Areal Pertanaman Padi Terendam Banjir Capai 6.914,5 hektare

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DLHD mendata areal pertanaman padi terendam banjir di Lamsel mencapai 6.914,5 Hektare. (Man).

DLHD mendata areal pertanaman padi terendam banjir di Lamsel mencapai 6.914,5 Hektare. (Man).

SERAMBI LAMPUNG. Com – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPH-Bun) Kabupaten Lampung Selatan menyatakan luas areal pertanaman padi terendam banjir di Lamsel mencapai 6.914,5 Hektare.

“Ini berdasarkan laporan DPI banjir di Lampung Selatan pertanggal 10 Februari 2025,”ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPH-Bun Lamsel Eka Saputera, Selasa, 11 Februari 2025, ketika dihubungi via aplikasi Whatsapp -nya.

Dia pun mengatakan untuk areal pertanaman padi yang terendam banjir rincianya antara lain di Kecamatan Candipuro terendam 1.014,5 hektare dan 2 titik tanggul jebol, di Ketapang terendam 375 haktare dan 12 titik tanggul jebol, di Penengahan terendam 10 hektare dan 1 titik saluran irigasi jebol, di Kalianda terendam 5 hektare.

Baca Juga :  Disnakkeswan Lampung Selatan Tahun 2025 Akan Hibahkan Sapi dan Kambing Pada Kelompok Tani

Kemudian, di Kecamatan Way Panji terendam 50 hektare, di Sidomulyo terendam 45 hektare, di Palas terendam 4.095 hektare dan 4 titik tanggul jebol, di Sragi terendam 1 250 hektare danb
di Way Sulan terendam 70 hektare. Maka, total luas areal pertanaman padi yg terendam mencapai 6.914,5 hektare.

“Untuk luasan 3.083 hektare sudah pernah dilaporkan dan 3.831,5 hektare merupakan luas tambah dpi banjir yang baru dengan 18 titik tanggul serta 1 titik saluran irigasi yang jebol,”katanya.

Baca Juga :  Kerja Sama CV KSM dan Petani Candipuro Hasilkan Panen Padi 8 Ton Lebih

Disinggung mengenai bantuan benih untuk tanaman padi yang baru puso, Eka Saputera, menyatakan untuk tanaman padi yang puso baru akan diusulkan bantuan benih dari APBD dan APBN.

“Sedangkan, untuk tanggul yang jebol, kami sudah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), guna penanggananya,”tegasnya.(MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pencabutan HGU SGC Tuai Kritik, Dinilai Rusak Kepercayaan Investor
Gubernur Lampung Silaturahmi ke Kediaman Ketua Karang Taruna Lampung Selatan
Menata Fondasi Prestasi dari Hulu, Langkah Sunyi FORKI Lampung Menuju Panggung Besar
Optik B. Rizki, Solusi Kesehatan Mata Terjangkau di Kotabumi
Ribuan Karateka Ramaikan Kejurprov Gubernur Cup V Lampung
Persiapan Porprov dan Bidding Tuan Rumah PON 2032, KONI Lampung Intensifkan Koordinasi
Arnando Ferdiansyah, Cerita Kader Muda dan Harapan Golkar Lampung Utara
KONI Lampung Dorong Pembinaan Atlet Akuatik Berbasis Sport Science Menuju PON 2028
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 12:10 WIB

Pencabutan HGU SGC Tuai Kritik, Dinilai Rusak Kepercayaan Investor

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:08 WIB

Gubernur Lampung Silaturahmi ke Kediaman Ketua Karang Taruna Lampung Selatan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:54 WIB

Menata Fondasi Prestasi dari Hulu, Langkah Sunyi FORKI Lampung Menuju Panggung Besar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:39 WIB

Optik B. Rizki, Solusi Kesehatan Mata Terjangkau di Kotabumi

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:45 WIB

Persiapan Porprov dan Bidding Tuan Rumah PON 2032, KONI Lampung Intensifkan Koordinasi

Berita Terbaru

Lampung Utara

Optik B. Rizki, Solusi Kesehatan Mata Terjangkau di Kotabumi

Sabtu, 24 Jan 2026 - 15:39 WIB