Genjot panen, Wali Kota Metro dan Gubernur Lampung tanam serentak padi di Tejosari

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

METRO — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk mencapai target panen sebesar 3,5 juta ton gabah tahun ini, naik signifikan dari capaian sebelumnya sebesar 2,7 juta ton.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak di Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Rabu (23/4/2025). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Musim Tanam (MT) II serentak di 14 provinsi di Indonesia.

Dalam acara tersebut, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turut memberikan sambutan secara virtual melalui aplikasi Zoom. Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan keyakinan bahwa Indonesia bisa mencapai swasembada pangan, bahkan menjadi lumbung pangan dunia

“Saya melihat ini benar-benar sangat mungkin dan kita akan bisa. Indonesia tidak hanya swasembada pangan, Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia. Sehingga kita sudah bisa membantu negara lain, kita bisa membantu negara-negara kita dari segi kemanusiaan,” kata Prabowo Subianto dalam sambutannya.

Presiden juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak, mulai dari Menteri Pertanian dan jajarannya, pemerintah daerah, hingga kelompok tani. Ia menegaskan pentingnya sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan nasional.

Baca Juga :  Walikota Metro Terima Audiensi Muhammadiyah Bahas Kerjasama dan Pengembangan Kota

“Kalau pangan kita aman, maka negara aman. Tidak usah khawatir, negara kita kuat, negara kita kaya. Semua kekayaan rakyat dan kekayaan bangsa Indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat,” tegas Presiden.

Menanggapi arahan Presiden, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa kolaborasi lintas instansi menjadi kunci dalam meningkatkan produksi gabah di Provinsi Lampung.

“Ini ada teman dari Kementan juga dan kita sudah kolaborasi. Semua instrumen dan instansi bekerja sama, bagaimana penanaman ini bisa serentak dan baik sampai panen,” ujarnya usai kegiatan tanam padi serentak.

Gubernur menjelaskan bahwa target produksi gabah Lampung tahun ini sebesar 3,5 juta ton, naik dari target sebelumnya sebesar 2,7 juta ton. Selain fokus pada produksi, Pemprov Lampung juga berkomitmen memastikan gabah terserap dengan harga yang menguntungkan petani.

“Kita punya dua tugas utama: memastikan panen sesuai proyeksi 3,5 juta ton, dan memastikan gabah terserap dengan harga Rp6.500 per kilogram,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Metro monitoring Harga Sembako Jelang Ramadan

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya sarana dan prasarana pascapanen di Lampung. Menurut Gubernur, ekosistem pertanian yang mendukung, termasuk pengering, gudang, dan akses distribusi, masih belum memadai untuk produksi skala besar.

“Ini sedang kami tangani terus-menerus. Kami akan bentuk ekosistemnya agar meningkat, supaya sarana dan prasarana pascapanen bisa cukup sesuai dengan proyeksi dan produksi kita,” jelasnya.

Gerakan tanam serentak ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan global. Langkah ini juga selaras dengan komitmen Presiden untuk menjadikan sektor pertanian sebagai pondasi utama kekuatan ekonomi nasional.

Kementerian Pertanian sendiri telah menyiapkan berbagai dukungan, mulai dari distribusi benih unggul, bantuan alat mesin pertanian (alsintan), hingga program pendampingan teknis untuk petani di berbagai daerah.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, Provinsi Lampung diyakini dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional. (Advertorial)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hapkido Lampung Championship 2026 Dibuka, 320 Atlet Berebut Tiket Porprov dan PON Bela Diri
Janji Pembangunan Kota Metro Belum Terlihat di Tahun Pertama Bambang–Rafieq
Kondisi Memprihatinkan, Ruas Jalan Budi Utomo Metro Selatan Sulit Dilintasi Akibat Lumpur Dalam
Jalan Protokol Kota Metro Rusak Parah, Warga Tagih Tanggung Jawab Pemkot
Kalianda Bandar Jaya, Hingga Kota Metro, Dibanjiri Rokok Ilegal
Amalsyah Tarmizi Pimpin Rapat Pemantapan Musprovlub KONI Lampung
Pemkot Metro Perluas Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat QRIS dan Aplikasi QLau
Wali Kota Metro : Budaya dan Adat Istiadat Kekayaan Tak Ternilai
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:57 WIB

Hapkido Lampung Championship 2026 Dibuka, 320 Atlet Berebut Tiket Porprov dan PON Bela Diri

Senin, 2 Maret 2026 - 13:34 WIB

Janji Pembangunan Kota Metro Belum Terlihat di Tahun Pertama Bambang–Rafieq

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:10 WIB

Kondisi Memprihatinkan, Ruas Jalan Budi Utomo Metro Selatan Sulit Dilintasi Akibat Lumpur Dalam

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:43 WIB

Jalan Protokol Kota Metro Rusak Parah, Warga Tagih Tanggung Jawab Pemkot

Minggu, 26 Oktober 2025 - 05:51 WIB

Kalianda Bandar Jaya, Hingga Kota Metro, Dibanjiri Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Pengurus PWI Lampung dan PWI Lamsel foto bersama usai audensi. (Foto.Ist)

Lampung Selatan

Bupati Egi Siap Kolaborasi dengan PWI Pada HPN dan Porwanas 2027

Jumat, 14 Agu 2026 - 23:14 WIB

Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat  saatenghadiri gelaran QRIS 3x3 Siger Slam 2026 di Mall Bandar Lampung, (dok Humas KONI).

Bandar Lampung

Taufik Hidayat Dorong Kompetisi Olahraga Digelar di Ruang Publik

Jumat, 14 Agu 2026 - 19:18 WIB

Rapat pembahasan kawasan industri Katibung. (Foto.Ist)

Lampung Selatan

Kantah Lamsel Dukung Percepatan Kawasan Industri Katibung

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:07 WIB

Sekdakab Lampung Selatan Supriyanto serahkan SPT Plt Kepala Sekolah. (Foto.Juwantoro)

Lampung Selatan

Sekdakab Lamsel Serahkan SPT Plt Kepsek

Kamis, 13 Agu 2026 - 13:14 WIB