Serambi Lampung .com – BOGOR – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Kehutanan (TPHBUN) Kabupaten Lampung Selatan menjajaki peluang kerja sama dengan PT Risen Perkebunan Nusantara (RPN) Bogor. Rombongan yang dipimpin langsung Plt Kepala Dinas TPHBUN, Mugiyono, SP.MM, disambut oleh tim riset Pusat Penelitian Kelapa Sawit Unit Bogor (PPKS UB) Ciomas.
Dalam pertemuan tersebut, Mugiyono menyampaikan bahwa Lampung Selatan telah memiliki varietas unggulan lokal yang diakui Kementerian Pertanian sejak 2017, yaitu Kelapa Puan Kalianda dan Kelapa Kopyor Varietas Dalam. Saat ini varietas tersebut masih terus dikembangkan melalui UPTD Balai Produksi Benih TPHBUN.
“Kami masih memiliki banyak kendala dalam perbanyakan in vitro. Oleh karena itu, kedatangan kami ke sini untuk menjajaki kemungkinan kerja sama transfer teknologi pengembangan kultur embrio kopyor yang telah sukses dilakukan oleh RPN,” ujar Mugiyono.
Pihak RPN yang diwakili oleh Dr. Riza Arief Putranto, Dr. Imron Riyadi, Dr. Agus Susanto, dan Deden Dewantara Eris, S.P., M.Si., menyambut baik inisiatif tersebut. “Kami siap bekerja sama,” tegas Dr. Riza.
Selama kunjungan, Tim Dinas TPHBUN Lampung Selatan juga diajak melihat langsung fasilitas laboratorium kultur jaringan, kebun aklimatisasi, hingga kios kopyor yang menjadi bagian dari usaha hilirisasi produk kopyor.
Mugiyono optimis kerja sama ini akan membawa dampak positif bagi pengembangan komoditas kelapa unggulan di daerahnya. “Kelapa Puan Kalianda adalah ikon Lampung Selatan, sehingga perlu mendapat perhatian khusus dan dukungan teknologi untuk terus dikembangkan,” pungkasnya.( Lim).
