Bappeda Lamsel Gelar Konsultasi Publik

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lampung Selatan M.Syaiful Anwar tandatangani berita acara forum konsultasi publik. (Foto.Juwantoro)

Wakil Bupati Lampung Selatan M.Syaiful Anwar tandatangani berita acara forum konsultasi publik. (Foto.Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung Selatan menggelar konsultasi publik rancangan awal RKPD 2027, Rabu, 21 Januari 2026, di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lamsel.

Dalam laporanya, Kepala Bidang
Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Kabupaten Lampung Selatan Rudhy Iswandi, menyampaikan konsultasi publik merupakan rangkaian proses penyusunan dokumen perencanaan tahunan yang nantinya akan ditetapkan dalam peraturan bupati tentang RKPD 2027.

Dia menyampaikan, tujuan dan digelarnya konsultasi publik untuk menghimpun atau harapan dari masyarakat terhadap tujuan sasaran dan program pembangunan daerah.

“Selain itu, kita harapkan forum ini dapat menyepakati tema dan prioritas serta isu-isu strategis pembangunan daerah tahun 2027. Sehingga tercipta agile governance dalam mewujudkan Lampung Selatan maju menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Selatan M.Syaiful Anwar, dalam sambutanya mengatakan kegiatan hari ini tidak hanya rutinitas administratif. Namun, ini wujud nyata ketaatan kita terhadap amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Hal ini adalah titik awal yang krusial untuk memastikan bahwa setiap butir rencana pembangunan yang kita susun benar-benar berpijak pada kebutuhan rakyat dan selaras dengan tata kelola yang benar.

“Saya percaya bahwa membangun Lampung Selatan tidak bisa dilakukan dengan “single fighter”. Kita butuh kerja kolaboratif, kerja kolektif, dan kesatuan hati dari seluruh pemangku kepentingan,”ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Kalianda Gelar Patroli di Tempat Hiburan Selama Libur Lebaran

Menurut dia, perencanaan pembangunan adalah sebuah seni dalam menentukan prioritas di tengah keterbatasan. Forum hari ini adalah ruang strategis yang kami sediakan untuk menampung aspirasi, kritik, dan harapan.

“Kami membuka pintu lebar-lebar untuk diskusi yang aktif, terbuka dan konstruktif. Jangan biarkan proses perencanaan ini hanya menjadi tumpukan dokumen mati. Saya ingin setiap narasi yang tertuang dalam Rancangan Awal RKPD 2027 ini mencerminkan denyut nadi masyarakat Lampung Selatan, mulai dari pelosok desa hingga pusat kota,”katanya.

Dia menjelaskan, kita memiliki posisi yang sangat strategis, sebagai wilayah penyangga kawasan metropolitan Bandar Lampung maupun sebagai daerah dengan potensi pariwisata, industri, dan sumber daya alam yang besar. Secara filosofis dan geografis, Lampung Selatan adalah Beranda Pulau Sumatera. Sebagai pintu masuk, kita tidak boleh hanya menjadi tempat lewat. Kita harus menjadi destinasi dan pusat pertumbuhan.

“Kita dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa, sektor industri yang tumbuh serta sumber daya manusia yang progresif. Potensi besar ini memerlukan pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan. Kita harus mampu mengubah kekayaan potensi menjadi kekuatan ekonomi yang meningkatkan daya saing daerah dan kesejahteraan masyarakat secara nyata,”jelasnya.

Baca Juga :  Tim Sikat Polres Lampung Selatan Amankan Pelajar Bersenjata Tajam di Kalianda

Dia pun menyatakan, sektor pariwisata kiranya dapat menjadi ujung tombak prioritas kita. Keindahan garis pantai dan kekayaan budaya kita adalah modal utama. Namun, ke depan, fokus kita harus meluas hingga ke level desa.

“Saya instruksikan agar kita terus menggali potensi desa-desa unik untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru. Pembangunan pariwisata yang berbasis pada kearifan lokal akan menciptakan kemandirian ekonomi desa dan memastikan bahwa kemajuan dirasakan hingga ke lapisan terbawah,”katanya.

Dia menegaskan, selain pariwisata sebagai penguatan ekonomi rakyat melalui UMKM, BUMD dan Koperasi Desa Merah Putih harus juga diprioritaskan. Ketiga pilar ini harus menjadi daya ungkit (leverage) perekonomian masyarakat. Kita harus memastikan bahwa sektor usaha kecil memiliki akses yang mudah terhadap permodalan dan pasar. Sehingga mereka mampu menjadi penopang utama pembangunan daerah yang tangguh.

“Peningkatan kualitas layanan dasar dan infrastruktur tentunya tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah. Peningkatan layanan publik baik secara konvensional maupun berbasis digital, perlu terus didorong guna mewujudkan pelayanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Layanan pendidikan, kesehatan, air bersih, serta infrastruktur harus terus ditingkatkan agar mampu menunjang konektivitas antar wilayah, aktivitas ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,”tegasnya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemindahan Suatu Wilayah Perlu Kajian Mendalam
Ketua TP PKK Lamsel Zita Anjani Menyerahkan Peserta Program Kids Takeover Kepada Perangkat Daerah
Bupati Lamsel Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pekerja Rentan
Debit Air Kurang, Di Keluhkan Warga
59 Kebakaran Terjadi di Lampung Selatan, Kalianda dan Natar Jadi Wilayah Terbanyak
Sejumlah Sekolah Di Lamsel Minim Siswa Baru
Saat Lansia Tak Lagi Berjuang Sendiri, Puskesmas Kalianda Hadir Lewat PETA RAHASIA
Penyerapan Belanja Daerah Lamsel Capai 36,63 Persen
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:13 WIB

Pemindahan Suatu Wilayah Perlu Kajian Mendalam

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:33 WIB

Bupati Lamsel Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pekerja Rentan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:54 WIB

Debit Air Kurang, Di Keluhkan Warga

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:15 WIB

59 Kebakaran Terjadi di Lampung Selatan, Kalianda dan Natar Jadi Wilayah Terbanyak

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:54 WIB

Sejumlah Sekolah Di Lamsel Minim Siswa Baru

Berita Terbaru

Tim dari Provinsi Lampung Audensi dengan Pemkab dan Komisi I DPRD Lamsel. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Pemindahan Suatu Wilayah Perlu Kajian Mendalam

Selasa, 28 Jul 2026 - 19:13 WIB