Disdagprind Lamsel Mulai Gelar Pasar Murah

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Asisten Ekobang Setdakab Lamsel Wahidin Amin dan  Kepala Disdagprind Lamsel Hendra Jaya tengah menunjukan hasil olahan Dinas Perikanan yang dijual pada Operasi Pasar Murah, di Desa Hajimena, Natar. (Foto.Dok.Disdagprind Lamsel)

Plt Asisten Ekobang Setdakab Lamsel Wahidin Amin dan Kepala Disdagprind Lamsel Hendra Jaya tengah menunjukan hasil olahan Dinas Perikanan yang dijual pada Operasi Pasar Murah, di Desa Hajimena, Natar. (Foto.Dok.Disdagprind Lamsel)

SERAMBI LAMPUNG – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan gandeng Para pelaku usaha dalam rangka operasi pasar murah yang mulai dilaksanakan sejak Rabu – Kamis, 8 – 30 Oktober 2025.

Para pelaku usaha tersebut antara lain Perum Bulog, PT. Sungai Budi Group (CV. Bumi Waras) Bandar Lampung, PT. Pertamina, CV. Indra Jaya, PT. Domus Jaya, Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT. Domus Jaya, PT. Lampung Distribusindo Raya (Wings) dan CV.Indra Jaya.

Pemkab Lampung Selatan melalui Disdagprind Lamsel bagikan paket sembako dalam kegiatan operasi pasar murah di Desa Hajimena Natar (foto.Dok.Disdagprind Lamsel)

Plt Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lampung Selatan Wahidin Amin, mengatakan operasi pasar murah tahun 2025 ini sebuah kegiatan nyata dari pemerintah daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan beserta seluruh Dinas/Instansi pendukung serta seluruh pelaku usaha/perusahaan yang telah ikut berpartisipasi mensukseskan kegiatan pasar murah ini,”ujarnya, Rabu, 8 Oktober 2025, di Desa Hajimena, Kecamatan Natar.

Menurut dia, operasi pasar murah ini merupakan agenda rutin tahunan yang sudah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan. Selain itu, kegiatan operasi pasar murah ini merupakan kelanjutan dari pasar murah tahap pertama yang telah sukses kita laksanakan sebelumnya pada 3 Maret hingga 24 Maret 2025 di 17 kecamatan.

Baca Juga :  BKD Lamsel Gelar Sosialisasi PNS Memasuki Batas Usia Pensiun

“Pada hari ini, kita membuka tahap kedua pasar murah, yang dilaksanakan mulai 8 Oktober hingga 30 Oktober 2025 dan hari ini, Kecamatan Natar menjadi lokasi perdana. Kita akan bergerak secara bergilir hingga berakhir nanti di Kecamatan Rajabasa,”katanya.

Dia menjelaskan, kegiatan ini bukan hanya kegiatan teknis, tetapi juga sebagai gerakan kolektif untuk melawan ketimpangan harga dan membantu masyarakat dalam menghadapi tekanan ekonomi. Kita semua merasakan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, Gas elpiji dan gula dalam beberapa waktu terakhir terus mengalami fluktuasi. Kenaikan harga ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga menyentuh martabat hidup masyarakat kecil. Masyarakat yang penghasilannya tetap. Namun, harga naik terus, mereka butuh solusi, bukan hanya simpati. Maka, itulah sebabnya kita turun langsung ke lapangan.

“Dalam konteks nasional, kita tengah menghadapi tantangan besar, perubahan iklim, krisis pangan global serta ketegangan geopolitik yang mengganggu rantai pasokan pangan. Tapi, kita tidak boleh menjadikan hal itu alasan untuk berdiam diri. Pemerintah harus hadir. Bukan hanya melalui regulasi, tapi juga melalui aksi nyata dan kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat,”jelasnya.

Baca Juga :  Kacau! Penyelenggaraan O2SN Provinsi Lampung Dikecam: Panitia Dinilai Tak Profesional, Atlet dan Pelatih Jadi Korban

Dia pun menambahkan, Kabupaten Lampung Selatan terus berbenah dengan menjalankan program Agro Edu Wisata yang nantinya menjadi barometer baru dalam upaya peningkatan kesejahteraan di bidang pendidikan, ketahanan pangan dan pariwisata. Pasar murah ini merupakan salah satu bentuk nyata dari kehadiran pemerintah beserta swasta dan pelaku usaha di tengah masyarakat dalam rangka menjaga ketahanan pangan di kabupaten ini.

“Saya mengajak semua pihak, aparatur kecamatan dan desa, pelaku UMKM dan seluruh masyarakat untuk mengawal kegiatan ini agar tepat sasaran, efisien dan memberikan manfaat sebesar-besarnya. Mari kita jadikan pasar murah ini bukan sekedar agenda tahunan, tapi sebagai gerakan sosial ekonomi yang berkelanjutan demi mewujudkan Lampung Selatan yang maju menuju Indonesia emas tahun 2025,”tambahnya. (MAN)

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lamsel Gelar Pembahasan Rencana Pembangunan Rindam XXI Radin Inten
PMI Lamsel Gelar Muskablub
Lampung Selatan Dapat Alokasi Pupuk Bersubsidi Capai 107.189 Ton
Bappeda Lamsel Gelar Konsultasi Publik
Menunggu Puluhan Tahun, Warga Jati Agung Akhirnya Melintasi Jalan Harapan
PPPK PW Lamsel Belum Terima Gaji
TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia
Pagu DD Tahun 2026 Turun Drastis
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:46 WIB

Pemkab Lamsel Gelar Pembahasan Rencana Pembangunan Rindam XXI Radin Inten

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:10 WIB

PMI Lamsel Gelar Muskablub

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:14 WIB

Lampung Selatan Dapat Alokasi Pupuk Bersubsidi Capai 107.189 Ton

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:08 WIB

Bappeda Lamsel Gelar Konsultasi Publik

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:34 WIB

Menunggu Puluhan Tahun, Warga Jati Agung Akhirnya Melintasi Jalan Harapan

Berita Terbaru

Lampung Utara

Optik B. Rizki, Solusi Kesehatan Mata Terjangkau di Kotabumi

Sabtu, 24 Jan 2026 - 15:39 WIB

Poto: Penampilan peserta di Kejuaraan karate Gubernur cap 2026 (dok KONI LAMPUNG).

Bandar Lampung

Ribuan Karateka Ramaikan Kejurprov Gubernur Cup V Lampung

Sabtu, 24 Jan 2026 - 11:17 WIB

Poto: Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah Saat menyerahkan batik HPN kepda Gubernur ( dok PWI Lampung).

Blog

Mirza Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Pers Nasional 2026

Jumat, 23 Jan 2026 - 17:58 WIB