Hadapi Natal dan Tahun Baru, Pemkab Lamsel Gelar Rapat

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Bidang Adum Setdakab Lamsel Edy Firnandi buka rapat hadapi natal dan tahun baru. (Foto.Juwantoro)

Asisten Bidang Adum Setdakab Lamsel Edy Firnandi buka rapat hadapi natal dan tahun baru. (Foto.Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar High Level Metting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menghadapi Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Lamsel, Rabu, 10 Desember 2025, di Aula Rajabasa Kantor Bupati setempat.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan Edy Firnandi, menyatakan hari ini kita berkumpul dalam satu misi yakni menjaga stabilitas Lamsel menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, saat kebutuhan masyarakat meningkat. Tantangan kita jelas, harga pangan, cuaca ekstrem, distribusi logistik, mobilitas masyarakat dan potensi kerawanan sosial.

“Oleh karena itu, kita tidak boleh bekerja biasa-biasa saja. Kita harus bekerja lebih cepat, lebih tepat, lebih terkoordinasi. Karena stabilitas harga bukan sekedar angka, itu merupakan wajah keadilan, cermin kesejahteraan masyarakat kita,”ujarnya.

Berdasarkan data BPS, jelas Edy Firnandi, periode Nataru secara historis memberi tekanan pada
harga pangan, ketersediaan energi, kelancaran distribusi, serta kesiagaan kesehatan dan keamanan. Oleh karena itu, ada lima fokus utama yang perlu kita kawal bersama yaitu Pertama, Ketersediaan Bahan Pokok dan Barang Penting.

Baca Juga :  Jelang Konferkab KONI Lamsel, Dua Kandidat Resmi Mendaftar Sebagai Calon Ketua

Pastikan stok aman, harga terkendali, dan tidak terjadi panic buying maupun spekulasi harga. Bulog, distributor, dan pasar rakyat harus bergerak serempak. Kedua, Kewaspadaan Cuaca Ekstrem. Dengan proyeksi peningkatan curah hujan, seluruh perangkat daerah wajib memastikan kesiapan drainase, pompa air, normalisasi sungai, serta mitigasi bencana terutama banjir dan longsor.

Ketiga, Kelancaran Distribusi dan Transportasi. Armada angkutan barang dan penumpang harus laik, aman, dan siap menghadapi lonjakan mobilitas. Keempat, Kesehatan dan Kesiapan Fasilitas Pelayanan. Rumah sakit, puskesmas, dan posko layanan siaga 24 jam, tanpa ada warga yang kesulitan mendapatkan pertolongan dan Kelima, Keamanan dan Ketertiban Publik. Polri, TNI, Satpol PP, dan seluruh elemen harus memperkuat cipta kondisi agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang dan damai.

“Saya instruksikan beberapa langkah penting berikut, pantau secara rutin komoditas utama, beras, gula, minyak goreng, telur, daging, dan cabai. Serta pastikan BBM dan LPG tersedia, tidak ada antrean dan tidak ada permainan harga,”jelasnya.

Baca Juga :  Disnakkeswan Lamsel Telah Bentuk Tim Pemeriksaan Hewan Kurban

Dia mengatakan, gelar pangan murah, operasi pasar, intervensi distribusi, serta koordinasi aktif dengan Bulog dan Bank Indonesia. Informasi harga harus transparan, real time dan dapat diakses masyarakat.

Pastikan tidak ada produk kadaluarsa atau tidak layak konsumsi beredar di pasar. Dan terkait mitigasi bencana perkuat kerjasama dengan BMKG dan BPBD. Cek titik rawan banjir dan longsor. Siapkan rencana kontinjensi yang jelas.

Berikan informasi yang mencerahkan dan menenangkan. Edukasi masyarakat untuk belanja bijak.

“Lalu, kepada Satgas Pangan tingkatkan pengawasan dengan pendekatan humanis, tegas, dan solutif. Stabilitas harga bukan hanya urusan teknis, ini merupakan bagian dari melindungi masyarakat, khususnya kelompok ekonomi kecil” katanya.

“Kita ingin masyarakat Lampung Selatan merayakan Natal dan Tahun Baru dengan bahagia, aman, dan penuh harapan. Saya yakin, dengan kolaborasi pemerintah daerah, aparat keamanan, BPS, Bulog, dan tentu Bank Indonesia sebagai mitra strategis, Lampung Selatan akan tetap stabil dan terus tumbuh,”tambah dia. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JCH Lamsel Akan Berangkat 5 Mei 2026
Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Pulau Jawa
Grand Elty Krakatoa Luncurkan Wahana “Car Boat” untuk Wisatawan
Pelabuhan Bakauheni Telah Seberangkan 898.864 Orang
Arus Balik Sumatera–Jawa Mulai Meningkat, Layanan Penyeberangan Tetap Tertib Lancar
Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama Berikan Santunan Kepada Anak Yatim
Arus Mudik Ramai Melintasi Jalinsum
Pastikan Harga Stabil, Bupati Egi Tinjau Pasar Natar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 15:03 WIB

JCH Lamsel Akan Berangkat 5 Mei 2026

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:50 WIB

Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Pulau Jawa

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:23 WIB

Grand Elty Krakatoa Luncurkan Wahana “Car Boat” untuk Wisatawan

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pelabuhan Bakauheni Telah Seberangkan 898.864 Orang

Senin, 23 Maret 2026 - 20:39 WIB

Arus Balik Sumatera–Jawa Mulai Meningkat, Layanan Penyeberangan Tetap Tertib Lancar

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Lampung Open 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Sepatu Roda

Sabtu, 4 Apr 2026 - 18:08 WIB

Poto: ketua KONI Lampung Taufik Hidayat dengan Rektor Unila, Lusmeilia Afriani, dan jajaran usai Udiensi (dok KONI Lpg).

Bandar Lampung

KONI Lampung Gandeng Unila, Matangkan Venue PON 2032

Jumat, 3 Apr 2026 - 12:59 WIB

Pemprov Lampung

Stabilitas Harga Terjaga, IHK Lampung Lebih Rendah dari Nasional

Kamis, 2 Apr 2026 - 20:08 WIB