SERAMBI LAMPUNG – Masalah kekeringan melanda hampir semua kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. Hal ini menjadi perhatian dinas terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dan Dinas Tanamanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Lamsel.
Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Selatan Supriyanto, Senin, 10 Agustus 2026, ketika memimpi rapat koordinasi (rakor) mingguan, di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lamsel.
“Saya berharap kondisi kekeringan ini jadi perhatian. Bagaimana caranya cegah bencana kebakaran. Jagan sampai angka kebakaran terus meningkat di Lamsel, “ujarnya.
Dilain pihak Camat Sidomulyo Frans Adung, menyatakan kekeringan saat ini melanda lahan pertanian di wilayah Kecamatan Sidomulyo. Jika, hal ini tidak segera diatasi bisa mengakibatkan gagal panen.
” Saya juga minta kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lamsel untuk bisa mendistribusikan air bersih untuk masyarakat Kecamatan Sidomulyo, “katanya.
Menanggapi apa yang disampaikan Camat Sidomulyo, Kepala DTPH- Bun Lampung Selatan Mugiyono, menyatakan kekeringan memang sudah melanda. Tidak hanya wilayah Sidomulyo saja hampir semua kecamatan di Lamsel. Upayanya kita harus bisa jaga kelembaban tanah pertanian. Sebab, air saat ini memang berkurang.
“Kami juga sudah meminta kepada pihak PLN untuk meningkatkan daya. Sehingga, petani bisa menaikan air dari sungai dan sumur bor. Pada tahun 2026 ini kami mendapatkan bantuan 200 -an sumur bor, kini on proses. Bahkan, kami terus berkoordinasi dengan PLN, ” katanya.
Sementara itu, M. Sefri Masdian, mengatakan pihaknya telah mendistribusikan air bersih sebanyak 900 liter untuk masyarakat. Untuk angka kebakaran di Lamsel kini telah mencapai 84 kejadian.
“Keterbatasan air memang menjadi kendala. Permintaan air bersih untuk orang perorang belum bisa dipenuhi karena keterbatas. Namun, kami mengutamakan permintaan air untuk warga yang berkelompok. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah. Jika, membakar sampah hendaknya ditunggu, agar air tidak menyebar kemana – mana, “katanya. (MAN)









