Yosefh Fauzi: Dari Sopir Angkot hingga Menjadi Arsitek Ekosistem Wisata dan UMKM Kalianda

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yosefh Fauzi

Yosefh Fauzi

Kisah Kehidupan Yosefh Fauzi: Dari Sopir Angkot hingga Menjadi Arsitek Ekosistem Wisata dan UMKM Kalianda

SERAMBI LAMPUNG – Di balik senyum tenangnya saat dilantik sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Lampung Selatan, tersembunyi kisah panjang perjuangan hidup yang tak pernah mudah. Yosefh Fauzi, pria kelahiran Katibung, Lampung Selatan tahun 1992, bukanlah sosok instan yang mendadak hadir di panggung wirausaha. Ia ditempa waktu, dilatih oleh kerasnya hidup, dan dibentuk oleh semangat pantang menyerah sejak usia belia.

Suami dari Yustina Dwi Habsari ini adalah anak sulung dari empat  bersaudara dalam keluarga pedagang. Sang ayah mengelola toko bangunan, sementara sang ibu mengelola usaha toko pakaian jadi, beras, dan sandal-sepatu. Sejak kecil, Yosefh telah terbiasa membantu orangtuanya berdagang. “Pulang sekolah langsung ke toko, bantu jualan, angkut barang. Itu sudah jadi bagian dari hidup saya,” kisahnya.

Setelah lulus SMP, ia sempat menempuh pendidikan di sebuah pesantren di Kediri, Jawa Timur, selama hampir satu tahun. Ia lalu kembali ke Lampung dan melanjutkan SMA di SMU Negeri 6 Bandar Lampung. Tapi, berbeda dengan remaja seusianya, Yosefh menjalani peran ganda: pelajar di siang hari, sopir angkot di malam hari.

Dengan trayek Panjang–Sukaraja, ia menyetir angkot hingga larut demi membantu ekonomi keluarga dan menabung modal usaha. Tak hanya itu, ia juga sempat membantu pamannya berdagang beras subsidi. Hidup keras, tapi ia tak pernah kehilangan arah.

Baca Juga :  Kapolsek Negara Batin dan Dua Anggotanya Tewas Ditembak Saat Gerebek Perjudian Sabung Ayam di Way Kanan

Merintis Usaha dari Nol

Desember 2003 menjadi momentum penting dalam hidupnya. Bermodalkan keberanian dan tabungan hasil kerja keras, Yosefh membuka konter handphone kecil-kecilan. Ia mulai dari menjual kartu perdana dan aksesoris, dengan lapak sederhana yang nyaris tak permanen. Namun berkat ketekunan, bisnisnya berkembang pesat.

Dalam waktu kurang dari sepuluh tahun, usaha konter HP-nya tumbuh menjadi delapan outlet di berbagai titik strategis. “Saya belajar semuanya dari nol: cara melayani pelanggan, kelola stok, bangun relasi dengan supplier, sampai mengatur karyawan. Itu jadi sekolah bisnis terbaik saya,” tuturnya.

Tahun 2015, ia mulai berekspansi ke bidang kuliner. Lahir lah Kalibata Coffee, yang menjadi batu loncatan masuk ke dunia F&B. Dua tahun berikutnya, ia meluncurkan dua brand kopi yang menyasar pasar anak muda: Kopi Janji Manis dan Kopi SATUKOSONG. Ia tak hanya menjual kopi, tapi juga gaya hidup dan pengalaman.

Membangun Wisata, Menata Masa Depan

Mimpi Yosefh tak berhenti di cangkir kopi. Ia ingin menghadirkan pengalaman wisata yang khas dan mendidik. Tahun 2022, ia menghadirkan Sanggar Beach—sebuah kawasan pantai keluarga yang memadukan wisata alam dengan nilai edukatif.

Tahun 2024, ia kembali menghadirkan inovasi dengan proyek Benteng on the Beach, destinasi wisata pantai dengan konsep villa semi-private. Ia menggabungkan kenyamanan, privasi, dan panorama khas pesisir Kalianda.

Baca Juga :  Pergantian Kepemimpinan di Kota Metro: Harapan Baru di Bawah Bambang-Rafieq

Tahun 2025 ini, Yosefh mulai membangun kawasan wisata eksklusif seluas 1,3 hektare. Di atas lahan pribadi itu akan berdiri eco-lodge dan beach restaurant yang dirancang untuk healing tourism dan retreat. “Saya ingin wisata di Kalianda punya level: dari mass tourism hingga niche tourism yang lebih personal dan tenang,” jelasnya

HIPPI dan Mimpi Besar untuk Kalianda

Yosef saat di lantik sebagai Ketua HIPPI Lamsel oleh Wakil Bupati Syaiful Anwar  (poto: serambi Lampung.com).

Sebagai Ketua HIPPI Lampung Selatan periode 2025–2029, Yosefh membawa misi membangun ekosistem usaha yang saling menguatkan: UMKM lokal, wisata, koperasi, hingga sektor logistik. Ia percaya, kolaborasi dan digitalisasi adalah masa depan UMKM.

Visinya besar, namun tetap membumi: menjadikan Kalianda sebagai “Bali-nya Lampung”, dengan wajah wisata yang lengkap dan berkarakter. Baginya, ekonomi bukan sekadar angka, tapi juga identitas, keberdayaan, dan harapan masyarakat.

“Banyak anak muda di Kalianda yang kreatif, yang siap usaha tapi perlu panggung dan dukungan. Tugas saya sekarang bukan membesarkan usaha pribadi, tapi membuka jalan bagi yang lain untuk maju bersama,” ujarnya.

Jika dulu Yosefh menyetir angkot malam-malam demi bertahan hidup, kini ia mengemudikan arah baru bagi pertumbuhan UMKM dan pariwisata Lampung Selatan. Ia paham betul: jalan menuju sukses bukan lurus dan mulus, tapi berliku dan seringkali sepi. Tapi, justru di situlah karakter ditempa dan mimpi dibangun.

Ditulis:  Muslim Pranata.

 

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontingen Sambo Lampung Sabet 7 Emas di Open Gubernur Sumsel Cup 2026
Faisol Djausal Turun ke Lapangan, Semangati Seleksi Atlet Tenis Meja di Porwanas 2027
KONI Lampung Bidik PON 2028, Kejurda Padel Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial
Sirkuit Pencak Silat Zona 3 Digelar, 56 Pesilat Berebut Tiket ke Grand Final
Ketua TP PKK Lamsel Zita Anjani Menyerahkan Peserta Program Kids Takeover Kepada Perangkat Daerah
Bupati Lamsel Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Kepada Pekerja Rentan
Debit Air Kurang, Di Keluhkan Warga
Komjen Rudi Setiawan Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah HPN-Porwanas 2027
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:50 WIB

Kontingen Sambo Lampung Sabet 7 Emas di Open Gubernur Sumsel Cup 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 13:36 WIB

Faisol Djausal Turun ke Lapangan, Semangati Seleksi Atlet Tenis Meja di Porwanas 2027

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:44 WIB

KONI Lampung Bidik PON 2028, Kejurda Padel Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:34 WIB

Sirkuit Pencak Silat Zona 3 Digelar, 56 Pesilat Berebut Tiket ke Grand Final

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ketua TP PKK Lamsel Zita Anjani Menyerahkan Peserta Program Kids Takeover Kepada Perangkat Daerah

Berita Terbaru