Tahun Ajaran Baru, Tak Ada Lagi Pungutan Uang Komite Sekolah di Lampung!

- Jurnalis

Sabtu, 7 Juni 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Kabar gembira bagi orang tua wali murid SMA, SMK dan SLB Negeri se-Provinsi Lampung. Sebab, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal akan memberlakukan penghapusan uang komite sekolah pada tahun ajaran 2025/2026.

Langkah ini merupakan komitmen Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam meningkatkan kualitas pendidikan guna menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing.

“Kalau kita tidak memperkuat SDM, kita tidak akan bisa menjadi pondasi untuk mengangkat kemajuan Indonesia,” kata Gubernur kepada Kepala Satuan Pendidikan SMAN, SMKN, dan SLBN se-Provinsi Lampung di Aula SMAN 2 Bandar Lampung, Kamis (5/6) kemarin.

Menurutnya, jika masyarakat Lampung tidak mampu maka akan terganti oleh Sumber Daya Manusia (SDM) dari luar daerah. Sebab itu, Lampung perlu SDM yang berkuliatas tanpa kendala biaya sekolah.

Baca Juga :  Suksesi Ketum KONI Lampung, Musprovlub Dipercepat ke Juni 2025

Mengamati fakta dari 352 SMAN/SMKN di Lampung, terdapat 20 sekolah peringkat terbaik di Lampung berdasarkan jumlah siswa yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi pada 2025.

Sementara, 30 sekolah tidak memiliki satupun lulusan yang diterima melalui jalur UTBK, dan 49 sekolah bahkan tidak lolos di semua jalur penerimaan perguruan tinggi tahun ini. Karena itu, Gubernur meminta seluruh stakeholder bekerja keras meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung.

Guna memperbaiki dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Lampung, Gubernur Mirza akan mengambil beberapa kebijakan. Diantaranya, akan mengeluarkan Peraturan terkait Uang Komite Sekolah.

“Kita akan membuat Peraturan Gubernur (Pergub), tidak boleh menarik uang komite sepeserpun dari anak-anak murid SMA lagi sekarang. Berapa kebutuhan sekolah, saya bantu anggarannya nanti. Bapak Ibu bantu saya juga, kita sama-sama perbaiki pendidikan,” ajak Gubernur.

Baca Juga :  Koperasi IKWI Lampung Raih penghargaan Dari Pemkot

Gubernur juga akan membuat 35 sekolah unggulan, menambah satu mata pelajaran untuk kelas 3 SMA (pelajaran bahasa Jepang, Korea dan Arab), serta meminta seluruh CSR Perusahaan yang ada di Provinsi Lampung agar difokuskan pada sektor pendidikan.

Ia menetapkan tiga tolak ukur keberhasilan Kepala Sekolah yaitu tingkat kelulusan ke Perguruan Tinggi, penyerapan di dunia kerja, serta jumlah lulusan yang mampu berwirausaha mandiri.

“Terima Kasih. Saya titipkan perjuangan masa depan Provinsi Lampung. Saya titipkan visi misi Indonesia emas 2045 kepada Bapak Ibu guru,” tukasnya. (Red/*)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korupsi Dana Setwan, Plh Sekda Lampura dan Dua Pejabat Lain Ditetapkan Tersangka
Keuangan Daerah Fondasi Pembangunan, Gubernur Lampung Ingatkan ASN
Ketua KONI Lampung Terima Audiensi Pengurus Pordasi, Bahas Pembinaan dan Pemanfaatan Arena Kotabaru
KONI Lampung Dorong Kolaborasi Media dengan RRI untuk Kemajuan Olahraga
Tekwondo Indonesia Lampung Gelar Musprov
Kunjungi Balai Wartawan, Polda Lampung Sampaikan Permohonan Maaf ke PWI
Solidaritas Sumatera Menguat, KONI Jambi Nyatakan Dukungan untuk PON 2032 di Lampung–Banten
KONI Sumsel Dukung Lampung–Banten Jadi Tuan Rumah PON 2032
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:08 WIB

Korupsi Dana Setwan, Plh Sekda Lampura dan Dua Pejabat Lain Ditetapkan Tersangka

Senin, 12 Januari 2026 - 13:12 WIB

Keuangan Daerah Fondasi Pembangunan, Gubernur Lampung Ingatkan ASN

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:05 WIB

Ketua KONI Lampung Terima Audiensi Pengurus Pordasi, Bahas Pembinaan dan Pemanfaatan Arena Kotabaru

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:32 WIB

KONI Lampung Dorong Kolaborasi Media dengan RRI untuk Kemajuan Olahraga

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:18 WIB

Tekwondo Indonesia Lampung Gelar Musprov

Berita Terbaru