Bandar Lampung – KONI Provinsi Lampung terus mematangkan persiapan venue untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung X 2026. Sejumlah fasilitas milik pemerintah hingga perguruan tinggi dibidik untuk menjadi lokasi pertandingan.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, mengatakan penggunaan fasilitas yang sudah tersedia menjadi salah satu strategi untuk menekan anggaran penyelenggaraan Porprov.
“Sedapat mungkin venue ini tidak sewa lagi, kita upayakan seperti itu,” kata Riagus dalam rapat koordinasi persiapan Porprov Lampung X 2026 di Ruang Rapat KONI Lampung, Senin (7/9/2026).
Menurut Riagus, venue pertandingan akan diupayakan menggunakan fasilitas milik Pemkot Bandar Lampung, Pemprov Lampung, hingga sejumlah perguruan tinggi.
Namun, hingga kini masih ada sejumlah cabang olahraga (cabor) yang belum mendapatkan venue. KONI Lampung meminta masing-masing cabor aktif mencari lokasi yang sesuai dengan kebutuhan pertandingan.
“Kita bantu cabor-cabor yang merasa sulit mendapatkan tempat bertanding, nanti kita dampingi untuk mendapatkan tempat pertandingan,” ujarnya.
KONI Lampung juga akan berkoordinasi dengan sejumlah universitas untuk memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia, seperti gedung serbaguna (GSG) dan gedung olahraga (GOR).
Untuk sepak bola, pertandingan diarahkan digelar di Stadion Pahoman. Sementara atletik nomor lari juga akan menggunakan Stadion Pahoman. Adapun nomor lempar dan nomor lainnya akan menyesuaikan venue yang tersedia, termasuk Lapangan Way Dadi.
Riagus menyebut keterbatasan venue bukan berarti seluruh pertandingan harus digelar secara bersamaan. Satu venue nantinya dapat digunakan secara bergantian oleh beberapa cabor dengan pengaturan jadwal.
“Jadi tidak harus semua pertandingan bersamaan. Satu venue bisa digunakan bergantian, tinggal bagaimana pengaturan jadwalnya,” jelasnya.
Selain itu, cabor yang memiliki durasi pertandingan cukup panjang diperbolehkan memulai kompetisi sebelum seremoni pembukaan Porprov.
“Cabor-cabor yang diprediksi lama bertanding nanti kita sarankan untuk bertanding sebelum pembukaan. Jadi jauh sebelum pembukaan sudah mulai pertandingannya,” kata Riagus.
Ia menegaskan seluruh pertandingan harus rampung sebelum seremoni penutupan. Hal tersebut penting untuk memastikan perolehan medali dan klasemen juara umum Porprov dapat ditetapkan.
KONI Lampung memastikan pendampingan akan diberikan kepada cabor yang masih kesulitan mendapatkan venue agar seluruh pertandingan Porprov X 2026 dapat berjalan sesuai rencana.Kalau mau, saya juga bisa buatkan versi lebih tajam ala detikSport dengan lead 2 paragraf yang lebih “menggigit” dan judul lebih pendek. (hms).









