SERAMBI LAMPUNG – Bursa calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Lampung Utara periode 2026–2031 kian mengerucut. Di tengah dinamika internal partai, satu nama mengemuka dan nyaris tanpa bandingan, Arnando Ferdiansyah.
Bukan sekadar karena statusnya sebagai calon tunggal, tetapi karena rekam jejak, pengalaman organisasi, dan visi politik yang dinilai matang serta terukur.
Arnando bukan figur yang lahir tiba-tiba di panggung politik. Ia tumbuh dari bawah, ditempa oleh proses organisasi, dan berangkat dari akar sosial Lampung Utara. Lahir di Kotabumi, 13 Maret 1990, Arnando adalah representasi kader lokal yang memahami betul denyut nadi daerahnya, dari persoalan dasar hingga tantangan masa depan.
Sebagai anak bungsu dari lima bersaudara pasangan almarhum Baheramsyah Kunang dan Dahlia Alam, nilai-nilai kesederhanaan dan kebersamaan lekat dalam perjalanan hidupnya. Ia menetap di Jl. Dahlia, Kelurahan Kotabumi Tengah, sebuah kawasan yang membentuk kedekatannya dengan realitas masyarakat sehari-hari.
Jejak pendidikannya pun sepenuhnya berakar di Kotabumi. Dari SDN 2 Kotabumi Ilir, SMPN 1 Kotabumi, hingga SMAN 3 Kotabumi, Arnando tumbuh dalam lingkungan yang membangun karakter dan jejaring sosialnya sejak dini.
Selepas SMA, ia melanjutkan pendidikan ke Universitas Lampung, mengambil Diploma III Arsitektur Bangunan Gedung. Latar pendidikan ini membentuk cara pandangnya yang sistematis, terencana, dan berbasis desain kebijakan yang rapi—modal penting dalam kepemimpinan organisasi modern.
Di luar dunia politik, Arnando sempat mengasah kemampuan profesional sebagai Direktur Utama PT Shah Ghossan Makmur Sentausa. Pengalaman ini memperkaya perspektifnya tentang manajemen, efisiensi, dan pengambilan keputusan. Kini, ia aktif sebagai Anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara dari Partai Golkar, posisi yang menguatkan perannya sebagai jembatan antara kebijakan dan kebutuhan rakyat.
Keseriusannya dalam berpolitik juga ditunjukkan melalui berbagai pendidikan dan pelatihan kepartaian, seperti DPRD Kuat, Daerah Berdaya serta Upgrading Nasional Legislator Partai Golkar yang digelar DPP Golkar. Bagi Arnando, politik bukan sekadar kontestasi, melainkan proses pembelajaran berkelanjutan.
Pengalaman organisasinya terentang panjang, khususnya di kalangan kepemudaan dan sayap partai. Ia pernah menjabat Ketua AMPI Kabupaten Lampung Utara (2019–2023), Bendahara AMPI Provinsi Lampung, Bendahara KNPI Lampung Utara, hingga Bendahara E-Sport Indonesia Lampung Utara. Dari ruang-ruang inilah namanya dikenal luas, bukan hanya di lingkaran kader Golkar, tetapi juga di komunitas pemuda dan kreatif.
Di balik aktivitas politik yang padat, Arnando tetap menempatkan keluarga sebagai pusat kehidupan. Bersama istrinya, Zania Adistia, ia membesarkan tiga orang anak.
Nilai kekeluargaan ini menjadi fondasi pandangannya dalam memperjuangkan kesejahteraan sosial, bahwa pembangunan sejatinya harus berpihak pada ketahanan keluarga dan generasi masa depan.
Dalam pencalonannya sebagai Ketua DPD II Golkar Lampung Utara, Arnando membawa visi besar mewujudkan masyarakat Lampung Utara yang bersatu, maju, modern, adil, makmur, beriman, dan berakhlak mulia melalui sumber daya manusia yang unggul dan adaptif, berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Visi ini diterjemahkan ke dalam tiga misi utama: menegakkan Pancasila, mendorong pembangunan yang adil dan demokratis, serta membangun tata pemerintahan dan organisasi yang bersih dan berwibawa.
Langkahnya juga diselaraskan dengan strategi nasional Partai Golkar melalui Program Panca Sukses, mulai dari transformasi organisasi, kaderisasi berkelanjutan, pembangunan daerah, hingga sukses Pemilu 2029.
Dengan kombinasi pengalaman, kedekatan dengan generasi muda, dan pemahaman ideologis yang kuat, Arnando Ferdiansyah dinilai sebagai figur yang mampu membawa Golkar Lampung Utara menjadi lebih solid, modern, dan kompetitif. Dari Kotabumi, ia menatap masa depan partai, dan daerahnya dengan keyakinan penuh. (*)









