Empat Siswa SMPN 2 Kalianda Sembuh, RS Bob Bazar Pastikan Tidak Ada Indikasi Keracunan

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Orang tua Pasien, saat di rs Bob Bazar Kalianda ( poto Zulian).

Poto: Orang tua Pasien, saat di rs Bob Bazar Kalianda ( poto Zulian).

Serambi Lampung.com – Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda memastikan bahwa empat siswa SMPN 2 Kalianda yang sebelumnya sempat dirawat usai diduga mengalami keluhan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah diperbolehkan pulang.

Pihak rumah sakit menyampaikan, tiga dari empat siswa sudah tampak sehat dan bugar saat meninggalkan ruang perawatan. Kondisi mereka dinyatakan stabil setelah mendapat penanganan medis.

Para orang tua siswa menyampaikan apresiasi atas pelayanan cepat dan perhatian penuh dari pihak dapur penyedia makanan serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Semoga kejadian ini menjadi hikmah agar pelayanan makan bergizi bisa lebih baik ke depan,” ujar salah satu wali murid yang anaknya turut dirawat di RS Bob Bazar Kalianda.

Baca Juga :  Kolaborasi Puskesmas Kalianda dan PMI, Donor Darah Jadi Gerakan Peduli Sesama

Pihak rumah sakit maupun SPPG berkomitmen terus mengevaluasi agar kejadian serupa tidak terulang dan pelayanan bagi siswa tetap terjamin dengan baik.

Sebelumnya diberitakan Pihak Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda memastikan bahwa kondisi para siswa yang sempat dirawat usai diduga mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah membaik.

Humas RS Bob Bazar Kalianda, Ilham, menjelaskan bahwa dari lima siswa yang dibawa ke rumah sakit, hanya empat yang menjalani perawatan.

“Alhamdulillah, kondisi mereka sekarang sudah sehat. Saat masuk, para siswa mengeluh pusing dan mual,” ujar Ilham saat ditemui, Kamis.

Baca Juga :  Keindahan Dermaga Bom Kalianda Tinggal Kenangan

Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit tidak memberikan vonis keracunan terhadap para pasien tersebut.

“Kalau kami langsung menyatakan keracunan, itu terlalu dini. Dari hasil observasi, anak-anak itu bahkan sudah ingin pulang. Jadi tidak tepat kalau disebut keracunan,” jelasnya.

Ilham juga menambahkan bahwa berbagai faktor bisa menyebabkan kondisi tersebut.

“Kalau bicara soal menu MBG, makanan itu diberikan kepada ribuan siswa. Kita tidak tahu apakah sebelum berangkat mereka sudah makan di rumah atau membeli jajanan. Artinya, penyebabnya bisa beragam,” katanya.

(Man).

 

 

Follow WhatsApp Channel serambilampung.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangga Kaum Disabilitas Baru Satu Tahun Di Bangun Kena Imbas Perbaikan Taman Masjid Agung Lamsel
Lamsel Pede Rebut Juara Umum Porprov 2026, 31 Cabor Siap Tempur
Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Mohon Di Tingkatkan Lagi, Sebab Masih Ada Pungli
Enam Hari Penuh Hiburan! Lamsel Fest 2026 Hadirkan Dewa 19 hingga Rekor MURI
SK KONI Turun, Lampung Timur dan Pesisir Barat Siap All Out di Porprov
Jejak Juang KH Gholib Digaungkan, Lampung Usulkan Jadi Pahlawan Daerah
Pengurus PWI Lampung Selatan Silaturahmi Ke Kemenag Lamsel
Seleksi JPTP Lampura Diduga Curang, Tiga Peserta Tertangkap Kamera Ujian di Ruang Khusus
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:47 WIB

Tangga Kaum Disabilitas Baru Satu Tahun Di Bangun Kena Imbas Perbaikan Taman Masjid Agung Lamsel

Kamis, 5 November 2026 - 14:58 WIB

Lamsel Pede Rebut Juara Umum Porprov 2026, 31 Cabor Siap Tempur

Kamis, 5 November 2026 - 13:47 WIB

Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Mohon Di Tingkatkan Lagi, Sebab Masih Ada Pungli

Rabu, 4 November 2026 - 21:27 WIB

Enam Hari Penuh Hiburan! Lamsel Fest 2026 Hadirkan Dewa 19 hingga Rekor MURI

Selasa, 3 November 2026 - 18:03 WIB

Jejak Juang KH Gholib Digaungkan, Lampung Usulkan Jadi Pahlawan Daerah

Berita Terbaru