Bappeda Lamsel Gelar Rakor TKPK

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lampung Selatan Syaiful Anwar tengah memberikan sambutan dalam kegiatan Rakor Tim TKPK, Kamis, 24 Juli 2025, di Aula Bappeda Lamsel. (Foto.Juwantoro)

Wakil Bupati Lampung Selatan Syaiful Anwar tengah memberikan sambutan dalam kegiatan Rakor Tim TKPK, Kamis, 24 Juli 2025, di Aula Bappeda Lamsel. (Foto.Juwantoro)

SERAMBI LAMPUNG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Lamsel, Kamis, 24 Juli 2025, di Aula Bappeda Lamsel.

Foto.Juwantoro

Wakil Bupati Lampung Selatan Syaiful Anwar, menyatakan keberadaan Tim TKPK yang telah dibentuk melalui Surat Keputusan Bupati Lamsel Tahun 2025 memiliki peran penting. Tugasnya bukan hanya simbolik, melainkan substantif, yaitu melakukan koordinasi, perumusan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan kegiatan penanggulangan kemiskinan di kabupaten ini secara menyeluruh dan terintegrasi.

Foto: Juwantoro

“Kini adalah waktu yang sangat krusial. Kita sedang menyusun dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Tahun 2025–2029, yang tentu harus selaras dengan RPJMD Kabupaten Lampung Selatan di periode yang sama,”ujarnya.

Menurut dia, Dokumen ini bukan sekadar formalitas, tetapi harus mampu menjadi acuan konkret bagi perencanaan dan pelaksanaan program yang efektif dan berkelanjutan.
Untuk itu, kita harus benar-benar mampu memetakan kegiatan-kegiatan prioritas yang dapat secara langsung maupun tidak langsung mendukung penurunan angka kemiskinan.

“Hal ini adalah tanggungjawab kolektif kita semua sebagai bagian dari TKPK.
Saya juga menekankan pelaksanaan program-program penanggulangan kemiskinan pada tahun 2025 nanti harus merujuk secara konsisten pada dokumen Rencana Aksi Penanggulangan Kemiskinan yang telah kita susun bersama. Konsistensi ini penting untuk menjaga arah, capaian, dan efektivitas dari program-program yang dilaksanakan,”katanya.

Baca Juga :  KONI Lampung Selatan Gelar Rapat Teknis Jelang Kejuaraan Tarkam dan Porkab

Dia pun menjelaskan, Jika kita melihat data terbaru, angka kemiskinan di Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2024 masih berada di angka 12,57%, menjadikan kita berada di peringkat ke‑12 dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Ini tentu bukan prestasi yang membanggakan. Justru menjadi alarm keras bagi kita semua untuk bergerak lebih terarah, lebih terukur, dan lebih kolaboratif.

“Isu penanggulangan kemiskinan tidak hanya menjadi perhatian daerah, namun juga menjadi agenda nasional yang sangat serius. Pemerintah pusat melalui Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa angka kemiskinan nasional per September 2024 telah turun ke 8,57%, atau sekitar 24,06 juta jiwa,”jelasnya.

Dia menyatakan, target nasional bahkan mengarah pada capaian kemiskinan ekstrem nol pada tahun 2026 dan penurunan kemiskinan menjadi 7–8% di tahun 2025.
Pemerintah Pusat telah mencangkan program-program nasional sebagai strategi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan. Namun kita menyadari banyak tantangan baik dari sisi anggaran maupun kesiapan daerah dalam mendukung implementasinya. Selain itu, tantangan juga datang dari belum akuratnya data kemiskinan di beberapa wilayah karena proses pendataan yang tertunda. Ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Data adalah kunci, dan tanpa data yang valid, maka perencanaan bisa meleset dari sasaran.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Lampung Selatan Mendukung Kejati Lampung dalam Pemberantasan Mafia Tanah

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh komponen — mulai dari jajaran pemerintah desa dan kecamatan, perangkat daerah, akademisi, BUMN, BUMD, Baznas, Kadin, media, dan organisasi masyarakat — untuk bersama-sama memperkuat sinergi dan kolaborasi. Penanggulangan kemiskinan adalah pekerjaan lintas sektor, lintas kewenangan, bahkan lintas generasi,”katanya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Lampung Selatan Aryan Sahurian, mengatakan Tim TKPK Lamsel terbagi dua kelompok program yakni Pengelola program bansos dan jaminan sosial terpadu berbasis rumah tangga. Dengan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesrq sebagai Ketua dan beranggotakan 3 perangkat daerah, BPS, PLN, Bulog serta Unsur Media. Sedangkan, Kelompok pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha mikro dan kecil dengan Asisten Bidang Ekobang sebagai ketua dan beranggotakan 11 perangkat daerah, Bank Lampung, Paluma, Kadin, PDAM dan Universitas Muhammadiyah Kalianda.

Menurut dia, pada tahun 2025 Kabupaten Lampung Selatan telah menetapkan sebanyak 35 desa yang berada pada 7 Kecamatan sebagai lokus kemiskinan. Penentuan lokus kemiskinan ini berdasarkan analisis jumlah desil 1 terbanyak sesuai dengan data P3KE.

“Dengan target kemiskinan sebesar 12,02 persen pada tahun 2025. Saat ini Tim TKPK Kabupaten Lampung Selatan sedang menyusun rencana penanggulangan kemiskinan daerah (RPKD) Lamsel tahun 2025-2029. Dokumen ini merupakan perwujudan komitmen, dukungan, pelaksanaan penanggulangan kemiskinan di kabupaten ini,”katanya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perbaikan Jalan Raya Palas Timbulkan Debu
Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada
Azah Rawan Sangun Nahkodai Samsat Kalianda, Bawa Harapan Baru Optimalisasi Pelayanan Pajak di Lampung Selatan
Pengurus Masjid Nurul Amal dan Warga Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu Dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Pajak Di Kelola BPPRD Lamsel Telah Capai 71,42 Persen
11 Aspirasi Ojol Lampung Disepakati, Gubernur Mirza Dorong Perpres Perlindungan Pengemudi
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:39 WIB

Perbaikan Jalan Raya Palas Timbulkan Debu

Senin, 7 September 2026 - 21:45 WIB

Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

Senin, 7 September 2026 - 21:24 WIB

Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu

Senin, 7 September 2026 - 20:55 WIB

Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada

Senin, 7 September 2026 - 12:18 WIB

Azah Rawan Sangun Nahkodai Samsat Kalianda, Bawa Harapan Baru Optimalisasi Pelayanan Pajak di Lampung Selatan

Berita Terbaru

Perbaikan jalan raya Palas timbulkan debu. Sehingga ganggu pengguna jalan

Lampung Selatan

Perbaikan Jalan Raya Palas Timbulkan Debu

Rabu, 9 Sep 2026 - 19:39 WIB

poto: Dok SMSI Pesawaran

Daerah

Kejari Pesawaran Gandeng SMSI Kawal Anggaran Dana Desa

Rabu, 9 Sep 2026 - 13:42 WIB

Pengurus PWI Lampung Audensi dengan Bupati Lampung Barat

Lampung Barat

Parosil Siapkan Kopi Robusta Lambar ke Panggung Nasional

Rabu, 9 Sep 2026 - 11:28 WIB

Bupati Lampura Hamartoni memberikan dukungan kepada PWI Lampung pada HPN dan Porwanas 2027 mendatang

Lampung Utara

Pemkab Lampura Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:21 WIB