Kacau! Penyelenggaraan O2SN Provinsi Lampung Dikecam: Panitia Dinilai Tak Profesional, Atlet dan Pelatih Jadi Korban

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Lampung tahun 2025 menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan.

Sejumlah pelatih karate dari Berbagai Kabupaten  yang anak didiknya Lolos di O2SN tingkat Provinsi Lampung,  secara terbuka mengecam kinerja panitia yang dinilai tidak profesional, amburadul, dan mencederai semangat sportivitas.

Menurut para pelatih, ketidakberesan yang terjadi bukan hanya mencoreng wajah dunia pendidikan dan olahraga Lampung, tetapi juga merugikan secara langsung para atlet muda yang telah berlatih keras demi mengharumkan nama daerah.

“Kami sangat kecewa. Penyelenggaraan O2SN tahun ini benar-benar kacau. Jadwal berubah-ubah, informasi simpang siur, dan koordinasi antar panitia sangat buruk,” ujar salah satu pelatih karate  dengan nada kesal.

Ia menambahkan, transisi pelaksanaan dari sistem daring ke luring dilakukan secara mendadak dan tanpa penjelasan yang memadai. Hal itu membuat para pelatih dan sekolah kebingungan mempersiapkan atlet.

Baca Juga :  Penguatan Silaturahmi dan Spirit Keislaman, 1.000 Jamaah Padati Pengajian Triwulan Muslimat NU Jati Agung

“Awalnya dikatakan pelaksanaan dilakukan secara online, lalu tiba-tiba berubah ofline. Proses pengunggahan video juga sangat menyulitkan karena tenggat waktu yang mepet dan kurangnya pendampingan teknis dari panitia,” ujarnya.

Lebih lanjut, para pelatih menilai ajang ini tidak lagi mencerminkan semangat pembinaan, melainkan hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan yang minim persiapan dan kontrol kualitas.

“Ini bukan soal menang atau kalah, tapi soal masa depan anak-anak. Mental, disiplin, dan sportivitas mereka sedang dibentuk melalui ajang seperti ini. Panitia tidak boleh main-main,” tegas pelatih lainnya.

Kritik keras juga disampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan pihak-pihak terkait yang dinilai menutup mata terhadap kekacauan ini. Ketidaktegasan dalam pengawasan membuat persoalan serupa terus berulang setiap tahun.

Baca Juga :  Menara Siger Jadi Saksi Upacara HUT RI ke-80 Pertama di Lampung Selatan

“Dunia karate Lampung tidak butuh orang-orang sok hebat. Kita butuh orang yang benar-benar punya komitmen, kerja nyata, dan mau berjuang bersama. Bukan cuma asal duduk di kursi,” ucap salah satu tokoh karate Lampung yang enggan disebut namanya.

Para pelatih mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap panitia dan sistem pelaksanaan O2SN. Mereka menegaskan tidak akan tinggal diam jika permasalahan ini terus dibiarkan tanpa solusi.

“Jangan jadikan anak-anak sebagai korban sistem yang buruk. Bila perlu, kami akan sampaikan protes ini ke tingkat nasional. Jangan sampai prestasi generasi muda Lampung dikorbankan hanya karena ketidakmampuan panitia,” tegas mereka menutup pernyataan. (red).

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lamsel Akan Bedah Rumah Pada Juni 2026
KONI Lampung Desak Realisasi GOR Pengganti Saburai, Atlet Kekurangan Tempat Latihan
Pemkab Lamsel Mulai Buka Selter JPTP
Perjuangan Sengit di Samarinda, Taekwondo Lampung Koleksi 7 Medali
Seleksi Ketat Judo Lampung, 99 Atlet Berebut Tiket Kapolri Cup dan Kasad Cup
Tambang Ilegal di Natar Nekat Beroperasi, Warga Murka Sudah Dilapor, Tapi Tak Ditindak!
Horseback Archery League 2026 Digelar di Lampung, Bidik Atlet Menuju PON 2028
Kekayaan Intelektual, Fondasi Baru Profesionalisme Industri Olahraga
Berita ini 519 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 15:11 WIB

Pemkab Lamsel Akan Bedah Rumah Pada Juni 2026

Senin, 27 April 2026 - 13:09 WIB

KONI Lampung Desak Realisasi GOR Pengganti Saburai, Atlet Kekurangan Tempat Latihan

Senin, 27 April 2026 - 09:34 WIB

Pemkab Lamsel Mulai Buka Selter JPTP

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WIB

Perjuangan Sengit di Samarinda, Taekwondo Lampung Koleksi 7 Medali

Minggu, 26 April 2026 - 20:54 WIB

Seleksi Ketat Judo Lampung, 99 Atlet Berebut Tiket Kapolri Cup dan Kasad Cup

Berita Terbaru

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama tengah meletakan batu pertama pada program bedah rumah.

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Akan Bedah Rumah Pada Juni 2026

Senin, 27 Apr 2026 - 15:11 WIB

Info Pengumuman Selter JPTP

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Mulai Buka Selter JPTP

Senin, 27 Apr 2026 - 09:34 WIB