Pebiliar Sumatera Selatan Dominasi Turnamen Bola 9 Open Handicap di Bandar Lampung

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Lampung dan Pengusus POBSI Lampung Poto Bersama para Juara Open Turnamen Biliar yang di Laksanakan di Rumah Billiar Opra Bandar Lampung ( Poto Liem).

Ketua PWI Lampung dan Pengusus POBSI Lampung Poto Bersama para Juara Open Turnamen Biliar yang di Laksanakan di Rumah Billiar Opra Bandar Lampung ( Poto Liem).

SERAMBI LAMPUNG – Kejutan terjadi dalam Turnamen Bola 9 Open Handicap yang digelar di Rumah Biliar Opera, Gatot Subroto, Bandar Lampung, pada 15-16 Februari 2025. Gelar juara yang selama ini kerap diraih atlet lokal justru lepas ke tangan pebiliar asal Sumatera Selatan, menandai tantangan baru bagi pembinaan biliar di Lampung.

Dari total 128 peserta yang bertanding, atlet tuan rumah harus mengakui keunggulan lawan. Padahal, turnamen ini diikuti hampir seluruh pebiliar profesional Lampung, termasuk mereka yang telah berpengalaman di tingkat nasional.

Ketua Panitia Pelaksana, Andre Johan, yang juga menjabat sebagai Pengurus POBSI Lampung Bidang Pertandingan, menilai hasil ini sebagai bahan evaluasi penting bagi perkembangan biliar di Lampung.

“Kami berkomitmen menjadikan Lampung sebagai provinsi yang diperhitungkan di kancah nasional. Namun, hasil turnamen ini menunjukkan bahwa pembinaan harus terus diperbaiki agar atlet-atlet kita bisa lebih kompetitif,” ujarnya.

Menanggapi hasil tersebut, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi POBSI Lampung, Asdi Chrissando Alamsyah, menyampaikan selamat kepada para juara dan mengapresiasi peran penyelenggara dalam mendukung perkembangan biliar di Lampung.

Baca Juga :  Pemprov Lampung dan KONI Lepas Tim Okada ke Kejuaraan Karate Internasional di Malaysia

“Selamat kepada seluruh juara. Semoga ini menjadi momentum bagi insan biliar untuk terus berkembang. Terima kasih kepada penyelenggara, khususnya Rumah Biliar Opera, yang turut berkontribusi dalam pengembangan olahraga biliar,” katanya.

Asdi menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi terhadap pola pelatihan dan perkembangan biliar di Lampung.

“Turnamen ini menyisakan pembelajaran penting. Saya, mewakili Ketua Umum POBSI Lampung, akan segera melakukan evaluasi terhadap pelatihan dan perkembangan biliar di provinsi ini,” tambahnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, POBSI Lampung berjanji akan segera melakukan pembenahan, mulai dari pola pembinaan, peningkatan intensitas latihan, hingga memperbanyak turnamen lokal sebagai ajang uji coba bagi atlet-atlet daerah.

“Kami tidak ingin ini terus terjadi. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar Lampung bisa kembali berjaya,” tegasnya.

Baca Juga :  PWI Lampung Audiensi dengan Gubernur, Dorong Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Diketahui, kepengurusan POBSI Lampung periode 2024-2028 telah resmi ditandatangani oleh Ketua Umum PB POBSI.

“Alhamdulillah, SK kepengurusan POBSI Lampung 2024-2028 telah ditandatangani oleh Ketua Umum PB POBSI,” ungkapnya.

Sementara itu, Manajer Rumah Biliar Opera, Darren Sugiri, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan biliar di Lampung.

“Saya mewakili Rumah Biliar Opera akan terus mensupport atlet biliar agar terus berkarya dan membanggakan masyarakat Lampung,” ujarnya.

Hasil Turnamen Bola 9 Open Handicap Opera:

  1. Juara 1 – Agus Puad Bblue (Kayu Agung, Sumatera Selatan)
  2. Juara 2 – Hendy JBL (Bandar Lampung)
  3. Juara 3 – Agung Club RGK (Kayu Agung, Sumatera Selatan)
  4. Juara 4 – Albert (Rumah Biliar Opera, Bandar Lampung)

Dengan hasil ini, POBSI Lampung menghadapi tantangan baru untuk mengembalikan kejayaan biliar daerah. Pembinaan atlet dan peningkatan kompetisi lokal diharapkan menjadi solusi agar Lampung kembali bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Lampung Gandeng Universitas Teknokrat, Perkuat Pembinaan Atlet Berbasis Sport Science
Pencabutan HGU SGC Tuai Kritik, Dinilai Rusak Kepercayaan Investor
Menata Fondasi Prestasi dari Hulu, Langkah Sunyi FORKI Lampung Menuju Panggung Besar
Ribuan Karateka Ramaikan Kejurprov Gubernur Cup V Lampung
Persiapan Porprov dan Bidding Tuan Rumah PON 2032, KONI Lampung Intensifkan Koordinasi
KONI Lampung Dorong Pembinaan Atlet Akuatik Berbasis Sport Science Menuju PON 2028
KONI Lampung Fokuskan Anggar Hadapi PON Bela Diri Manado
Menunggu Puluhan Tahun, Warga Jati Agung Akhirnya Melintasi Jalan Harapan
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 19:17 WIB

KONI Lampung Gandeng Universitas Teknokrat, Perkuat Pembinaan Atlet Berbasis Sport Science

Senin, 26 Januari 2026 - 12:10 WIB

Pencabutan HGU SGC Tuai Kritik, Dinilai Rusak Kepercayaan Investor

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:17 WIB

Ribuan Karateka Ramaikan Kejurprov Gubernur Cup V Lampung

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:45 WIB

Persiapan Porprov dan Bidding Tuan Rumah PON 2032, KONI Lampung Intensifkan Koordinasi

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:10 WIB

KONI Lampung Dorong Pembinaan Atlet Akuatik Berbasis Sport Science Menuju PON 2028

Berita Terbaru