Serambi Lampung.com – Layanan di Dermaga Eksekutif Bakauheni, Lampung, dan Merak, Banten, kembali menjadi sorotan. Harapan penumpang untuk mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman, cepat, dan premium rupanya belum sepenuhnya terwujud.
Sejumlah pengguna jasa mengeluhkan bahwa fasilitas dan durasi pelayaran tidak menunjukkan perbedaan signifikan dibanding layanan reguler.
Pelabuhan eksekutif yang awalnya digadang-gadang menghadirkan ruang tunggu lebih nyaman, proses layanan cepat, hingga waktu tempuh lebih singkat, justru dinilai belum memenuhi ekspektasi. Keluhan tersebut datang langsung dari para penumpang yang merasa layanan saat ini tidak sebanding dengan tarif yang dibayarkan.
“Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kapal reguler. Jarak tempuh pun membutuhkan waktu dua jam, bahkan lebih,” ungkap seorang penumpang yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di area pelabuhan” Sabtu (29/11)
Keluhan serupa juga muncul terkait antrean kendaraan, proses bongkar muat yang lamban, hingga jadwal keberangkatan yang kerap molor. Sejumlah penumpang menilai, layanan eksekutif seharusnya memberikan kualitas yang lebih baik dibanding fasilitas reguler.
Pengguna jasa berharap pihak pengelola pelabuhan maupun operator kapal segera melakukan evaluasi menyeluruh agar layanan eksekutif benar-benar menawarkan keunggulan sesuai konsep awal dan biaya tambahan yang ditanggung penumpang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun operator kapal terkait keluhan tersebut. Humas ASDP Pelabuhan Bakauheni juga belum memberikan respons meski telah dihubungi melalui pesan WhatsApp dalam kondisi aktif.
Para pengguna layanan berharap perbaikan segera dilakukan guna mengembalikan kepercayaan dan kenyamanan penumpang yang menggunakan layanan Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni – Merak (red).









