Banyak Ternak Sapi Mati, Disnakkeswan Lamsel Belum Bisa Pastikan Penyebabnya

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Disnakkeswan Lampung Selatan

Kepala Kantor Disnakkeswan Lampung Selatan

SERAMBI LAMPUNG – Perubahan cuaca tidak menentu (Pancaroba) dan faktor pemeliharaan menyebabkan banyak ternak sapi dan kambing mati.

Kendati demikian, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Lampung Selatan Rini Ariasih, mengatakan penyebab kematian hewan ternak belum dapat diketahui secara pasti.

“Kami belum bisa memastikan penyebabnya hewan ternak seperti kambing dan sapi mati. Untuk mengetahuinya tentu lebih dahulu dilakukan pemeriksaan atau tes darah,”ujarnya, Jumat, 7 November 2025, ketika dihubungi via aplikasi Whatsapp -nya.

Baca Juga :  Meriah! 5.000 Peserta Ikuti Fun Run Tarkam 2025 di Pantai Sanggar Beach

Menurut dia, pihaknya telah melakukan pengobatan kepada hewan ternak yang masih hidup dan penyemprotan dispektan ke kandang kambing dan sapi.

“Tapi, Senin, 10 November 2025 akan turun lagi bersama Tim dan kami juga telah berkoordinasj dengan Kepala Desa dan Camat,”katanya.

Baca Juga :  Warung Tidak Boleh Jual Gas Elpiji 3 Kg

Sementara itu, Kepala Desa Kedaung Edi, mengatakan banyak ternak sapi di desanya milik warga mati karena sakit.

“Kalau melihat kondisi sapi yang mati tersebut mulutnya bengkak,”ujarnya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lamsel Gelar Pembahasan Rencana Pembangunan Rindam XXI Radin Inten
PMI Lamsel Gelar Muskablub
Lampung Selatan Dapat Alokasi Pupuk Bersubsidi Capai 107.189 Ton
Bappeda Lamsel Gelar Konsultasi Publik
Menunggu Puluhan Tahun, Warga Jati Agung Akhirnya Melintasi Jalan Harapan
PPPK PW Lamsel Belum Terima Gaji
Pagu DD Tahun 2026 Turun Drastis
Motor Mahasiswa Unila Hilang di Posko KKN Hajimena, Aktivitas Pengabdian Terganggu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:46 WIB

Pemkab Lamsel Gelar Pembahasan Rencana Pembangunan Rindam XXI Radin Inten

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:10 WIB

PMI Lamsel Gelar Muskablub

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:14 WIB

Lampung Selatan Dapat Alokasi Pupuk Bersubsidi Capai 107.189 Ton

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:08 WIB

Bappeda Lamsel Gelar Konsultasi Publik

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:34 WIB

Menunggu Puluhan Tahun, Warga Jati Agung Akhirnya Melintasi Jalan Harapan

Berita Terbaru

Lampung Utara

Optik B. Rizki, Solusi Kesehatan Mata Terjangkau di Kotabumi

Sabtu, 24 Jan 2026 - 15:39 WIB

Poto: Penampilan peserta di Kejuaraan karate Gubernur cap 2026 (dok KONI LAMPUNG).

Bandar Lampung

Ribuan Karateka Ramaikan Kejurprov Gubernur Cup V Lampung

Sabtu, 24 Jan 2026 - 11:17 WIB

Poto: Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah Saat menyerahkan batik HPN kepda Gubernur ( dok PWI Lampung).

Blog

Mirza Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Pers Nasional 2026

Jumat, 23 Jan 2026 - 17:58 WIB