia menambahkan, Operasi Pasar murah ini merupakan salah satu bentuk nyata dari kehadiran pemerintah beserta swasta dan pelaku usaha di tengah masyarakat dalam rangka menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya mengajak semua pihak, aparatur kecamatan dan desa, pelaku UMKM, dan seluruh masyarakat untuk mengawal kegiatan ini agar tepat sasaran, efisien dan memberikan manfaat sebesar-besarnya.
Mari kita jadikan pasar murah ini bukan sekedar agenda tahunan, tapi sebagai gerakan sosial ekonomi yang berkelanjutan, demi mewujudkan Lampung Selatan Maju menuju Indonesia Emas 2045,”tambahnya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua TP PKK Lamsel Zita Anjani Menyerahkan Peserta Program Kids Takeover Kepada Perangkat Daerah
Bupati Lamsel Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pekerja Rentan
Debit Air Kurang, Di Keluhkan Warga
59 Kebakaran Terjadi di Lampung Selatan, Kalianda dan Natar Jadi Wilayah Terbanyak
Sejumlah Sekolah Di Lamsel Minim Siswa Baru
Saat Lansia Tak Lagi Berjuang Sendiri, Puskesmas Kalianda Hadir Lewat PETA RAHASIA
Penyerapan Belanja Daerah Lamsel Capai 36,63 Persen
Bagian Adbang Setdakab Subang Silaturahmi ke Pemkab Lamsel
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ketua TP PKK Lamsel Zita Anjani Menyerahkan Peserta Program Kids Takeover Kepada Perangkat Daerah

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:33 WIB

Bupati Lamsel Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pekerja Rentan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:54 WIB

Debit Air Kurang, Di Keluhkan Warga

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:15 WIB

59 Kebakaran Terjadi di Lampung Selatan, Kalianda dan Natar Jadi Wilayah Terbanyak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:54 WIB

Sejumlah Sekolah Di Lamsel Minim Siswa Baru

Berita Terbaru

Foto. ist

Lampung Selatan

Debit Air Kurang, Di Keluhkan Warga

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:54 WIB