Dari Arena Latihan ke Ruang Perawatan, Nasib Tragis Atlet Harapan Lampung

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Atlet beldiri lampung korban pengeroyookan sedang menjalani pengobatan dokter (dok HUMAS KONI).

Poto: Atlet beldiri lampung korban pengeroyookan sedang menjalani pengobatan dokter (dok HUMAS KONI).

SERAMBI LAMPUNG.com – Pagi itu, kawasan Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim yang biasanya dipenuhi semangat para atlet memulai latihan mendadak berubah mencekam.

Teriakan dan kepanikan memecah suasana setelah seorang atlet tinju muda Lampung terkapar dengan luka di kepala dan tangan akibat dugaan serangan senjata tajam.

Korban adalah Ikhwan Azzahro, atlet binaan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Lampung yang tengah dipersiapkan menghadapi PON Beladiri Manado 2026.

Peristiwa yang terjadi Selasa pagi, 23 Juni 2026, itu menyisakan luka bukan hanya bagi korban, tetapi juga bagi keluarga besar olahraga Lampung yang selama ini berjuang melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Menurut Pelatih Boxing Pertina Lampung, Cikal, insiden berdarah tersebut berawal dari persoalan yang sebenarnya terbilang sepele.

Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, salah satu atlet mereka bernama Abi melintas di depan sebuah warung dekat area gantangan burung di kawasan PKOR Way Halim. Motor yang dikendarainya menghantam polisi tidur sehingga menimbulkan suara cukup keras.

Abi yang sedang terburu-buru menuju rapat mengaku tidak sengaja melakukan hal tersebut. Namun setelahnya, ia mengaku mendapat hinaan dari sejumlah orang yang berada di lokasi.

Merasa tidak terima, Abi sempat berhenti. Namun melihat jumlah orang yang berada di tempat itu lebih banyak, ia memilih pergi untuk menghindari keributan.

Persoalan yang seharusnya bisa selesai melalui dialog ternyata terus berlanjut.

Baca Juga :  KONI Lampung Desak Realisasi GOR Pengganti Saburai, Atlet Kekurangan Tempat Latihan

Cikal mengaku sempat mendatangi lokasi untuk mencari jalan damai, tetapi warung yang dimaksud sudah tutup. Pada malam berikutnya, sejumlah atlet Pertina kembali mendatangi lokasi untuk meminta penjelasan. Saat itu hanya terjadi adu mulut tanpa adanya kontak fisik.

Namun situasi berubah drastis pada Selasa pagi.

Saat Abi menjemput Ikhwan di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP), keduanya diduga dihadang sejumlah orang yang membawa cangkul, parang, dan kayu. Dalam peristiwa itulah Ikhwan mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan tangan.

Bagi dunia olahraga Lampung, Ikhwan bukan atlet biasa.

Ia merupakan salah satu petinju muda yang telah lolos seleksi dan dipersiapkan untuk memperkuat Lampung pada ajang PON Beladiri Manado 2026. Cedera yang dialaminya bukan hanya mengancam kondisi fisiknya, tetapi juga berpotensi mengganggu program pembinaan yang selama ini dijalani.

“Korban merupakan atlet yang lolos PON Beladiri Manado 2026. Kami berharap pelaku dihukum seberat-beratnya karena telah merugikan atlet dan Pengprov Pertina Lampung,” ujar Cikal.

Di balik prestasi yang sedang dibangun, para atlet sebenarnya menjalani rutinitas berat setiap hari. Mereka berlatih sejak pagi, menjaga pola makan, dan mengorbankan banyak waktu demi membawa nama daerah di tingkat nasional.

Karena itu, insiden yang menimpa Ikhwan memunculkan keprihatinan mendalam di kalangan pelatih dan pengurus olahraga. Banyak yang mempertanyakan keamanan lingkungan sekitar kawasan olahraga yang menjadi tempat para atlet beraktivitas setiap hari.

Baca Juga :  Kejari Lamsel Musnahkan Barang Bukti

Sementara itu, pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian.

Kapolsek Sukarame, Kompol HD Pandiangan, mengatakan pihaknya menerima informasi adanya keributan sekitar pukul 08.30 WIB saat apel konsolidasi berlangsung.

Anggota kepolisian langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan membawa korban ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis.

Polisi juga telah mengamankan seorang terduga pelaku beserta barang bukti berupa cangkul yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.

“Tadi pagi sekitar jam 08.30 WIB kami menerima laporan adanya keributan di sekitar PKOR Way Halim. Anggota langsung menuju lokasi dan mengamankan situasi. Barang bukti yang kami amankan berupa cangkul. Motif kejadian masih dalam pendalaman,” kata Kompol Pandiangan.

Kini, suasana di sekitar PKOR Way Halim kembali tenang. Namun bagi Ikhwan dan rekan-rekannya, peristiwa itu meninggalkan trauma sekaligus pertanyaan besar: bagaimana seorang atlet yang sedang mengejar prestasi bisa menjadi korban kekerasan di lingkungan yang seharusnya menjadi rumah bagi para pejuang olahraga?

Di tengah harapan meraih medali untuk Lampung, Ikhwan kini harus lebih dulu bertarung memulihkan luka yang membekas di tubuhnya. Sebuah pertarungan yang tidak pernah ia bayangkan akan terjadi di luar ring tinju. (Lim).

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Piala Ketua KONI Lampung Siap Digelar, Ajang Bergengsi Kebangkitan Berkuda Memanah
BPN Lampung Selatan Klarifikasi Isu Sertifikat Tanah di Gunung Rajabasa
KONI Lampung Telusuri Kandidat Sumber Api Abadi PON 2032 di Kaki Gunung Rajabasa
ABTI Lampung Gelar Selekda Bola Tangan Pantai, Siapkan Tim Terbaik Menuju PON Pantai 2026
Ketua KONI Lampung Apresiasi Prestasi Atlet Anggar, Jadi Modal Menuju PON Beladiri 2026
Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Polsek Kalianda Gelar Bakti Sosial
Atlet Anggar Lampung Borong 2 Emas dan 2 Perunggu di RDPS Cup Palembang
Petahana Utus LO, Empat Kandidat Ramaikan Bursa Ketua Apindo Lampung
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:09 WIB

Dari Arena Latihan ke Ruang Perawatan, Nasib Tragis Atlet Harapan Lampung

Senin, 22 Juni 2026 - 18:23 WIB

Piala Ketua KONI Lampung Siap Digelar, Ajang Bergengsi Kebangkitan Berkuda Memanah

Senin, 22 Juni 2026 - 16:31 WIB

BPN Lampung Selatan Klarifikasi Isu Sertifikat Tanah di Gunung Rajabasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:49 WIB

ABTI Lampung Gelar Selekda Bola Tangan Pantai, Siapkan Tim Terbaik Menuju PON Pantai 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:30 WIB

Ketua KONI Lampung Apresiasi Prestasi Atlet Anggar, Jadi Modal Menuju PON Beladiri 2026

Berita Terbaru

Kantor Pertanahan Lampung Selatan tengah memberikan layanan kepada masyarakat. (Foto.Dok.Kantah Lamsel)

Lampung Selatan

Kantah Lamsel Lakukan Leslar

Selasa, 23 Jun 2026 - 13:56 WIB

Asisten Bidang Ekobang Setdakab Lamsel Tri Umaryani pimpin rakor TKOK, Selasa, 23 Juni 2026. ( Foto:Juwantoro)

Lampung Selatan

TKPK Lamsel Rakor Guna Rumuskan Penanggulangan Kemiskinan

Selasa, 23 Jun 2026 - 12:45 WIB