Mati Lampu di Kota Kalianda , Pelayanan Publik Terganggu dan Sejumlah Usaha Merugi

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

poto Ilustrasi

poto Ilustrasi

Serambi Lampung.com – Pemadaman listrik yang terjadi di Kota kalianda selama lebih dari 4 jam, berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Sejumlah layanan publik dilaporkan terganggu, sementara pelaku usaha terutama usaha kecil dan menengah mengalami kerugian akibat terhentinya operasional.

Gangguan listrik menyebabkan layanan administrasi di beberapa kantor tidak berjalan optimal. Sistem berbasis komputer dan jaringan internet terhenti, mengakibatkan antrean dan penundaan pelayanan kepada masyarakat. Di sektor kesehatan, pemadaman juga memaksa fasilitas layanan mengandalkan genset untuk menjaga operasional tetap berjalan, namun tidak semua bisa tertanggulangi.

Baca Juga :  Jelang HPN 2026, Puluhan Wartawan dan Sastrawan Ikuti Kemah Budaya

Dampak paling terasa dialami pelaku usaha. Toko ritel, warung makan, hingga pelaku UMKM yang bergantung pada peralatan listrik mengaku kehilangan omzet. “Lampu mati, alat tidak bisa digunakan, pelanggan juga sepi,” ujar salah satu pemilik usaha yang terdampak. Usaha kuliner turut dirugikan karena bahan makanan berisiko rusak dan transaksi non-tunai tidak dapat dilakukan.

Baca Juga :  Banjir Landa Lahan Persawahan di Lamsel

Warga berharap pihak terkait, khususnya PLN, dapat segera menormalkan pasokan listrik serta memberikan penjelasan resmi terkait penyebab pemadaman dan estimasi pemulihan.

Masyarakat juga meminta agar keandalan listrik ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang, mengingat listrik menjadi kebutuhan utama penopang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

Hingga berita ini diturunkan,belum ada keterangan resmi dari pihak PLN ranting Kalianda. (red).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PB PERCASI Perpanjang Masa Bakti Pengprov Lampung hingga Desember 2026
Kemenag Lampung Selatan Luncurkan Gerakan 5.000 Kali Khatam Al-Qur’an
THR Lebaran Tunggu Juknis Kemenkeu RI
Di Balik Penghargaan, Agus Fatoni dan Kerja Sunyi Menata Keuangan Daerah
Diduga Cemari Sungai Bertahun-tahun, PT Juang Jaya Abdi Alam Dilaporkan ke Lima Instansi
Infrastruktur Kesehatan Dipercepat, BPKP dan Pemkab Pesibar Perkuat Sinergi
Jelang Porprov XI 2026, Kepengurusan KONI Lampung Tengah Resmi Dikukuhkan
Nyore di Elty, Alternatif Ngabuburit di Pantai Kalianda dengan Tiket Mulai Rp20.000
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:28 WIB

PB PERCASI Perpanjang Masa Bakti Pengprov Lampung hingga Desember 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 18:14 WIB

Kemenag Lampung Selatan Luncurkan Gerakan 5.000 Kali Khatam Al-Qur’an

Senin, 23 Februari 2026 - 15:05 WIB

Mati Lampu di Kota Kalianda , Pelayanan Publik Terganggu dan Sejumlah Usaha Merugi

Senin, 23 Februari 2026 - 13:40 WIB

THR Lebaran Tunggu Juknis Kemenkeu RI

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:56 WIB

Di Balik Penghargaan, Agus Fatoni dan Kerja Sunyi Menata Keuangan Daerah

Berita Terbaru

Yanuar Irawan

Bandar Lampung

PB PERCASI Perpanjang Masa Bakti Pengprov Lampung hingga Desember 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 19:28 WIB

Kantor Bupati Lampung Selatan (foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

THR Lebaran Tunggu Juknis Kemenkeu RI

Senin, 23 Feb 2026 - 13:40 WIB